Wali Kota Pekanbaru Buka Musrenbang Kecamatan Pekanbaru Kota Tahun 2026, Fokus Kesehatan Anak, Banjir, dan Pengelolaan Sampah

Rabu, 04 Februari 2026 | 15:20:57 WIB

PEKANBARU(JKR)_Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pekanbaru Kota Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Aula Kantor Camat Pekanbaru Kota, Rabu (04/02/2026) pagi.

Musrenbang tingkat kecamatan tersebut menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat serta menyelaraskan program pembangunan daerah agar tepat sasaran dan berkesinambungan dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi.

Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho menegaskan komitmennya untuk hadir langsung dalam pelaksanaan Musrenbang di seluruh kecamatan. Dari total 15 kecamatan di Kota Pekanbaru, ia berupaya semaksimal mungkin untuk mengikuti setiap tahapan Musrenbang guna memastikan program pembangunan benar_benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Musrenbang ini menjadi ruang diskusi untuk mengetahui apakah program-program yang telah berjalan di tahun 2025 sudah dirasakan masyarakat, sekaligus menampung berbagai keluhan dan persoalan terkini yang ada di tengah masyarakat, khususnya di Kecamatan Pekanbaru Kota,” ujar Agung Nugroho.

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama yang dibahas adalah sektor kesehatan, terutama kesehatan anak. Pemerintah Kota Pekanbaru saat ini tengah menjalankan program nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilaksanakan melalui seluruh Posyandu di Pekanbaru. Dalam Musrenbang tersebut, masyarakat dan pihak terkait mengusulkan penambahan fasilitas, kelengkapan sarana Posyandu, serta peningkatan asupan makanan bergizi sebagai upaya menekan angka stunting.

Selain kesehatan, persoalan banjir dan pengelolaan sampah juga menjadi isu krusial yang banyak disampaikan masyarakat. Wali Kota mengakui bahwa banjir masih menjadi tantangan besar di Pekanbaru, termasuk di Kecamatan Pekanbaru Kota. Sementara itu, persoalan sampah terus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Walaupun instruksi Presiden terkait pengelolaan sampah sudah kita laksanakan sejak awal 2025 dan mendapat apresiasi, hal ini justru menjadi penyemangat bagi kita untuk menjadikan Pekanbaru lebih bersih lagi. Sampah akan selalu ada, tetapi jika tidak dikelola dengan baik, maka akan menimbulkan masalah baru,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan rasa syukur karena kondisi pengelolaan sampah di Pekanbaru masih lebih baik dibandingkan sejumlah daerah lain yang mengalami penumpukan sampah serius. Melalui Musrenbang ini, pemerintah mulai menyusun program pembangunan untuk tahun 2027 dengan mengawali proses perencanaan dari tingkat kelurahan hingga kecamatan, guna memastikan kesinambungan program dari tahun 2025 hingga 2027.

“Tujuan utama kita adalah menghadirkan kenyamanan, keamanan, dan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Pekanbaru,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Pekanbaru Kota, Rein Rizka Karvy, menyampaikan bahwa sejumlah usulan masyarakat masih menjadi atensi utama, khususnya untuk direalisasikan pada tahun mendatang. Di antaranya penanganan banjir akibat aliran anak Sungai Sago, pembangunan Posyandu, pengajuan ruang serbaguna, serta rehabilitasi fasilitas umum.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan bantuan tenda sosial kematian sebagai bagian dari pelayanan sosial yang dibutuhkan warga.

“Kami berharap melalui Musrenbang ini, banyak usulan masyarakat yang dapat terealisasi, terutama yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar warga di Kecamatan Pekanbaru Kota,” ujar Rein Rizka Karvy.

Musrenbang Kecamatan Pekanbaru Kota Tahun 2026 diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang partisipatif, terarah, dan selaras dengan visi misi pembangunan Kota Pekanbaru ke depan.

Terkini