POGI Riau Gelar Bakti Sosial di SMPN 16 Pekanbaru, Ratusan Siswa Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Rabu, 19 November 2025 | 10:59:30 WIB

PEKANBARU(JKR)_Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Riau menggelar bakti sosial di SMPN 16 Pekanbaru, Rabu (19/11/25) pagi. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru, H. Markarius Anwar, ST, M.Arch, dan diikuti antusias ratusan siswa.

Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasinya kepada POGI Riau serta para dokter spesialis yang terlibat dalam kegiatan layanan kesehatan gratis tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk mendeteksi dini masalah kesehatan pada remaja.

“Kami memberikan apresiasi kepada POGI Riau dan seluruh dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Ada banyak pelayanan kesehatan di sini, mulai pemeriksaan mata, pemberian kacamata gratis, pemeriksaan kesehatan dasar hingga USG khusus bagi siswi serta edukasi penyuluhan tentang narkoba, kemudian stop bullying,kesehatan reproduksi wanita, siklus menstruasinya,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa deteksi dini kesehatan reproduksi merupakan langkah penting untuk memastikan kesehatan jangka panjang generasi muda, khususnya pelajar perempuan.

“Ada juga penyuluhan tentang bahaya narkoba, bullying, dan siklus menstruasi. Semoga ini sangat membantu anak-anak kita agar makin sadar pentingnya menjaga kesehatan sejak usia remaja,” lanjutnya.

Pemerintah Kota Pekanbaru, kata Markarius, siap memperluas kerja sama dengan berbagai organisasi profesi kesehatan agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan di lebih banyak sekolah tahun depan.

Ketua POGI Riau terpilih periode 2025_2028, dr. Hendry Adi Saputra, M.Ked (OG), Sp.OG, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kali pertama sejak POGI Riau berdiri yang berkolaborasi dengan empat organisasi profesi,Peedami Kepri/Riau,IDI Riau,Idi Kota Pekanbaru,IDI Cang Siak dan Alumni SMPN 16. Program ini sengaja menyasar siswa SMP karena usia tersebut merupakan fase penting dalam mencegah anemia dan gangguan tumbuh kembang remaja.

“Dari banyak literatur, anemia pada remaja putri sangat berpengaruh pada kesehatan kehamilan mereka di masa depan. Karena itu, pemeriksaan hemoglobin dan edukasi kesehatan kami lakukan sejak usia pra-remaja,” jelasnya.

Selain pemeriksaan HB, POGI juga menyediakan layanan USG Ginekologi dasar untuk mendeteksi kemungkinan adanya  kelainan sejak dini pada alat reproduksi wanita, serta memperkenalkan edukasi mengenai kesehatan reproduksi yang benar.

POGI Riau bekerja sama dengan berbagai rumah sakit dan klinik utama di Pekanbaru. Menurut dr. Hendry, lebih dari 20 fasilitas kesehatan sebenarnya siap terlibat, namun untuk tahap awal kegiatan dibatasi terlebih dahulu.

“Ke depan, kita sudah berkomitmen bersama pemerintah kota untuk menjadikan kegiatan ini agenda rutin hingga tahun 2026–2028. Kami ingin kolaborasi ini terus berlanjut agar kesehatan remaja bisa semakin diperhatikan,” tegasnya.

Jika ditemukan siswa dengan kadar HB sangat rendah, POGI akan berkoordinasi dengan puskesmas dan rumah sakit terdekat untuk penanganan lanjutan, mulai dari pemberian tablet tambah darah hingga tindakan medis lain bila diperlukan.

Plt Kepala SMPN 16 Pekanbaru, Dewi Vivi Yanty, SE, MH, mengaku sangat bersyukur sekolahnya terpilih sebagai lokasi kegiatan bakti sosial ini.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat berdampak bagi siswa kami. Mereka tidak hanya mendapat pemeriksaan kesehatan gratis, tetapi juga belajar tentang kepedulian sosial dan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa antusiasme siswa sangat tinggi, terutama karena mereka mendapat kesempatan memeriksakan mata, melakukan USG, dan menerima edukasi kesehatan langsung dari para dokter spesialis.

“Ini bukan pertama kali alumni SMP 16 berkontribusi. Sebelumnya mereka juga membantu pembangunan mushola sekolah. Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang luar biasa ini,” katanya.

Para siswa tampak bersemangat mengikuti kegiatan, terutama mereka yang ingin mengetahui kesehatan mata dan kondisi tubuhnya. Banyak dari mereka yang pulang membawa kacamata gratis yang diberikan POGI.

Kegiatan bakti sosial POGI Riau ini meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa, guru, dan orang tua. Dengan dukungan berbagai rumah sakit, klinik, dan organisasi profesi, pemerintah berharap kegiatan serupa dapat menjangkau lebih banyak sekolah di Pekanbaru.

POGI Riau menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendukung kesehatan remaja, sebagai langkah awal menciptakan generasi masa depan yang lebih sehat dan berkualitas.

Terkini