Musda XI LVRI Riau Tetapkan Kombes Pol (Purn) Imanuel Parasian Silalahi sebagai Ketua ,Siap Perkuat Karakter Generasi Muda

Senin, 12 Oktober 2026 | 17:30:24 WIB
Kombes Pol (Purn) Imanuel Parasian Silalahi Ketua LVRI Riau Periode 2026_2030

PEKANBARU(JKR.com)_Dewan Pimpinan Daerah Legiun Veteran Republik Indonesia (DPD LVRI) Provinsi Riau menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI di Hotel The Zuri Pekanbaru, Senin (12/10/2026). Dalam musyawarah tersebut, Kombes Pol (Purn) Imanuel Parasian Silalahi, terpilih sebagai ketua DPD LVRI Riau Periode 2026_2030 untuk memimpin organisasi veteran ke depan.

Musda XI LVRI Riau dibuka langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LVRI, Jenderal TNI (Purn) H.B.L. Mantiri. Kegiatan ini mengusung tema “DPD LVRI Provinsi Riau Siap Menjaga dan Melanjutkan Pewarisan Jiwa, Semangat, dan Nilai 45 kepada Generasi Muda di Provinsi Riau.”

Musda tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi veteran untuk menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan lima tahun ke depan, sekaligus memperkuat komitmen dalam melestarikan nilai_nilai perjuangan bangsa.

Perwakilan Ketua Umum DPP LVRI melalui Kepala Biro Pembinaan Organisasi DPP LVRI, Kombes Pol (Purn) Drs. Harry Waluyo, menyampaikan bahwa Musda merupakan forum kedaulatan tertinggi anggota veteran di tingkat daerah.

Menurutnya, terdapat dua agenda utama dalam pelaksanaan Musda, yakni merumuskan arah organisasi untuk lima tahun mendatang dan memilih ketua DPD LVRI Riau yang baru.

“Musda merupakan forum kedaulatan tertinggi bagi seluruh anggota veteran di Riau untuk menentukan arah perjalanan organisasi selama lima tahun ke depan. Salah satu agenda terpentingnya adalah memilih ketua baru secara demokratis dengan menghargai seluruh aspirasi anggota,” ungkap Harry.

Ia menjelaskan, proses pemilihan berlangsung melalui mekanisme persidangan pleno dengan mengedepankan prinsip demokrasi, keterbukaan, dan semangat kekeluargaan.

Dalam pemilihan tersebut, terdapat tiga kandidat yang bersaing, yakni Kombes Pol (Purn) Imanuel Parasian Silalahi, Mayor (Purn) Darmawi, dan Mayor (Purn) Yusuf.

Berdasarkan hasil pemungutan suara, Imanuel Parasian Silalahi memperoleh enam suara, Darmawi meraih dua suara, sedangkan Yusuf memperoleh satu suara. Pemilihan diikuti sembilan perwakilan DPD yang menggunakan hak suaranya.

Harry menegaskan, seorang pemimpin LVRI harus memenuhi kriteria organisasi, terutama memiliki integritas, memahami visi dan misi LVRI, serta mempunyai pengalaman berorganisasi yang memadai.

Selain itu, pemimpin LVRI diharapkan memiliki wawasan ke depan, khususnya dalam menjalankan misi pewarisan jiwa, semangat, dan nilai_nilai perjuangan 1945 kepada generasi penerus bangsa.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap anggota, pengurus, hingga pimpinan LVRI terikat oleh Kode Etik Panca Dharma Veteran sebagai pedoman moral dan perilaku dalam menjalankan tugas organisasi.

“Seorang pemimpin veteran harus taat organisasi, taat asas, memegang teguh disiplin, serta mampu menjadi panutan bagi anggota dan masyarakat,” tegasnya

Sementara itu, Ketua DPD LVRI Riau terpilih, Kombes Pol (Purn) Imanuel Parasian Silalahi, mengatakan bahwa langkah awal kepemimpinannya adalah memperkuat konsolidasi internal organisasi.

Menurutnya, penguatan organisasi menjadi fondasi penting agar LVRI mampu menghadapi berbagai tantangan, termasuk perubahan zaman dan arus globalisasi yang turut memengaruhi karakter generasi muda.

Ia menilai, semangat juang para veteran perlu terus diwariskan agar generasi penerus memahami bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan bangsa sendiri, bukan hadiah dari pihak lain.

“Hal pertama yang akan kami lakukan adalah memperkuat organisasi. Kami harus mengenali dan membenahi kekuatan internal terlebih dahulu agar mampu menghadapi tantangan ke depan,” ujar Imanuel.

Ia menambahkan, penguatan organisasi juga akan dilakukan melalui konsolidasi bersama keluarga veteran dan Pemuda Panca Marga (PPM), sehingga gerakan pewarisan nilai_nilai perjuangan dapat menjangkau lebih banyak kalangan.

Selain itu, LVRI Riau akan berupaya membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan unsur TNI di wilayah Riau untuk mendukung pelaksanaan program organisasi.

Imanuel menegaskan, pembinaan generasi muda menjadi salah satu perhatian penting dalam kepemimpinannya. Menurutnya, generasi penerus perlu memahami sejarah perjuangan bangsa, memiliki jati diri nasional, serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Kami ingin ikut mengajak generasi muda memahami jati diri bangsa. Mereka harus mengetahui bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan bangsa sendiri. Semangat pantang menyerah itu harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.

Imanuel juga menyampaikan bahwa kepemimpinannya akan diarahkan untuk memperbaiki berbagai hal yang masih perlu dibenahi dalam organisasi, tanpa mengabaikan kontribusi kepengurusan sebelumnya.

Evaluasi tersebut, menurutnya, diperlukan agar program kerja ke depan dapat berjalan lebih terarah dan sesuai dengan visi serta misi LVRI.

Ia berharap dukungan pemerintah daerah dapat terus diperkuat, terutama dalam mendukung keberadaan dan pelaksanaan tugas organisasi veteran sesuai ketentuan yang berlaku.

“Bukan berarti menjelekkan kepengurusan sebelumnya, tetapi apa yang masih perlu diperbaiki harus kita benahi bersama agar visi dan misi veteran dapat tercapai. Paling tidak, kehormatan veteran harus kita tegakkan,” tutup Imanuel.

Melalui Musda XI ini, LVRI Riau diharapkan semakin solid dalam menjalankan peran sebagai penjaga nilai_nilai perjuangan bangsa sekaligus mitra strategis dalam membangun karakter generasi muda menuju Indonesia Emas.

Terkini