PEMBANGUNAN PDAM TERBENGKALAI MENGHABISKAN UANG MILYARAN RUPIAH

Singkil,jangkarnews.com– Bangunan PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) di Kecamatan Pulau Banyak tepatnya di Desa Pulau Balai (Mato Ai), kondisinya saat ini sangat memprihatinkan, sebagaimana terpantau, Rabu(6/11/2019). Padahal bangunan itu menghabiskan dana hingga miliaran rupiah.

Berdasarkan data yang ada, PDAM tersebut dibangun pada tahun 2017 yang lalu. Tujuan pembangunanya untuk mengalirkan air bersih ke setiap rumah penduduk di kecamatan tersebut.

Namun saat ini, kondisi bangunan PDAM tersebut sangat memprihatinkan. Menurut penuturan salah seorang warga Pulau Balai yang tak mau disebutkan namanya menjelaskan, bangunan PDAM tersebut seperti tak terurus.

“Kondisinya saat ini dibiarkan ditumbuhi semak belukar. Padahal keberadaanya sangat diharapkan oleh masyarakat sebagai sentral air bersih bagi warga kepulauan,” ungkapnya.

Kata dia, kini tumbuhan sudah mulai menggerogoti bangunan permanen tersebut. “Air di kolamnya pun sudah dipenuhi lumut. Apalagi di segi perawatan nampak tidak ada. Sedangkan dana yang dikucurkan untuk pembangunan tersebut sudah miliaran,” ungkapnya.(*)

Masih kata sumber, sudah ada dua kali pemasangan pipa selama PDAM itu dibangun. Namun karena terhenti-henti, maka mengakibatkan banyak pipa yang rusak.

“Kami berharap agar pembangunannya cepat diselesaikan dan difungsikan. Agar kami di daerah kepulauan tidak lagi mengeluarkan biaya untuk membeli air minum isi ulang dari daratan,” keluhnya.

“Saat ini kami masyarakat kepulauan harus membeli air isi ulang dari daratan. Dan itu menjadi bahan kebutuhan mendasar. Dengan bajet yang tak sedikit,” tutupnya.(**)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *