Pemko Pekanbaru Mulai “Gedor” Pelaku Usaha, Dorong Penggunaan Air Perumdam Tirta Siak

Rabu, 16 September 2026 | 17:00:00 WIB

PEKANBARU(JKR.com)_Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Siak mulai memperkuat langkah optimalisasi penggunaan air perpipaan sekaligus mengendalikan pemanfaatan air tanah oleh pelaku usaha.

Langkah tersebut dilakukan melalui kunjungan ke sejumlah tempat usaha di Kota Pekanbaru, Rabu (16/9/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Wali Kota (Perwako) Pekanbaru Nomor 9 Tahun 2026 tentang Optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum dalam Rangka Pengendalian Penggunaan Air Tanah.

Dalam kunjungan tersebut, tim mendatangi lima lokasi, yakni PT Indofood, Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, RS Awal Bros Sudirman, Hotel Furaya, dan Hotel Pangeran.

Perumdam Tirta Siak dalam kegiatan tersebut didampingi Tim Pengawas yang terdiri dari Inspektorat Kota Pekanbaru, Satpol PP, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Dinas PUPR, serta perwakilan mitra Perumdam Tirta Siak, yakni PT PP Tirta Madani dan PT PP Tirta Riau.

Inspektur Pembantu III Inspektorat Kota Pekanbaru, Irni Dewi Tari, mengatakan kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari Perwako Nomor 9 Tahun 2026. Selain melakukan pengawasan, tim juga memberikan pemahaman kepada pelaku usaha terkait optimalisasi pemanfaatan air Perumdam.

“Tentu kita berharap tim pengawasan ini bisa bekerja maksimal dan memberikan pemahaman kepada pemilik usaha untuk bisa menggunakan, khususnya air PDAM, sesuai dengan Perwako Pekanbaru Nomor 9 Tahun 2026 ini,” kata Irni.

Menurut Irni, para pelaku usaha yang dikunjungi secara umum memberikan dukungan terhadap penerapan kebijakan tersebut. Terlebih, sejumlah lokasi usaha telah berada di jalur jaringan pipa air minum sehingga penerapannya dinilai lebih mudah.

“Dari pemilik usaha yang kita kunjungi seperti Indofood, kemudian Awal Bros, Angkasa Pura, Furaya, semuanya teman_teman pemilik usahanya ini mendukung,” ungkapnya.

Meski demikian, Irni menyebut masih terdapat sejumlah kendala teknis yang perlu dipersiapkan oleh masing_masing tempat usaha sebelum sepenuhnya menggunakan air Perumdam Tirta Siak.

Ia mencontohkan PT Indofood yang secara instalasi sudah siap, namun aliran air Perumdam belum dioperasikan. Pihak Indofood, kata Irni, menargetkan mulai menggunakan air Perumdam pada Oktober 2026.

Sementara itu, RS Awal Bros Sudirman juga telah menyatakan kesiapan untuk mendukung program tersebut. Namun, instalasi perpipaan masih dalam tahap persiapan.

“Tadi, khususnya dari Indofood sudah oke, instalasinya sudah ada, cuma airnya belum dijalankan. Mereka berjanji di bulan Oktober sudah mulai menggunakan. Kalau untuk Awal Bros sendiri juga sudah, tapi instalasi belum. Tapi mereka sudah membuka jalan,” jelasnya.

Irni berharap seluruh lokasi yang telah dikunjungi dapat segera melakukan penyesuaian sehingga penggunaan air Perumdam Tirta Siak dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jadi semua yang kita kunjungi, insyaallah akan menggunakan air dari Perumdam Tirta Siak,” ujarnya.

Dukungan juga disampaikan perwakilan Indofood Pekanbaru, Asrul Arafat. Ia mengatakan pihaknya pada prinsipnya mendukung program pemerintah terkait optimalisasi penggunaan air Perumdam.

Menurutnya, Indofood juga telah merencanakan kerja sama dengan Perumdam Tirta Siak untuk memenuhi kebutuhan air bagi kegiatan industrinya.

“Pada prinsipnya Indofood mendukung program pemerintah dalam hal ini penggunaan air Perumdam. Dan mudah_mudahan dalam akhir tahun ini kita akan kerja sama dengan Perumdam (PDAM),” kata Asrul.

Implementasi Perwako Nomor 9 Tahun 2026 tersebut diharapkan dapat mendorong penggunaan air perpipaan secara lebih optimal sekaligus menjadi bagian dari upaya pengendalian penggunaan air tanah di Kota Pekanbaru.

Terkini