Wali Kota Pekanbaru Kunjungi SMP Negeri Madani, Serap Aspirasi Guru dan Murid

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:10:17 WIB

PEKANBARU(JKR)_Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri Madani Pekanbaru yang berada di Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Sabtu (7/3/2026) siang. Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dengan para guru, ustaz, ustazah, serta para murid, sekaligus menyerap aspirasi terkait pengembangan sekolah.

Dalam kesempatan itu, Agung Nugroho berdialog langsung dengan tenaga pendidik dan para santri guna mengetahui berbagai kebutuhan yang diperlukan demi meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah berbasis tahfiz tersebut.

“Kami ingin berkenalan, bersilaturahmi dengan para guru, ustaz dan ustazah serta seluruh santri yang ada di sini. Sekaligus mendengar aspirasi untuk kenyamanan dan perbaikan berbagai fasilitas yang ada,” ujar Agung.

Ia mengungkapkan bahwa sejumlah masukan telah diterima dari pihak sekolah dan akan segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. Bahkan, ia berencana kembali mengunjungi sekolah tersebut untuk melaksanakan salat tarawih bersama para murid.

“InsyaAllah Minggu malam kami akan tarawih bersama seluruh murid di SMP Madani ini,” tambahnya.

Agung juga mengapresiasi capaian para murid dalam menghafal Al-Qur’an. Ia menyebut target hafalan di sekolah tersebut mencapai 15 juz, namun beberapa murid bahkan mampu menghafal hingga 22 juz.

“Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus keberkahan bagi Kota Pekanbaru. Anak_anak di sini memiliki kemampuan luar biasa dalam menghafal Al-Qur’an,” katanya.

Selain itu, Pemko Pekanbaru juga akan melakukan pendataan kebutuhan infrastruktur. Menurutnya, secara umum kondisi bangunan sekolah sudah cukup baik dan hanya membutuhkan beberapa pembenahan.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri Madani Pekanbaru, H. Abdurahman, mengatakan kunjungan wali kota menjadi momentum penting bagi pihak sekolah untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan harapan.

Menurutnya, dalam sesi tanya jawab bersama wali kota, sejumlah guru menyampaikan usulan agar program tahfiz Al-Qur’an dapat dijadikan sebagai muatan lokal sehingga dapat disinkronkan dengan sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Harapannya tahfiz bisa menjadi muatan lokal sehingga jam mengajar guru tahfiz dapat masuk dalam sistem Dapodik dan tidak menambah jam pelajaran lain di luar mata pelajaran agama Islam,” jelasnya.

Selain itu, pihak sekolah juga mengusulkan dukungan biaya operasional serta fasilitas transportasi untuk menunjang kegiatan siswa. Sebelumnya sekolah pernah memiliki kendaraan operasional, namun belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Alhamdulillah tadi Pak Wali merespons dengan baik dan berencana menyediakan kendaraan operasional untuk kegiatan sekolah,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa secara umum kondisi infrastruktur sekolah cukup baik, meski masih ada beberapa ruang kelas yang memerlukan perbaikan. Selain itu, para siswa juga sempat menyampaikan permintaan perlengkapan olahraga seperti bola voli saat sesi dialog berlangsung.

Abdurahman menilai kunjungan wali kota memberikan semangat baru bagi civitas akademika SMP Madani. Ia juga mengapresiasi perhatian yang diberikan kepada para murid, terutama ketika wali kota menguji langsung hafalan Al-Qur’an mereka.

“Alhamdulillah anak_anak mampu menjawab pertanyaan dan bahkan menyambung ayat_ayat yang dibacakan oleh Pak Wali. Ini membuktikan bahwa keunggulan SMP Madani memang pada program tahfiz,” ujarnya.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat semakin memperkenalkan SMP Madani kepada masyarakat, terutama menjelang Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran baru yang direncanakan berlangsung pada April mendatang.

Terkini