Polres Limapuluh Kota Gagalkan Peredaran Sabu di Lapas Perempuan

Limapuluh Kota-jangkarnews.com-Kapolres Limapuluh Kota AKBP. Haris Hadis mengatakan, tim Opsnal Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota berhasil mencokok pelaku penyuplai Narkoba jenis sabu-sabu ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak/LPKA Tanjung Pati (Lapas Perempuan.red) beberapa waktu lalu.

Hal tersebut dikatakan Kapolres AKBP. Haris Hadis didampingi Kasatresnarkoba Polres Limapuluh Kota, Iptu. Despa Ningrat dan Tim Opnsnal Satresnarkoba kepada wartawan baru-baru ini, kronologisnya, petugas datang ke LPKA. FV yang tengah berada di parkiran langsung diamankan oleh Polisi.

Terungkapnya tersangka yang menyuplai Narkoba tersebut setelah petugas keamanan di LPKA berhasil menemukan 1 paket Narkoba jenis sabu-sabu didalam gulungan uang kertas milik tahanan berinisial WG.

Saat itu Jumat 28 Desember 2018 sekitar pukul 09.00 Wib, WG usai menerima kunjungan tersangka FV (Mantan warga binaan di Lapas Perempuan.red) diduga saat bertemu itulah Narkoba jenis sabu-sabu dalam gulungan uang kertas diserahkan oleh tersangka FV kepada WG.

Namun upaya WG untuk membawa barang haram itu kedalam sel tempatnya dibina tidak berhasil, petugas LPKA yang melakukan pemeriksaan berhasil mengamankan Narkoba tersebut, alhasil, ia diamankan dan diinterogasi oleh petugas.

Mendapati temuan barang terlarang tersebut, pihak LPKA yang ingin wilayahnya bebas dari peredaran dan penyalahgunaan Narkoba segera menghubungi Satresnarkoba.

Penagkapan tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat, kemudian juga berdasrkan laporan dari Pihak LPKA bahwa ada seorang warga binaan mereka yang diketahui menyimpan Narkoba jenis sabu-sabu usai dikunjungi seorang tamu perempuan.

“Dari informasi tersebut kita mendatangi Lapas dan berkoordinasi, sehingga tersangka FV panggilan Vera yang diduga sebagai penyuplai sabu-sabu berhasil kita cakau, “beber Kapolres.

Ditambakan Iptu. Despa tersangka FV panggilan Vera yang beralamat di Jorong Tarok Kenagarian Andaleh Kabupaten Limapuluh Kota itu sebelumnya memang pernah dibina di LPKA, ia terjerat kasus Narkoba dan dibekuk Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Payakumbuh di Kecamatan Payakumbuh Selatan pada beberapa tahun lalu. (Dra)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *