<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://jangkarnews.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://jangkarnews.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>38 Pakaian Adat Nusantara Warnai Peringatan Sumpah Pemuda di SMAN 8 Pekanbaru</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3857/38-pakaian-adat-nusantara-warnai-peringatan-sumpah-pemuda-di-sman-8-pekanbaru</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke&#45;98 tahun 2026, keluarga besar SMA Negeri 8 Pekanbaru menggelar lomba pakaian adat nasional yang diikuti para siswa dengan mengenakan busana tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan yang berlangsung di halaman SMAN 8 Pekanbaru, Jumat (30/10/2026) pagi tersebut, dibuka langsung oleh Kepala SMAN 8 Pekanbaru, Benny Rio Denaldy, S.Si. Suasana kegiatan berlangsung meriah dengan menampilkan keberagaman pakaian adat dari 38 provinsi di Tanah Air.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala SMAN 8 Pekanbaru, Benny Rio Denaldy, mengatakan kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Sumpah Pemuda yang sebelumnya telah diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk kegiatan kebahasaan yang melibatkan seluruh siswa kelas X dan XI.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, lomba pakaian adat bukan sekadar ajang menampilkan keindahan busana tradisional, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk menanamkan nilai toleransi, persatuan, dan rasa cinta terhadap Tanah Air.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Melalui kegiatan ini, kita ingin mengajarkan kepada anak_anak bagaimana menjaga kerukunan di tengah keberagaman suku dan budaya. Kita berasal dari latar belakang yang berbeda, tetapi harus tetap menjunjung tinggi toleransi demi mewujudkan kebersamaan, kemakmuran, dan keadilan,&quot; ungkap Benny Rio Denaldy kepada wartawan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan, penggunaan pakaian adat dari 38 provinsi dalam kegiatan fashion show tersebut menjadi simbol bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk membangun persatuan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Lebih dari itu, pihak sekolah berharap nilai_nilai kebhinekaan dapat diterapkan para siswa dalam kehidupan sehari_hari, baik melalui perilaku, sikap, maupun cara berinteraksi dengan sesama.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Intinya bukan hanya mengenakan pakaian adat, tetapi bagaimana mereka mampu berperilaku baik, saling menghargai, beradab, dan bertoleransi satu sama lain,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk menambah semarak kegiatan, panitia yang melibatkan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) juga menyiapkan berbagai kejutan serta penghargaan bagi para peserta yang berhasil menjadi pemenang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Benny berharap, momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini dapat semakin memperkuat semangat nasionalisme di kalangan pelajar SMAN 8 Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga menginginkan generasi muda tidak hanya memahami makna Sumpah Pemuda sebagai peristiwa sejarah, tetapi mampu mengimplementasikan semangat persatuan, kerukunan, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/6947179860-img_20261030_172302.jpg"/><pubDate>Fri, 30 Oct 2026 17:23:25 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3857/38-pakaian-adat-nusantara-warnai-peringatan-sumpah-pemuda-di-sman-8-pekanbaru</guid></item><item><title>Bukan Hanya DPR, Pelajar SMA 8 Pekanbaru Dikenalkan Peran Strategis DPD RI</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3856/bukan-hanya-dpr-pelajar-sma-8-pekanbaru-dikenalkan-peran-strategis-dpd-ri</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Masih banyak pelajar yang mengenal lembaga legislatif hanya sebatas DPR RI. Melalui program Goes to School, kepala Kantor Perwakilan DPD RI Provinsi Riau Pendri Markauri hadir di SMA Negeri 8 Pekanbaru untuk memperkenalkan lebih dekat peran, fungsi, serta tugas DPD RI dalam memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat nasional.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMA Negeri 8 Pekanbaru, Selasa (27/10/2026), dan disambut langsung Kepala SMA Negeri 8 Pekanbaru, Benny Rio Denaldy, S.Si., M.Si., bersama jajaran majelis guru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Program Goes to School ini menjadi sarana edukasi bagi para peserta didik untuk memahami sistem ketatanegaraan Indonesia, khususnya keberadaan DPD RI sebagai lembaga perwakilan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Benny Rio Denaldy mengatakan, kegiatan tersebut penting untuk memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai keberadaan dan fungsi DPD RI, terutama dalam memperjuangkan aspirasi daerah di tingkat pusat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Bagaimana mensosialisasikan keberadaan DPD RI di masing_masing provinsi. Untuk Riau sendiri ada perwakilan DPD RI yang bertugas memberikan pemahaman kepada masyarakat, termasuk peserta didik, mengenai fungsi dan tugas DPD RI di tingkat nasional,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, pemahaman tersebut penting karena lembaga legislatif di Indonesia tidak hanya DPR RI. DPD RI juga memiliki posisi strategis sebagai representasi daerah dalam sistem ketatanegaraan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan, melalui DPD RI, berbagai persoalan dan kebutuhan daerah dapat disampaikan serta menjadi masukan dalam pembahasan pembangunan di tingkat nasional.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Anak_anak perlu mengetahui bahwa di legislatif itu bukan hanya DPR RI, tetapi ada DPD RI yang memberikan masukan terhadap pembangunan daerah di Indonesia,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia mencontohkan berbagai persoalan pembangunan, seperti sektor pendidikan maupun pembangunan daerah lainnya, yang dapat menjadi bahan perhatian dan masukan bagi pemerintah serta lembaga legislatif di tingkat pusat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Karena itu, Benny berharap kegiatan tersebut dapat membuka wawasan peserta didik mengenai bagaimana aspirasi masyarakat dan daerah dapat disalurkan melalui lembaga perwakilan yang ada.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Melalui kegiatan sosialisasi ini, anak_anak bisa lebih mengetahui apa fungsi dan kerja DPD RI, khususnya keterwakilan DPD di Riau dan bagaimana aspirasi daerah dapat disampaikan hingga ke tingkat pusat,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan yang diikuti peserta didik SMA Negeri 8 Pekanbaru tersebut mendapat perhatian dari para siswa. Selain menambah wawasan tentang lembaga negara, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pendidikan politik dan ketatanegaraan bagi generasi muda.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan adanya kegiatan Goes to School, para pelajar diharapkan tidak hanya memahami teori mengenai lembaga negara dari buku pelajaran, tetapi juga mengenal secara langsung bagaimana lembaga perwakilan daerah bekerja dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat di tingkat nasional&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/54117004993-img_20261027_160715.jpg"/><pubDate>Tue, 27 Oct 2026 16:12:52 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3856/bukan-hanya-dpr-pelajar-sma-8-pekanbaru-dikenalkan-peran-strategis-dpd-ri</guid></item><item><title>Teknologi Boleh Canggih, Bendahara KDKMP Riau Tetap Dituntut Teliti</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3855/teknologi-boleh-canggih-bendahara-kdkmp-riau-tetap-dituntut-teliti</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Sebanyak 230 peserta mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Peningkatan Kompetensi Bendahara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui Dana Dekonsentrasi Tahun Anggaran 2026 yang ditaja oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Riau&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan gelombang kedua tersebut resmi dibuka Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau H Syarial Abdi, didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Riau H M Taufiq Oesman Hamid, di Hotel Angkasa Garden Pekanbaru, Senin (26/10/2026) siang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam kegiatan tersebut, para peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk memperkuat kemampuan dalam mengelola keuangan koperasi secara profesional, tertib, transparan,dapat dipertanggungjawabkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mewakili Sekdaprov Riau, Taufiq Oesman Hamid menegaskan, kompetensi bendahara menjadi salah satu kunci penting dalam memastikan tata kelola keuangan KDKMP berjalan dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita ingin memastikan bahwa para bendahara benar_benar memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk mengelola keuangan koperasi secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, seorang bendahara dituntut memiliki tingkat ketelitian yang tinggi karena bersentuhan langsung dengan angka, transaksi hingga laporan pertanggungjawaban keuangan koperasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia mengingatkan, kesalahan kecil dalam mencatat nominal maupun transaksi dapat menimbulkan persoalan yang lebih besar dalam pengelolaan keuangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Menjadi seorang bendahara itu kuncinya satu, yaitu harus cermat. Bapak dan Ibu akan berhadapan langsung dengan angka, transaksi serta pertanggungjawaban keuangan koperasi,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Terlebih di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, berbagai aplikasi hingga kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini dapat dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan administrasi dan pengelolaan data.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Namun, Taufiq menekankan bahwa kecanggihan teknologi tidak boleh menghilangkan peran manusia dalam memastikan kebenaran dan ketelitian setiap proses pengelolaan keuangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Secanggih apa pun teknologi yang digunakan, pemahaman dasar dan ketelitian manusianya tetap menjadi yang utama,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius sehingga tidak hanya memahami aspek teknis pembukuan, tetapi juga memiliki kemampuan dan ketelitian dalam menjalankan amanah sebagai bendahara koperasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Lebih lanjut, Taufiq mengingatkan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan wadah ekonomi bersama yang dibangun dari anggota, oleh anggota dan untuk anggota.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Karena itu, pengurus koperasi memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan seluruh aktivitas koperasi dikelola secara profesional.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Nama Bapak dan Ibu sebagai pengurus juga tercantum secara resmi dalam akta pendirian koperasi. Artinya, ada tanggung jawab yang melekat pada jabatan tersebut, baik dalam pengelolaan maupun pertanggungjawaban keuangan,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menilai, ke depan aktivitas KDKMP tidak hanya berkutat pada kegiatan simpan pinjam. Koperasi juga diharapkan mampu berkembang ke sektor riil serta penyaluran kredit yang dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat di desa dan kelurahan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan semakin luasnya kegiatan usaha koperasi, kata dia, sistem pengelolaan keuangan juga harus semakin tertib.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Setiap penerimaan, pengeluaran maupun penggunaan dana harus dicatat dengan baik, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada anggota melalui mekanisme koperasi, termasuk dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Karena itu, kompetensi seorang bendahara menjadi sangat penting. Kemampuan tersebut tidak cukup hanya berdasarkan pengalaman kerja atau pendidikan formal, tetapi harus diuji dan dibuktikan melalui sertifikasi kompetensi,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di tengah kondisi ekonomi dan lapangan kerja yang penuh tantangan, Taufiq menyebut para peserta merupakan orang&#45;orang yang telah memperoleh kepercayaan untuk ikut mengelola KDKMP.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia meminta kepercayaan tersebut dijawab dengan kesungguhan mengikuti seluruh rangkaian pelatihan hingga mengikuti uji kompetensi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Cara terbaik mensyukuri kepercayaan tersebut adalah dengan mengikuti seluruh rangkaian pelatihan secara sungguh_sungguh hingga dinyatakan lulus uji kompetensi,&quot; pesannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain meningkatkan kapasitas, peserta juga didorong membangun komunikasi dan jejaring antarbendahara KDKMP dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, jejaring tersebut penting sebagai ruang berbagi pengalaman, praktik pengelolaan keuangan yang baik hingga mencari solusi bersama ketika menghadapi persoalan di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Buatlah grup komunikasi antarbendahara se&#45;Riau. Apabila ada praktik pengelolaan yang baik, dapat dibagikan. Begitu pula jika ada kendala dalam pekerjaan, dapat didiskusikan dan dicarikan solusinya bersama,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan terbangunnya komunikasi tersebut, pengalaman dari satu koperasi diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi koperasi lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepada lembaga pelatihan, fasilitator dan asesor, Taufiq juga meminta agar para peserta dibina dan diuji dengan sebaik_baiknya sehingga benar_benar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pengelolaan koperasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Harapan kita, setelah mengikuti pelatihan dan sertifikasi ini, para bendahara memiliki kompetensi yang memadai serta siap menjalankan tanggung jawab pengelolaan keuangan koperasi dengan baik,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia mengajak seluruh pihak menyongsong operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Provinsi Riau dengan optimisme, profesionalisme dan sinergi bersama.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebanyak 230 peserta tercatat mengikuti pelatihan dan sertifikasi kompetensi bendahara KDKMP gelombang kedua tersebut&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/22399697186-img_20261026_140652.jpg"/><pubDate>Mon, 26 Oct 2026 19:17:55 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3855/teknologi-boleh-canggih-bendahara-kdkmp-riau-tetap-dituntut-teliti</guid></item><item><title>Bukan Sekadar Trofi, Dekan FISIP Cup X Tahun 2026 Bidik Bibit Basket Masa Depan Riau</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3854/bukan-sekadar-trofi-dekan-fisip-cup-x-tahun-2026-bidik-bibit-basket-masa-depan-riau</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Semangat pembinaan olahraga basket di Kota Pekanbaru kembali menggeliat. Sebanyak 30 tim mahasiswa dan pelajar ambil bagian dalam Dekan FISIP Cup X Tahun 2026 yang resmi bergulir di Lapangan GOR Tribuana, Pekanbaru, Senin (26/10/2026) siang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Turnamen tersebut dibuka langsung Dekan FISIP Universitas Riau (Unri) Dr. Meyzi Heriyanto, S.Sos., M.Si., didampingi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Pekanbaru Yuliarso, S.STP., M.Si.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Meyzi mengatakan, pelaksanaan Dekan FISIP Cup bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan trofi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya FISIP Unri mendorong perkembangan olahraga basket sekaligus menjaring talenta_talenta muda potensial di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Ini kegiatan yang sangat bagus. Olahraga basket sekarang sudah menjadi olahraga yang sangat tren di kota_kota besar, termasuk Pekanbaru,” ungkap Meyzi kepada wartawan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, pembinaan olahraga basket harus dilakukan secara berkelanjutan. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memberikan ruang bagi pelajar dan mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menuju level kompetisi yang lebih tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Meyzi menyebut, kiprah basket Universitas Riau juga mulai menembus kompetisi nasional. Pada tahun sebelumnya, tim basket Unri telah mengikuti ajang Campus League, sehingga menjadi pengalaman penting dalam meningkatkan kualitas atlet dan ekosistem olahraga basket di lingkungan kampus.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kami berharap talenta_talenta muda dari SMA ini nantinya bisa memilih Universitas Riau sebagai tempat mereka melanjutkan pendidikan. Kalau itu terwujud, tentu nama Universitas Riau, Provinsi Riau, dan khususnya Kota Pekanbaru akan semakin dikenal,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menambahkan, Riau memiliki banyak talenta olahraga yang mampu bersaing di tingkat nasional. Karena itu, menurutnya, potensi tersebut harus terus ditemukan, dibina, dan diberikan ruang untuk berkembang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Intinya, kami dari FISIP Unri ingin berkontribusi untuk memajukan dunia olahraga basket Riau, khususnya di Kota Pekanbaru,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dekan FISIP Cup X 2026 tahun ini diikuti 30 tim, terdiri dari tujuh tim tingkat perguruan tinggi dan 23 tim tingkat SMA.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menariknya, panitia menghadirkan format baru untuk kategori SMA dengan membaginya menjadi dua divisi. Divisi pertama diperuntukkan bagi tim yang belum pernah meraih gelar juara, sedangkan divisi kedua diikuti tim_tim yang sudah berpengalaman dan kerap meraih prestasi dalam berbagai turnamen.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Format tersebut diharapkan dapat menciptakan persaingan yang lebih berimbang sekaligus memberikan kesempatan lebih luas bagi tim_tim baru untuk menunjukkan kemampuan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain mengejar prestasi, para juara nantinya juga akan mendapatkan trofi dan uang pembinaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Meyzi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Pekanbaru dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Dekan FISIP Cup X 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dukungan tersebut, menurutnya, menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi generasi muda untuk berprestasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Kepala Dispora Kota Pekanbaru Yuliarso yang mewakili Wali Kota Pekanbaru menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan Dekan FISIP Cup X 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, turnamen tersebut bukan hanya menjadi arena persaingan untuk meraih kemenangan, tetapi juga menjadi wadah bagi mahasiswa dan pelajar dalam mengembangkan potensi, mempererat silaturahmi, serta membangun karakter.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kegiatan seperti ini bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan kemenangan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda. Melalui kompetisi kita belajar tentang kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, sportivitas, dan bagaimana menghargai perbedaan,” ujar Yuliarso.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia berharap seluruh peserta menjadikan kompetisi tersebut sebagai ruang untuk menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Jangan hanya mengejar trofi. Jadikan pertandingan ini sebagai pengalaman, persahabatan, dan kesempatan untuk berkembang,” pesannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Yuliarso menegaskan, Pemerintah Kota Pekanbaru akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan positif yang mendorong kemajuan pendidikan, pengembangan potensi pelajar dan mahasiswa, serta lahirnya generasi muda yang unggul, kreatif dan berintegritas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dekan FISIP Cup X 2026 pun diharapkan tidak hanya melahirkan juara di lapangan, tetapi juga menjadi pintu munculnya talenta_talenta basket baru yang kelak mampu membawa nama Pekanbaru dan Riau ke level nasional.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/73191952678-img_20261026_171220.jpg"/><pubDate>Mon, 26 Oct 2026 18:03:17 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3854/bukan-sekadar-trofi-dekan-fisip-cup-x-tahun-2026-bidik-bibit-basket-masa-depan-riau</guid></item><item><title>Tri Wahyu Hidayat Pimpin DPD PUTRI Riau 2026–2030, Dorong Destinasi Wisata Bangkit Lewat Kolaborasi</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3853/tri-wahyu-hidayat-pimpin-dpd-putri-riau-2026–2030-dorong-destinasi-wisata-bangkit-lewat-kolaborasi</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Riau memasuki babak baru. Melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) yang dirangkai dengan kegiatan Ngobrol Bareng PUTRI (Ngopi PUTRI), Tri Wahyu Hidayat, S.Agr, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD PUTRI Riau periode 2026–2030.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Musdalub tersebut digelar di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, Senin (26/10/2026), dengan mengusung tema “Kebangkitan PUTRI Riau: Bersatu dan Berkolaborasi Memajukan Pariwisata Riau.”&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Terpilihnya Tri Wahyu diharapkan menjadi momentum untuk mengaktifkan kembali organisasi sekaligus memperkuat peran PUTRI sebagai wadah komunikasi, kolaborasi dan promosi bagi para pelaku destinasi wisata di Bumi Lancang Kuning.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tri Wahyu mengatakan, langkah awal yang akan dilakukan setelah terpilih adalah menghidupkan kembali organisasi hingga ke berbagai daerah di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Tujuan utama kita adalah mengaktifkan kembali PUTRI yang sudah lama vakum. Utamanya, PUTRI kita jadikan wadah bagi para pelaku destinasi untuk bersilaturahmi dan berkolaborasi,” ungkap Tri Wahyu kepada wartawan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, PUTRI juga diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dengan para pengelola dan pelaku usaha destinasi wisata. Dengan begitu, berbagai persoalan yang dihadapi pengelola destinasi dapat dikomunikasikan dan dicarikan solusi bersama.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, DPD PUTRI Riau juga akan mendorong penerapan program_program dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), termasuk berkaitan dengan peningkatan dan penyeragaman kualitas destinasi wisata.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Salah satu program yang akan terus dikembangkan adalah Ngobrol Bareng PUTRI atau Ngopi PUTRI. Kegiatan tersebut nantinya menjadi ruang bertukar gagasan dan pengalaman antar pelaku pariwisata.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kita punya beberapa program prioritas. Salah satunya Ngopi PUTRI. Insyaallah ini akan terus kita lakukan. Kita ingin para pelaku destinasi bisa saling bertukar pikiran, pengalaman dan ide,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tak hanya pertemuan tatap muka, PUTRI Riau juga akan mengembangkan media sosial sebagai sarana promosi destinasi wisata.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui platform digital tersebut, pengelola destinasi diharapkan dapat mempromosikan objek wisatanya secara lebih luas tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kita akan kembangkan media sosial DPD PUTRI Riau untuk mempromosikan wisata_wisata kita. Jadi destinasi bisa ikut promosi di sana tanpa harus berbayar,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Program lainnya berupa kunjungan ke berbagai destinasi wisata. Menurut Tri Wahyu, kunjungan tersebut penting untuk membuka ruang pertukaran pengalaman antara satu destinasi dengan destinasi lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan saling berkunjung, pengelola destinasi dapat melihat inovasi dan konsep yang diterapkan di tempat lain untuk kemudian dikembangkan sesuai karakter masing_masing daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tri Wahyu juga memiliki gagasan untuk mengangkat berbagai potensi Riau melalui sebuah narasi besar mengenai kisah dan kekayaan daerah yang selama ini belum banyak diketahui publik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menilai Riau memiliki kekayaan sejarah, budaya, alam dan destinasi wisata yang masih sangat besar untuk dikembangkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Saya melihat di Riau ini masih banyak sesuatu yang belum ditonjolkan, baik sejarah, alam maupun destinasinya. Masih banyak yang belum terungkap ke publik,” tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Karena itu, ia optimistis pariwisata Riau memiliki peluang besar untuk berkembang apabila seluruh pihak mampu bersatu dan membangun kolaborasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tri Wahyu juga menyadari bahwa sebagai ketua yang relatif muda, dirinya masih memiliki banyak hal yang harus dipelajari.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Menjadi ketua bukan berarti saya yang paling ahli dalam organisasi. Saya juga ingin menjadi jembatan sekaligus belajar bersama anggota. Kita harus melihat apa tantangan pariwisata kita ke depan,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Salah satu pekerjaan rumah terbesar yang akan dihadapi kepengurusan baru adalah melakukan pendataan ulang destinasi wisata di seluruh Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pendataan tersebut dinilai penting untuk mengetahui potensi, kondisi dan kebutuhan masing_masing destinasi sehingga program pengembangan pariwisata dapat dilakukan secara lebih terarah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Karena kita baru aktif kembali, tantangan pertama adalah mendata kembali destinasi yang ada di seluruh Provinsi Riau. Setelah itu kita sosialisasikan PUTRI dan mengajak para pelaku destinasi untuk bergabung,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Saat ini, keanggotaan yang telah terhimpun baru sekitar 19 orang. Sementara keberadaan organisasi di daerah juga masih terbatas, di antaranya Pekanbaru, Pelalawan dan Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan kepengurusan baru periode 2026–2030, PUTRI Riau menargetkan organisasi dapat berkembang lebih luas dan mampu merangkul para pengelola destinasi wisata di seluruh kabupaten/kota.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tri Wahyu berharap kebangkitan PUTRI Riau tidak berhenti pada pergantian kepemimpinan, tetapi benar_benar menjadi gerakan bersama untuk memperkuat promosi, meningkatkan kualitas destinasi dan mendorong pariwisata Riau semakin dikenal di tingkat nasional.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kebangkitan PUTRI Riau harus dibangun bersama. Kita ingin menjadi wadah yang mempertemukan pelaku destinasi, pemerintah dan berbagai pihak untuk bersama_sama memajukan pariwisata Riau,” pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/96508519981-img_20261026_142711.jpg"/><pubDate>Mon, 26 Oct 2026 14:29:42 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3853/tri-wahyu-hidayat-pimpin-dpd-putri-riau-2026–2030-dorong-destinasi-wisata-bangkit-lewat-kolaborasi</guid></item><item><title>Redistribusi PPPK Guru Kampar Disorot, Komisi II Minta Sosialisasi dan Masa Pengajuan Dievaluasi</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3852/redistribusi-pppk-guru-kampar-disorot-komisi-ii-minta-sosialisasi-dan-masa-pengajuan-dievaluasi</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;KAMPAR(Jkr.news)_&lt;/strong&gt;Komisi II DPRD Kabupaten Kampar menyoroti pelaksanaan redistribusi PPPK guru dan tenaga kependidikan tahun 2026. Dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) serta BKPSDM Kampar, Senin (19/10/2026), Komisi II meminta mekanisme dan sosialisasi pengajuan dievaluasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sekretaris Disdikpora Kampar, Zulkifli, memaparkan bahwa jumlah ASN guru di Kabupaten Kampar mencapai 7.324 orang. Rinciannya, 2.842 PNS, 4.287 PPPK penuh waktu, dan 195 PPPK paruh waktu.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga menyampaikan data 329 usulan redistribusi pada 2026. Dari jumlah tersebut, 287 merupakan usulan guru dan 42 usulan tenaga teknis. Sebanyak 65 usulan masuk kategori dapat dilanjutkan, 138 belum dapat dilanjutkan, dan 126 tertunda.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari 126 usulan yang tertunda, 58 berkaitan dengan sekolah asal, sedangkan 68 lainnya dengan sekolah tujuan. Kategori dapat dilanjutkan menunjukkan usulan yang bisa masuk ke tahap berikutnya, bukan keputusan bahwa pegawai bersangkutan telah disetujui pindah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Komisi II turut menyoroti batas waktu pengajuan. Berkas disebut harus diunggah paling lambat 20 September 2026 pukul 23.59 WIB. Sementara itu, RDP berlangsung pada 19 Oktober 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ketua Komisi II DPRD Kampar, Tony Hidayat, meminta masa pengajuan dan penyampaian informasi dievaluasi agar guru memiliki waktu yang cukup untuk memahami mekanisme dan melengkapi dokumen.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Jangan sampai karena keterbatasan waktu dan minimnya informasi, guru&#45;guru PPPK yang membutuhkan perpindahan penempatan justru kehilangan kesempatan untuk mengajukan usulan,” kata Tony seusai rapat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Zulkifli memaparkan sejumlah kendala dalam pengajuan redistribusi, antara lain dokumen yang belum lengkap, tidak adanya rekomendasi melepas dari sekolah asal, usulan yang tidak sesuai ketentuan, kekurangan guru di sekolah asal, dan tidak adanya kebutuhan di sekolah tujuan. Ada pula guru yang menjadi satu&#45;satunya pengajar di sekolah asal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam paparan kendala disebutkan, 69 usulan belum memiliki rekomendasi melepas dari sekolah asal. Angka ini berbeda dari 58 usulan yang pada dashboard masuk kategori tertunda karena sekolah asal. Perbedaan tersebut perlu diklarifikasi kepada Disdikpora karena bahan rapat tidak menjelaskan apakah kedua angka menggunakan kategori atau waktu pencatatan yang berbeda.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Anggota Komisi II, Ramli, meminta Disdikpora dan BKPSDM membahas persoalan redistribusi bersama DPRD sebelum pelaksanaan menimbulkan masalah. Ia juga mengusulkan agar kedua instansi mempelajari praktik di daerah lain, termasuk Provinsi Riau, serta mengkaji kemungkinan penggunaan surat perintah tugas (SPT).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ramli mengusulkan agar proses ditunda sampai tersedia formulasi yang lebih jelas. Namun, bahan yang tersedia tidak mencatat penundaan tersebut sebagai keputusan rapat. Usulan penggunaan SPT juga masih berupa masukan untuk dikaji.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam paparannya, BKPSDM menjelaskan bahwa redistribusi mempertimbangkan kebutuhan sekolah berdasarkan jenjang, mata pelajaran, rombongan belajar, beban mengajar, sertifikasi, dan data Dapodik. Prosesnya mencakup pemetaan, verifikasi, serta pertimbangan pejabat pembina kepegawaian.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mekanisme yang dipaparkan berbeda menurut kelompok formasi. Untuk PPPK guru formasi 2021 dan tenaga kependidikan, diperlukan persetujuan teknis kementerian dan BKN. Adapun mekanisme untuk formasi 2024 dan 2025 berbeda. Paparan BKPSDM juga menyebut redistribusi dapat dilakukan bagi PNS dan PPPK penuh waktu, sedangkan PPPK paruh waktu tidak dapat dipindahkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala BKPSDM Kampar, Riadel Fitri, mengatakan BKPSDM memeriksa dan memverifikasi kelengkapan berkas sebelum meneruskan usulan sesuai mekanisme dan kewenangan yang berlaku. Ia menambahkan, koordinasi dengan Disdikpora diperlukan agar penempatan sesuai kebutuhan sekolah.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/17076929901-img_20261020_100435.jpg"/><pubDate>Tue, 20 Oct 2026 10:04:59 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3852/redistribusi-pppk-guru-kampar-disorot-komisi-ii-minta-sosialisasi-dan-masa-pengajuan-dievaluasi</guid></item><item><title>Musda XI LVRI Riau Tetapkan Kombes Pol (Purn) Imanuel Parasian Silalahi sebagai Ketua ,Siap Perkuat Karakter Generasi Muda</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3851/musda-xi-lvri-riau-tetapkan-kombes-pol-purn-imanuel-parasian-silalahi-sebagai-ketua-siap-perkuat-karakter-generasi-muda</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Dewan Pimpinan Daerah Legiun Veteran Republik Indonesia (DPD LVRI) Provinsi Riau menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke&#45;XI di Hotel The Zuri Pekanbaru, Senin (12/10/2026). Dalam musyawarah tersebut, Kombes Pol (Purn) Imanuel Parasian Silalahi, terpilih sebagai ketua DPD LVRI Riau Periode 2026_2030 untuk memimpin organisasi veteran ke depan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Musda XI LVRI Riau dibuka langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LVRI, Jenderal TNI (Purn) H.B.L. Mantiri. Kegiatan ini mengusung tema “DPD LVRI Provinsi Riau Siap Menjaga dan Melanjutkan Pewarisan Jiwa, Semangat, dan Nilai 45 kepada Generasi Muda di Provinsi Riau.”&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Musda tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi veteran untuk menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan lima tahun ke depan, sekaligus memperkuat komitmen dalam melestarikan nilai_nilai perjuangan bangsa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Perwakilan Ketua Umum DPP LVRI melalui Kepala Biro Pembinaan Organisasi DPP LVRI, Kombes Pol (Purn) Drs. Harry Waluyo, menyampaikan bahwa Musda merupakan forum kedaulatan tertinggi anggota veteran di tingkat daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, terdapat dua agenda utama dalam pelaksanaan Musda, yakni merumuskan arah organisasi untuk lima tahun mendatang dan memilih ketua DPD LVRI Riau yang baru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Musda merupakan forum kedaulatan tertinggi bagi seluruh anggota veteran di Riau untuk menentukan arah perjalanan organisasi selama lima tahun ke depan. Salah satu agenda terpentingnya adalah memilih ketua baru secara demokratis dengan menghargai seluruh aspirasi anggota,” ungkap Harry.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan, proses pemilihan berlangsung melalui mekanisme persidangan pleno dengan mengedepankan prinsip demokrasi, keterbukaan, dan semangat kekeluargaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam pemilihan tersebut, terdapat tiga kandidat yang bersaing, yakni Kombes Pol (Purn) Imanuel Parasian Silalahi, Mayor (Purn) Darmawi, dan Mayor (Purn) Yusuf.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan hasil pemungutan suara, Imanuel Parasian Silalahi memperoleh enam suara, Darmawi meraih dua suara, sedangkan Yusuf memperoleh satu suara. Pemilihan diikuti sembilan perwakilan DPD yang menggunakan hak suaranya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Harry menegaskan, seorang pemimpin LVRI harus memenuhi kriteria organisasi, terutama memiliki integritas, memahami visi dan misi LVRI, serta mempunyai pengalaman berorganisasi yang memadai.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, pemimpin LVRI diharapkan memiliki wawasan ke depan, khususnya dalam menjalankan misi pewarisan jiwa, semangat, dan nilai_nilai perjuangan 1945 kepada generasi penerus bangsa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga mengingatkan bahwa setiap anggota, pengurus, hingga pimpinan LVRI terikat oleh Kode Etik Panca Dharma Veteran sebagai pedoman moral dan perilaku dalam menjalankan tugas organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Seorang pemimpin veteran harus taat organisasi, taat asas, memegang teguh disiplin, serta mampu menjadi panutan bagi anggota dan masyarakat,” tegasnya&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Ketua DPD LVRI Riau terpilih, Kombes Pol (Purn) Imanuel Parasian Silalahi, mengatakan bahwa langkah awal kepemimpinannya adalah memperkuat konsolidasi internal organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, penguatan organisasi menjadi fondasi penting agar LVRI mampu menghadapi berbagai tantangan, termasuk perubahan zaman dan arus globalisasi yang turut memengaruhi karakter generasi muda.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menilai, semangat juang para veteran perlu terus diwariskan agar generasi penerus memahami bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan bangsa sendiri, bukan hadiah dari pihak lain.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Hal pertama yang akan kami lakukan adalah memperkuat organisasi. Kami harus mengenali dan membenahi kekuatan internal terlebih dahulu agar mampu menghadapi tantangan ke depan,” ujar Imanuel.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menambahkan, penguatan organisasi juga akan dilakukan melalui konsolidasi bersama keluarga veteran dan Pemuda Panca Marga (PPM), sehingga gerakan pewarisan nilai_nilai perjuangan dapat menjangkau lebih banyak kalangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, LVRI Riau akan berupaya membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan unsur TNI di wilayah Riau untuk mendukung pelaksanaan program organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Imanuel menegaskan, pembinaan generasi muda menjadi salah satu perhatian penting dalam kepemimpinannya. Menurutnya, generasi penerus perlu memahami sejarah perjuangan bangsa, memiliki jati diri nasional, serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan masa depan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kami ingin ikut mengajak generasi muda memahami jati diri bangsa. Mereka harus mengetahui bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan bangsa sendiri. Semangat pantang menyerah itu harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Imanuel juga menyampaikan bahwa kepemimpinannya akan diarahkan untuk memperbaiki berbagai hal yang masih perlu dibenahi dalam organisasi, tanpa mengabaikan kontribusi kepengurusan sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Evaluasi tersebut, menurutnya, diperlukan agar program kerja ke depan dapat berjalan lebih terarah dan sesuai dengan visi serta misi LVRI.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia berharap dukungan pemerintah daerah dapat terus diperkuat, terutama dalam mendukung keberadaan dan pelaksanaan tugas organisasi veteran sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Bukan berarti menjelekkan kepengurusan sebelumnya, tetapi apa yang masih perlu diperbaiki harus kita benahi bersama agar visi dan misi veteran dapat tercapai. Paling tidak, kehormatan veteran harus kita tegakkan,” tutup Imanuel.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui Musda XI ini, LVRI Riau diharapkan semakin solid dalam menjalankan peran sebagai penjaga nilai_nilai perjuangan bangsa sekaligus mitra strategis dalam membangun karakter generasi muda menuju Indonesia Emas.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/89500457191-img_20261012_133744.jpg"/><pubDate>Mon, 12 Oct 2026 17:30:24 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3851/musda-xi-lvri-riau-tetapkan-kombes-pol-purn-imanuel-parasian-silalahi-sebagai-ketua-siap-perkuat-karakter-generasi-muda</guid></item><item><title>Tahun Lalu Runner&#45;Up, Kini IGTKI&#45;PGRI Pekanbaru Incar Takhta Juara Porseni Riau</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3850/tahun-lalu-runnerup-kini-igtkipgri-pekanbaru-incar-takhta-juara-porseni-riau</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Wakil Wali Kota Pekanbaru, H Markarius Anwar ST, melepas 64 anggota kontingen Ikatan Guru Taman Kanak_Kanak Indonesia (IGTKI)&#45;PGRI Kota Pekanbaru yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) pada Selasa&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pelepasan kontingen tersebut dilaksanakan di kediaman Wali Kota Pekanbaru, Jalan Ahmad Yani. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memberikan motivasi sekaligus dukungan kepada para peserta agar mampu meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Markarius Anwar berharap kontingen Pekanbaru dapat meningkatkan prestasi dibandingkan pelaksanaan Porseni tahun sebelumnya. Saat itu, Pekanbaru berhasil meraih posisi kedua dalam ajang yang digelar di Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Ya, hari ini kita melepas kontingen Porseni IGTKI&#45;PGRI Kota Pekanbaru untuk mengikuti Porseni tingkat Provinsi Riau yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kuansing,&quot; ungkap Markarius kepada wartawan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia berharap, pengalaman dan persiapan yang telah dilakukan dapat menjadi modal bagi para peserta untuk meraih hasil maksimal pada kompetisi tahun ini.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Tahun lalu kita mendapatkan juara dua saat di Bengkalis. Mudah_mudahan tahun ini kita bisa meraih juara satu,&quot; harapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Markarius juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat, menjaga kekompakan, serta menjunjung tinggi sportivitas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga kerja sama tim, kedisiplinan, dan kesungguhan dalam mengikuti setiap cabang perlombaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Mari sama_sama kita junjung sportivitas dan berusaha maksimal, sehingga IGTKI&#45;PGRI Kota Pekanbaru bisa menjadi juara satu,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Ketua IGTKI&#45;PGRI Kota Pekanbaru, Sri Megawati S.Pd, mengatakan bahwa kontingen Pekanbaru yang berjumlah 64 orang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti berbagai cabang perlombaan pada Porseni tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuansing.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Adapun cabang yang akan diikuti meliputi bermain sambil bernyanyi, gerak dan lagu, senam fantasi menurut cerita, senam Anak Indonesia Hebat, pembelajaran berbasis teknologi informasi (IT) atau digital, finger painting, menyanyi duet, serta parade pakaian daur ulang dan pawai budaya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Beragam cabang tersebut menjadi kesempatan bagi para guru TK untuk menunjukkan kreativitas, keterampilan, serta inovasi dalam mengembangkan metode pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai dengan kebutuhan anak usia dini.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sri Megawati menjelaskan, persiapan kontingen telah dilakukan secara maksimal. Salah satunya melalui kegiatan pemusatan latihan atau training center (TC) yang dilaksanakan di Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Alhamdulillah, untuk persiapan kami sudah matang. Kemarin kami sudah melaksanakan TC di Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan persiapan tersebut, Sri Megawati optimistis kontingen Pekanbaru mampu bersaing dan meraih prestasi terbaik dalam ajang Porseni tahun ini.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia berharap seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik, menjaga kekompakan, serta membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi IGTKI&#45;PGRI dan masyarakat Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Insyaallah, kami sangat optimistis meraih juara dan membanggakan IGTKI&#45;PGRI Kota Pekanbaru,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/48659557421-img_20261012_142703.jpg"/><pubDate>Mon, 12 Oct 2026 14:27:53 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3850/tahun-lalu-runnerup-kini-igtkipgri-pekanbaru-incar-takhta-juara-porseni-riau</guid></item><item><title>Milad ke&#45;64 UNRI: Pemprov Riau Tekankan Penguatan Mutu Pendidikan dan SDM Berkelas Internasional</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3849/milad-ke64-unri-pemprov-riau-tekankan-penguatan-mutu-pendidikan-dan-sdm-berkelas-internasional</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(Jkr.com)_&lt;/strong&gt;Memasuki usia ke_64, Universitas Riau (UNRI) didorong untuk terus memperkuat kualitas pendidikan, kelembagaan, dan sumber daya manusia (SDM) agar mampu meningkatkan daya saing hingga ke tingkat internasional.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dorongan tersebut disampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam rangkaian Puncak Milad ke_64 Universitas Riau Tahun 2026, Kamis (1/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto melalui Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, menyampaikan apresiasi atas kontribusi UNRI selama lebih dari enam dekade dalam pengembangan SDM di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, kami mengucapkan selamat atas Milad ke_64 Universitas Riau,&quot; ujar Erisman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, selama perjalanan panjangnya, UNRI telah menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi yang memiliki peran penting dalam mencetak SDM yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan dan perkembangan Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Keberadaan UNRI tidak hanya penting dalam konteks pendidikan tinggi, tetapi juga memiliki kontribusi terhadap pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas SDM,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Erisman menegaskan, Pemprov Riau akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program yang dijalankan UNRI. Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong kampus negeri tersebut semakin berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar bagi daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Karena itu, Pemerintah Provinsi Riau terus mendukung dan men&#45;support berbagai program yang dilakukan UNRI agar nantinya bisa terus maju dan berkembang,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Memasuki usia 64 tahun, Pemprov Riau juga mendorong UNRI untuk terus melakukan pembenahan, baik dari sisi kualitas pendidikan maupun kelembagaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Erisman, peningkatan kualitas menjadi langkah penting di tengah perkembangan dunia pendidikan tinggi yang semakin kompetitif. UNRI diharapkan mampu memperkuat daya saing sekaligus memperluas kiprahnya di tingkat nasional maupun internasional.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami berharap Universitas Riau ke depan dapat terus berbenah dan meningkatkan kualitasnya sehingga mampu sejajar dengan perguruan tinggi terbaik lainnya, baik di tingkat nasional maupun internasional. Unggul dari segi pendidikan maupun kualitas SDM_nya,&quot; jelas Erisman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Peringatan Milad ke_64 ini pun menjadi momentum bagi UNRI untuk merefleksikan perjalanan panjangnya dalam menjalankan peran sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Lebih dari sekadar perayaan hari jadi, momentum tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat komitmen UNRI dalam mencetak SDM berkualitas sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan Provinsi Riau dan Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan dukungan berbagai pihak, UNRI diharapkan terus bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang mampu menjawab tantangan zaman, menghasilkan lulusan berkualitas, serta memiliki daya saing di tingkat nasional dan internasional&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/72225557711-img_20261001_101623.jpg"/><pubDate>Thu, 01 Oct 2026 20:30:00 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3849/milad-ke64-unri-pemprov-riau-tekankan-penguatan-mutu-pendidikan-dan-sdm-berkelas-internasional</guid></item><item><title>Disdik Pekanbaru Perkuat Deteksi Dini Persoalan Anak Lewat Konselor Sebaya</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3848/disdik-pekanbaru-perkuat-deteksi-dini-persoalan-anak-lewat-konselor-sebaya</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru terus memperkuat upaya perlindungan peserta didik dengan membekali mereka kemampuan menjadi konselor sebaya. Program tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelatihan Konselor Sebaya bagi peserta didik pendidikan nonformal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan yang digelar di Furaya Hotel Pekanbaru, Senin (28/9/2026), tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru H Markarius Anwar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan, pembentukan konselor sebaya merupakan salah satu langkah untuk memperkuat sistem deteksi dini terhadap berbagai persoalan yang dialami anak di lingkungan pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, keberadaan konselor sebaya penting karena anak terkadang lebih mudah menceritakan persoalan yang dihadapinya kepada teman sebaya dibandingkan langsung kepada guru maupun orang dewasa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Ini penting. Kita akan membentuk konselor sebaya, artinya mereka menjadi teman curhat bagi sesama peserta didik. Dengan begitu, persoalan yang terjadi pada anak bisa lebih cepat terdeteksi,&quot; ungkap Abdul Jamal kepada wartawan Selasa (29/9/26)&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan, persoalan yang dihadapi peserta didik tidak selalu terlihat secara langsung. Mulai dari kekerasan, perundungan (bullying), hingga persoalan keluarga dapat memengaruhi kondisi psikologis dan perkembangan seorang anak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Teman sebaya, kata dia, sering menjadi pihak pertama yang mengetahui adanya perubahan perilaku tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Misalnya ada anak yang biasanya ceria, kemudian beberapa hari terlihat murung atau berubah perilakunya. Teman sebayanya yang paling cepat mengetahui. Karena itu, kita ingin membangun sistem agar informasi tersebut bisa disampaikan kepada guru BK, wali kelas atau pihak sekolah,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Abdul Jamal menegaskan, konselor sebaya bukan berarti mengambil alih tugas guru Bimbingan dan Konseling (BK). Mereka justru menjadi jembatan awal untuk menyampaikan persoalan yang dialami teman kepada pihak yang memiliki kewenangan untuk memberikan penanganan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Jadi mereka bukan mengambil keputusan sendiri. Mereka menjadi penghubung untuk menyampaikan persoalan kepada guru BK. Kalau di sekolah tidak ada guru BK, bisa disampaikan kepada wali kelas atau pihak sekolah,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menilai mekanisme tersebut dibutuhkan karena tidak semua anak berani menyampaikan masalahnya secara langsung kepada guru. Ada anak yang cenderung tertutup dan memilih menyimpan persoalan yang dihadapinya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Ketika seseorang sedang menghadapi persoalan, belum tentu dia mau melapor kepada guru. Ada yang tertutup dan tidak mau berbicara kepada siapa pun. Di sinilah kita membutuhkan teman sebaya sebagai perantara,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Program konselor sebaya juga diharapkan dapat memperkuat berbagai upaya yang selama ini telah dilakukan pemerintah dalam mencegah kekerasan dan persoalan anak di lingkungan pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Abdul Jamal mengatakan, selama ini sudah terdapat berbagai mekanisme penanganan kekerasan di satuan pendidikan. Namun, pihaknya ingin menghadirkan inovasi tambahan melalui pendekatan yang lebih dekat dengan peserta didik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Memang persoalan kekerasan di sekolah mulai berkurang, tetapi bukan berarti selesai. Karena itu kita tambah dengan inovasi baru, bagaimana melakukan deteksi dini melalui teman curhat,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Abdul Jamal, deteksi dini menjadi penting karena persoalan yang segera diketahui akan lebih mudah ditangani. Sebaliknya, masalah yang dibiarkan berlarut_larut berpotensi mengganggu perkembangan, potensi, kompetensi hingga cita_cita anak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kalau persoalan anak bisa terdeteksi lebih awal, tentu lebih mudah kita selesaikan. Jangan sampai persoalan tersebut menghambat pertumbuhan dan potensi anak,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan dari pihak yang memiliki kompetensi di bidang perlindungan anak dan psikologi. Materi tersebut diharapkan memberikan pemahaman mengenai langkah yang harus dilakukan ketika seorang konselor sebaya menemukan persoalan di lingkungan pertemanannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Nanti mereka diberikan pembekalan, termasuk bagaimana SOP&#45;nya. Kalau menemukan persoalan seperti ini, harus melakukan apa, melapor ke mana, dan bagaimana langkah selanjutnya sebelum persoalan tersebut ditangani oleh guru atau pihak yang berwenang,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Abdul Jamal menambahkan, keberadaan konselor sebaya juga diharapkan dapat membantu mengatasi keterbatasan jumlah guru BK di sejumlah sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia mencontohkan, terdapat sekolah dengan jumlah peserta didik mencapai sekitar 1.000 orang, sementara guru BK yang tersedia hanya satu atau dua orang. Kondisi tersebut tentu menjadi tantangan dalam melakukan pemantauan secara menyeluruh.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kalau satu sekolah memiliki sekitar 1.000 peserta didik, sementara guru BK hanya satu atau dua orang, tentu tidak mungkin semuanya bisa dipantau secara maksimal. Karena itu, konselor sebaya ini diharapkan menjadi mata dan telinga awal bagi sekolah,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui program tersebut, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru berharap tercipta lingkungan pendidikan yang semakin aman, responsif dan ramah bagi anak, sekaligus memperkuat upaya mewujudkan sekolah layak anak di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/46138626584-img_20260929_093924.jpg"/><pubDate>Tue, 29 Sep 2026 09:39:47 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3848/disdik-pekanbaru-perkuat-deteksi-dini-persoalan-anak-lewat-konselor-sebaya</guid></item><item><title>Wawako Pekanbaru Buka Bimtek Konselor Sebaya, Dorong Pendidikan Nonformal Yang Aman dan Ramah</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3847/wawako-pekanbaru-buka-bimtek-konselor-sebaya-dorong-pendidikan-nonformal-yang-aman-dan-ramah</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan saling mendukung terus diperkuat Pemerintah Kota Pekanbaru. Salah satunya melalui penguatan peran konselor sebaya di lingkungan pendidikan nonformal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Wakil Wali Kota Pekanbaru H Markarius Anwar secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelatihan Konselor Sebaya bagi peserta didik pendidikan nonformal. Kegiatan tersebut berlangsung di Furaya Hotel, Senin (28/9/2026) pagi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bimtek tersebut mengusung tema “Membangun Kepedulian, Empati, dan Keterampilan Komunikasi Peserta Didik melalui Konselor Sebaya untuk Mewujudkan Pendidikan Nonformal yang Aman dan Ramah Peserta Didik.”&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam sambutannya, Markarius menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberadaan konselor sebaya memiliki peran penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang sehat sekaligus memberikan ruang bagi peserta didik untuk saling mendukung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru, saya menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Konselor sebaya memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, nyaman, dan saling mendukung,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menekankan setidaknya tiga hal penting yang harus dimiliki seorang konselor sebaya, yakni kemampuan komunikasi, empati dan kepedulian, serta etika dalam menjaga kepercayaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Markarius, kemampuan komunikasi menjadi dasar utama dalam menjalankan peran sebagai konselor sebaya. Seorang konselor harus mampu mendengarkan dengan penuh perhatian, berbicara secara santun, serta tidak mudah menghakimi persoalan yang disampaikan oleh temannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Setiap peserta didik memiliki latar belakang dan persoalan yang berbeda. Karena itu, kita harus belajar memahami perasaan dan kondisi orang lain,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga etika dan kerahasiaan dalam proses konseling sebaya. Kepercayaan, kata dia, merupakan fondasi utama agar peserta didik merasa nyaman ketika menyampaikan persoalan yang dihadapinya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Namun demikian, Markarius menegaskan bahwa kerahasiaan dalam konseling sebaya memiliki batas. Apabila ditemukan persoalan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, konselor sebaya harus mengetahui kapan waktunya meminta bantuan kepada pihak yang lebih kompeten.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Konselor sebaya tidak harus menyelesaikan seluruh persoalan temannya. Yang terpenting adalah mengetahui kapan harus meminta bantuan kepada guru, pendidik, pengelola satuan pendidikan, konselor, orang tua maupun tenaga profesional lainnya,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepada seluruh peserta bimtek, Markarius berpesan agar mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh_sungguh. Peserta diminta memanfaatkan kesempatan untuk belajar, berdiskusi, bertanya, sekaligus melatih kemampuan dalam mendengarkan dan memberikan dukungan kepada teman sebaya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Jadilah teman yang mampu memberikan contoh positif, mampu mendengar, peduli, dan hadir ketika teman membutuhkan dukungan,” pesannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Markarius juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, narasumber, fasilitator, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia berharap pelatihan konselor sebaya dapat memberikan manfaat nyata dalam membangun karakter peserta didik yang memiliki kepedulian, empati, rasa tanggung jawab, kemampuan komunikasi, serta kesadaran untuk saling mendukung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata dalam membangun peserta didik yang memiliki kepedulian, empati, rasa tanggung jawab, kemampuan komunikasi, serta kesadaran untuk saling mendukung di lingkungan pendidikan,” pungkasnya&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/57079265596-img_20260928_121310.jpg"/><pubDate>Mon, 28 Sep 2026 12:13:32 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3847/wawako-pekanbaru-buka-bimtek-konselor-sebaya-dorong-pendidikan-nonformal-yang-aman-dan-ramah</guid></item><item><title>Tak Hanya Soal Pendidikan, Kemenag Kuansing Perkuat Perlindungan Guru Lewat BPJS Ketenagakerjaan</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3846/tak-hanya-soal-pendidikan-kemenag-kuansing-perkuat-perlindungan-guru-lewat-bpjs-ketenagakerjaan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;KUANSING(JKr.com)_&lt;/strong&gt;Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) memperkuat upaya memberikan perlindungan jaminan sosial bagi tenaga pendidik dan kependidikan di madrasah serta pondok pesantren.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, dengan mendorong madrasah dan pondok pesantren mendaftarkan tenaga pendidik maupun kependidikan yang menerima upah sebagai peserta jaminan sosial ketenagakerjaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hal itu dibahas saat Kepala Kemenag Kuansing, Suhelmon, menerima kunjungan BPJS Ketenagakerjaan di ruang kerjanya, Kamis (24/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pertemuan tersebut membahas langkah konkret dalam memberikan perlindungan jaminan sosial kepada tenaga pendidik dan kependidikan yang bekerja serta menerima upah dari madrasah maupun pondok pesantren.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Suhelmon menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia meminta seluruh kepala satuan kerja (satker) dan pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Kuansing melakukan pendataan terhadap tenaga pendidik dan kependidikan yang belum memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kita ingin memastikan tenaga pendidik dan kependidikan mendapatkan hak perlindungan sosial. Karena itu, kami mengajak seluruh kepala satker dan pimpinan pondok pesantren untuk mendata tenaga yang menerima upah agar dapat didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Suhelmon.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, jaminan sosial ketenagakerjaan penting untuk memberikan rasa aman bagi para tenaga pendidik dan kependidikan dalam menjalankan tugasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku terhadap sejumlah risiko pekerjaan, termasuk risiko kecelakaan kerja dan meninggal dunia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Guru dan tenaga kependidikan memiliki peran penting dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat. Maka, selain memperhatikan kualitas layanan pendidikan, kita juga perlu memastikan mereka mendapatkan perlindungan dalam menjalankan tugasnya,” lanjutnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebagai tindak lanjut, Kemenag Kuansing mendorong seluruh satuan kerja, madrasah dan pondok pesantren segera melakukan pendataan tenaga pendidik serta kependidikan sebagai langkah awal proses pendaftaran.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Adapun besaran iuran dan manfaat kepesertaan akan mengikuti ketentuan program BPJS Ketenagakerjaan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Kemenag Kuansing untuk memperkuat layanan pendidikan sekaligus memberikan perhatian terhadap kesejahteraan dan perlindungan para tenaga pendidik serta kependidikan yang menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Kuantan Singingi&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/26493515875-img_20260924_162436.jpg"/><pubDate>Thu, 24 Sep 2026 16:24:55 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3846/tak-hanya-soal-pendidikan-kemenag-kuansing-perkuat-perlindungan-guru-lewat-bpjs-ketenagakerjaan</guid></item><item><title>Tak Sekadar Buka MTQ, Camat Tuah Madani Sampaikan Program Pendidikan dan Bantuan Warga</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3845/tak-sekadar-buka-mtq-camat-tuah-madani-sampaikan-program-pendidikan-dan-bantuan-warga</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, resmi digelar, Kamis (24/9/2026) pagi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al&#45;Iman tersebut dibuka langsung oleh Camat Tuah Madani, Farid Irwan Maulana.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Farid mengapresiasi pelaksanaan MTQ sebagai salah satu wadah pembinaan keagamaan sekaligus sarana untuk mencari dan mengembangkan bibit_bibit generasi muda yang memiliki kemampuan di bidang keagamaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Selain kita mengapresiasi pelaksanaan MTQ, kegiatan ini sejatinya juga menjadi wadah untuk mencari bibit_bibit generasi muda dalam bidang ajaran agama Islam,&quot; ungkap Farid kepada media ini.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain berbicara mengenai MTQ, Farid juga menyampaikan sejumlah program Pemerintah Kota Pekanbaru yang perlu diketahui masyarakat. Salah satunya berkaitan dengan perubahan data desil masyarakat yang dapat berpengaruh terhadap penerimaan bantuan pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia mengimbau warga yang mengalami perubahan atau kenaikan desil secara tiba_tiba untuk melaporkannya melalui posko pengaduan yang tersedia di kantor camat maupun kantor lurah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Jadi bagi warga masyarakat yang desilnya tiba_tiba naik, bisa melapor ke posko pengaduan di kantor camat atau di kantor lurah. Masyarakat bisa melaporkan di sana agar datanya dapat diperbaiki kembali seperti semula,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Farid, langkah tersebut penting agar bantuan pemerintah dapat kembali diterima oleh masyarakat yang memang memenuhi kriteria sebagai penerima.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menambahkan, sosialisasi mengenai program tersebut akan terus dilakukan kepada masyarakat karena menjadi bagian dari program Pemerintah Kota Pekanbaru yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain persoalan bantuan sosial, Farid juga menyinggung upaya pemerintah dalam menangani anak_anak yang putus sekolah. Pemerintah, kata dia, berupaya agar anak_anak yang terkendala melanjutkan pendidikan dapat kembali memperoleh akses pendidikan sesuai jenjangnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Ini juga agar masyarakat dan anak&#45;anak kita yang putus sekolah dapat diakomodir, sehingga mereka bisa melanjutkan pendidikan. Harapannya tentu dapat ikut mencerdaskan anak_anak kita di Kota Pekanbaru,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam kesempatan tersebut, Farid juga menyoroti kondisi Masjid Al&#45;Iman yang menjadi lokasi pelaksanaan MTQ. Ia melihat langsung pembangunan masjid yang masih berlangsung dan membutuhkan dukungan berbagai pihak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melihat kondisi tersebut, Farid mengaku tergerak secara pribadi untuk memberikan bantuan berupa donasi bagi pembangunan masjid.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Sehubungan dengan pelaksanaan MTQ di Kelurahan Sidomulyo Barat ini, di Masjid Al&#45;Iman, kami melihat kondisi bangunan yang masih dalam tahap pembangunan. Secara pribadi kami tergerak untuk memberikan sedikit donasi untuk pembangunan masjid ini,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pribadi sekaligus bagian dari amal untuk mendukung pembangunan sarana ibadah di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia berharap pembangunan Masjid Al&#45;Iman dapat terus berjalan dan nantinya memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kelurahan Sidomulyo Barat, khususnya dalam mendukung kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pelaksanaan MTQ tingkat Kelurahan Sidomulyo Barat sendiri diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al&#45;Quran serta membangun generasi yang memiliki pemahaman dan pengamalan nilai_nilai agama dalam kehidupan sehari_hari.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/23708514945-img_20260924_145556.jpg"/><pubDate>Thu, 24 Sep 2026 14:56:17 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3845/tak-sekadar-buka-mtq-camat-tuah-madani-sampaikan-program-pendidikan-dan-bantuan-warga</guid></item><item><title>MTQ ke_X Sidomulyo Barat Resmi Digelar, 60 Peserta Siap Unjuk Kemampuan</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3844/mtq-ke_x-sidomulyo-barat-resmi-digelar-60-peserta-siap-unjuk-kemampuan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke&#45;X tingkat Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, resmi digelar di Masjid Al&#45;Iman, Kamis (24/9/2026) pagi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Camat Tuah Madani, Farid Irwan Maulana. Pelaksanaan MTQ tahun ini diikuti sekitar 60 peserta yang merupakan utusan dari sejumlah RW di Kelurahan Sidomulyo Barat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Lurah Sidomulyo Barat, Edy Fahri, mengatakan peserta yang mengikuti MTQ berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak&#45;anak, remaja hingga dewasa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Untuk MTQ Kelurahan Sidomulyo Barat yang ke&#45;10 tahun 2026 ini, pesertanya lebih kurang 60 orang dari berbagai RW,&quot; ungkap Edy Fahri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan, jumlah peserta tersebut belum mencakup seluruh potensi peserta dari seluruh RW. Hal ini karena setiap RW memiliki keterwakilan peserta yang berbeda, baik dari kategori anak_anak maupun remaja dan dewasa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, apabila seluruh RW yang ada di Kelurahan Sidomulyo Barat mengirimkan peserta secara maksimal, jumlah peserta yang mengikuti perlombaan diperkirakan dapat mencapai ratusan orang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;MTQ tahun ini juga menghadirkan dua cabang perlombaan. Jika sebelumnya lebih banyak berfokus pada tilawah, tahun ini kegiatan turut menghadirkan cabang lainnya sebagai bagian dari pengembangan kemampuan keagamaan generasi muda.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pelaksanaan lomba digelar di dua lokasi. Hal ini dilakukan karena Masjid Al&#45;Iman yang menjadi lokasi utama kegiatan saat ini masih dalam proses pembangunan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita menyesuaikan tempat pelaksanaan karena masjid ini masih dalam pembangunan. Untuk cabang lainnya kita tempatkan di lokasi yang tidak jauh dari masjid ini,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Edy berharap pelaksanaan MTQ tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al&#45;Quran dan mengamalkan nilai&#45;nilainya dalam kehidupan sehari&#45;hari.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Harapan kita yang pertama tentunya anak&#45;anak kita semakin cinta Al&#45;Quran. Kemudian nilai_nilai Al&#45;Quran itu dapat diterapkan dalam kehidupan nyata, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, MTQ tingkat kelurahan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk menjaring bibit_bibit potensial yang nantinya mampu mengharumkan nama Kelurahan Sidomulyo Barat pada ajang MTQ di tingkat kecamatan maupun tingkat yang lebih tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita berharap dari kegiatan ini muncul bibit_bibit terbaik dari Kelurahan Sidomulyo Barat yang nantinya bisa berprestasi dan membawa nama baik kelurahan,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pelaksanaan MTQ ke&#45;X tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah kelurahan dalam mendukung pembinaan keagamaan serta membangun generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap Al&#45;Quran dan nilai_nilai keislaman.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/88327287121-img_20260924_145259.jpg"/><pubDate>Thu, 24 Sep 2026 14:53:33 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3844/mtq-ke_x-sidomulyo-barat-resmi-digelar-60-peserta-siap-unjuk-kemampuan</guid></item><item><title>Audiensi di DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri Siap Support Kegiatan Dakwah Ittihadul Muballighin</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3843/audiensi-di-dprd-pekanbaru-tengku-azwendi-fajri-siap-support-kegiatan-dakwah-ittihadul-muballighin</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(Jkr.com)_&lt;/strong&gt;Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, SE., MM., menyambut baik kedatangan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Audiensi dalam rangka silaturahmi dan persiapan agenda keagamaan tersebut berlangsung pada Selasa (22/9/2026) di ruangan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Lantai 2, Jalan Jenderal Sudirman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tengku Azwendi Fajri didampingi Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Pekanbaru, Hambali Nanda Manurung, S.Sos., M.Si., menyambut langsung Pengurus DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hadir langsung dari DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru, Ketua Umum Ustadz Sarwan Kelana, Sekretaris Ustadz M. Sergio Fernando, S.Pd., Bendahara Ustadz Nurhadi, S.Pd., M.Pd., dan Humas Ustadz H. Adnan Buyung Al Kampari, S.Ag.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam pertemuan tersebut, Tengku Azwendi menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap rencana DPD Ittihadul Muballighin yang akan menggelar agenda &quot;Bengkel Da&apos;i&quot;. Pada Akhir Bulan Oktober 2026 yang akan datang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Ya kami mengucapkan selamat datang di Kantor DPRD Kota ini, dalam agenda silaturahmi dan hajat dari pengurus DPD Ittihadul Muballighin untuk menggelar agenda Bengkel Da&apos;i. InsyaAllah kami akan dukung dan support kegiatan keagamaan ini agar berjalan lancar,&quot; ujar Tengku Azwendi Fajri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bahkan, beliau juga berkomitmen akan membantu menyondingkan kegiatan dakwah tersebut dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar gaungnya semakin luas dan mendapat dukungan maksimal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Ketua Umum DPD Ittihadul Muballighin Kota Pekanbaru, Ustadz Sarwan Kelana, menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat dan respon positif dari pimpinan DPRD Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih banyak kepada abang kami Wakil Ketua DPRD Kota yang mendukung dan mensupport kegiatan kami ini, semoga Allah selalu memberi kelancaran dan kemudahan ke depan,&quot; kata Sarwan Kelana didampingi pengurus lainnya saat diwawancarai sejumlah media.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui kegiatan Bengkel Da&apos;i ini, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas para da&apos;i di Kota Pekanbaru dalam menyampaikan syiar Islam yang sejuk, moderat, dan membangun&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/19924263544-img-20260922-wa0016.jpg"/><pubDate>Tue, 22 Sep 2026 17:32:09 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3843/audiensi-di-dprd-pekanbaru-tengku-azwendi-fajri-siap-support-kegiatan-dakwah-ittihadul-muballighin</guid></item><item><title>Dishub Pekanbaru dan Pengelola Transportasi Online Sepakati Tertib Lalu Lintas</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3842/dishub-pekanbaru-dan-pengelola-transportasi-online-sepakati-tertib-lalu-lintas</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru menggelar pertemuan bersama sejumlah perwakilan perusahaan jasa transportasi online yang beroperasi di Kota Pekanbaru, Selasa (22/9/2026) sore.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pertemuan tersebut diikuti perwakilan sejumlah perusahaan transportasi dan layanan berbasis aplikasi, di antaranya Gojek, Grab, Maxim dan Shopee Food. Selain mempererat silaturahmi, pertemuan juga menjadi forum untuk menyamakan persepsi terkait ketertiban lalu lintas di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, mengatakan pembahasan terutama menyangkut kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, khususnya di kawasan tertib lalu lintas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Agenda pertama tentu silaturahmi. Kemudian yang kedua terkait dengan kegiatan_kegiatan yang berhubungan dengan lalu lintas, khususnya di kawasan tertib lalu lintas,&quot; ujar Masykur kepada media ini.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, para pengemudi transportasi online diharapkan dapat mematuhi rambu_rambu dan ketentuan lalu lintas saat menjalankan aktivitasnya. Hal tersebut dinilai penting untuk menciptakan kondisi jalan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Masykur menyebut pertemuan tersebut juga melibatkan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru. Pemerintah bersama pihak perusahaan transportasi online berupaya membangun kesamaan pemahaman mengenai aturan di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Bagaimana ke depannya pengendara, baik pengemudi ojek online maupun masyarakat, bisa mematuhi terutama rambu_rambu dan aturan berlalu lintas,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam pertemuan tersebut, Dishub juga membahas insiden yang sempat viral beberapa hari sebelumnya, yakni keributan antara seorang pengemudi ojek online dengan petugas di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Masykur menjelaskan, kejadian tersebut berawal ketika pengemudi ojek online berhenti atau menunggu penumpang di lokasi yang terdapat rambu larangan parkir. Petugas kemudian mengingatkan pengemudi agar tidak berhenti di kawasan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Namun, menurut Masykur, terjadi miskomunikasi antara kedua pihak hingga akhirnya memicu keributan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita berikan pemahaman bahwa anggota kita bertugas. Anggota kita semata_mata menjalankan kewajiban dan tugas mereka,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menegaskan, pemerintah tetap memberikan ruang kepada masyarakat, termasuk para pengemudi transportasi online, untuk bekerja dan mencari nafkah. Namun, aktivitas tersebut tetap harus dilakukan dengan memperhatikan aturan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita mempersilakan seluruh masyarakat untuk berusaha, mencari nafkah, mencari rezeki. Kita terbuka untuk itu, tetapi tentu tidak mengabaikan prinsip_prinsip dan aturan yang ada,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam pertemuan itu, pihak terkait juga menyampaikan klarifikasi atas insiden yang terjadi. Masykur mengatakan, pengemudi yang bersangkutan telah mengakui adanya kesalahan dan menyampaikan permohonan maaf.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dishub, kata dia, menghargai sikap tersebut dan berharap persoalan yang sempat menjadi perhatian publik itu dapat diselesaikan secara baik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Yang bersangkutan juga mengakui kesalahan dan kelalaiannya sehingga ini memunculkan polemik di ruang publik. Tadi sudah disampaikan klarifikasi dan permohonan maaf, dan itu kita hargai,&quot; ungkap Masykur.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia berharap komunikasi antara pemerintah, petugas lapangan dan perusahaan transportasi online dapat terus diperkuat sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Ke depan, sama_sama kita tertib, sama_sama kita jaga agar aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah dan perusahaan transportasi online, sekaligus mendorong terciptanya ketertiban lalu lintas di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/5852793659-img_20260922_170157.jpg"/><pubDate>Tue, 22 Sep 2026 17:29:09 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3842/dishub-pekanbaru-dan-pengelola-transportasi-online-sepakati-tertib-lalu-lintas</guid></item><item><title>48 Tahun FKPPI Riau Mengabdi, Fachriadi: Saatnya Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3841/48-tahun-fkppi-riau-mengabdi-fachriadi-saatnya-perkuat-persatuan-dan-kepedulian-sosial</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI&#45;Polri (FKPPI) PD IV Riau memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke_48 dengan semangat memperkuat persaudaraan, pengabdian, serta kepedulian terhadap masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Peringatan HUT tersebut digelar di Gedung Serbaguna Politeknik Pengadaan Nasional, Jalan Semangka, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Sabtu (19/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ketua PD IV FKPPI Riau, Fachriadi, mengatakan, peringatan HUT ke_48 tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk kembali meneguhkan nilai_nilai perjuangan yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Momentum hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial untuk memperingati bertambahnya usia organisasi. Empat puluh delapan tahun perjalanan FKPPI merupakan perjalanan panjang yang sarat dengan sejarah, pengabdian, persaudaraan, dan semangat kebangsaan,” ungkap Fachriadi kepada media ini.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam rangkaian peringatan tersebut, FKPPI Riau juga menggelar sejumlah kegiatan sosial. Di antaranya donor darah, bazar beras murah bekerja sama dengan Bulog, serta berbagai perlombaan dan kegiatan kebersamaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Fachriadi, sebagai organisasi yang lahir dari keluarga besar TNI dan Polri, FKPPI memiliki tanggung jawab untuk menjaga nilai&#45;nilai disiplin, loyalitas, solidaritas, integritas, pengabdian, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Nilai&#45;nilai tersebut, kata dia, harus terus melekat dalam diri setiap anggota FKPPI dan diwujudkan melalui karya serta pengabdian nyata di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, tantangan generasi muda juga semakin kompleks. Karena itu, FKPPI harus terus hadir bukan hanya sebagai organisasi keluarga besar, tetapi juga sebagai wadah pembinaan generasi penerus bangsa,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menambahkan, FKPPI harus menjadi ruang untuk membangun persaudaraan, meningkatkan kapasitas anggota, memperkuat kepedulian sosial, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Peringatan HUT ke&#45;48 FKPPI tahun ini juga berlangsung dalam suasana memperingati HUT ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Fachriadi mengingatkan bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan, termasuk prajurit TNI dan Polri serta seluruh rakyat Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Sebagai putra dan putri TNI dan Polri, sudah menjadi tanggung jawab moral bagi kita untuk melanjutkan nilai&#45;nilai perjuangan tersebut melalui karya dan pengabdian nyata,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, semangat perjuangan masa lalu harus diterjemahkan sesuai dengan tantangan masa kini. Hal itu dapat diwujudkan melalui peningkatan pendidikan, penguatan ekonomi, menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, menjaga lingkungan, serta ikut menciptakan suasana daerah yang aman, damai, dan kondusif.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Fachriadi berharap FKPPI Riau ke depan semakin solid, mandiri, produktif, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga mengajak seluruh keluarga besar FKPPI Riau serta berbagai elemen masyarakat untuk terus membangun kolaborasi dan menjadikan momentum HUT ke&#45;48 sebagai sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat persatuan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Perbedaan latar belakang profesi, usia maupun pemikiran hendaknya tidak menjadi penghalang bagi kita untuk bersatu. Justru keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan untuk membangun organisasi yang lebih besar dan lebih kuat,” pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/84887472405-img_20260919_182415.jpg"/><pubDate>Sat, 19 Sep 2026 18:25:02 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3841/48-tahun-fkppi-riau-mengabdi-fachriadi-saatnya-perkuat-persatuan-dan-kepedulian-sosial</guid></item><item><title>PT Azzam Mulia Haramain Buka Cabang di Pekanbaru, Usung Konsep Full Service dan Full Ibadah</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3840/pt-azzam-mulia-haramain-buka-cabang-di-pekanbaru-usung-konsep-full-service-dan-full-ibadah</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;PT Azzam Mulia Haramain, biro perjalanan yang bergerak di bidang layanan ibadah umrah dan haji, resmi membuka kantor cabangnya di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Grand opening kantor yang mengusung slogan “Melayani Tamu Allah Sepenuh Hati” tersebut berlangsung di Jalan Imam Munandar, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Kulim, Pekanbaru, Sabtu (19/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan ini turut dihadiri Pemerintah Kota Pekanbaru yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Indra Maulana.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Direktur Utama PT Azzam Mulia Haramain, Jalilah ST, mengatakan kehadiran Azzamku nama layanan yang diusung perusahaan tidak semata_mata berorientasi pada jumlah jamaah maupun persaingan harga. Pihaknya justru menitik beratkan pada kualitas pelayanan dan kenyamanan jamaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Konsep Azzamku adalah fokus pada fasilitas dan pelayanan. Setiap travel memiliki konsep yang berbeda, tetapi kami ingin memberikan fasilitas terbaik bagi para jamaah,” ungkap Jalilah kepada media ini.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, kebutuhan setiap jamaah juga berbeda. Ada jamaah yang membawa orang tua, anak_anak, bahkan bayi. Karena itu, pelayanan yang diberikan tidak hanya sebatas fasilitas perjalanan, tetapi juga pendampingan dan edukasi sebelum keberangkatan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kami tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi kualitas pelayanan. Jamaah diberikan edukasi mengenai pelaksanaan ibadah, termasuk bagaimana mendampingi orang tua maupun anak selama berada di Tanah Suci,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menegaskan, Azzamku mengedepankan prinsip “berilmu sebelum beramal”. Jamaah dibekali pemahaman mengenai tata cara pelaksanaan ibadah agar dapat menjalankan rangkaian umrah sesuai tuntunan Al&#45;Qur’an dan Sunnah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Tujuannya agar ketika berada di Tanah Suci, ibadah jamaah bisa maksimal. Mereka tidak hanya datang dan mengikuti rangkaian perjalanan, tetapi memahami bagaimana ibadah tersebut dilaksanakan sehingga mudah&#45;mudahan diterima Allah SWT,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam memberikan layanan, PT Azzam Mulia Haramain menyediakan sejumlah pilihan paket dengan fasilitas yang disesuaikan kebutuhan jamaah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Jalilah menyebutkan, paket umrah yang ditawarkan berada pada kisaran mulai Rp36,9 juta hingga sekitar Rp40 juta, tergantung fasilitas yang dipilih.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Paket kami memang ada yang premium. Namun bukan berarti semua jamaah harus mengambil paket yang sama. Kami menyediakan beberapa pilihan, mulai dari yang ekonomis, menengah hingga fasilitas yang lebih tinggi,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Setiap keberangkatan, kata dia, pihaknya menyiapkan beberapa pilihan paket secara bersamaan. Hal tersebut dilakukan agar calon jamaah dapat memilih layanan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan masing_masing.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menariknya, pelayanan kepada jamaah disebut tetap menjadi perhatian meski memilih paket dengan harga paling terjangkau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mulai dari keberangkatan di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, jamaah mendapatkan fasilitas VIP. Saat transit di Kuala Lumpur, Malaysia, jamaah juga disiapkan ruang tunggu VIP yang nyaman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk akomodasi di Tanah Suci, pilihan hotel disesuaikan dengan paket yang diambil, mulai dari hotel bintang tiga, empat hingga bintang lima.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Prinsip kami adalah menyesuaikan dengan kebutuhan jamaah. Jadi bukan sekadar menawarkan harga, tetapi bagaimana jamaah mendapatkan kenyamanan dan pelayanan selama perjalanan,” tutur Jalilah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Jalilah mengungkapkan, PT Azzam Mulia Haramain telah memiliki pengalaman memberangkatkan jamaah umrah sejak 2019.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada awalnya, perjalanan dilakukan melalui kerja sama dengan biro perjalanan yang berada di Jakarta. Setelah pandemi, Azzam Mulia Haramain memperoleh izin sendiri pada 2022 sehingga dapat menjalankan layanan perjalanan umrah secara mandiri.Hingga kini, perusahaan tersebut telah memberangkatkan lebih dari 4.000 jamaah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Alhamdulillah, sejak 2019 sudah lebih dari 4.000 jamaah yang kami berangkatkan,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Saat ini, perusahaan menargetkan keberangkatan antara satu hingga empat grup setiap bulan. Ke depan, target tersebut akan ditingkatkan hingga sekitar delapan grup per bulan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di tengah semakin banyaknya biro perjalanan umrah, Jalilah menyebut pihaknya tidak ingin terjebak dalam persaingan harga.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Namanya rezeki tidak akan tertukar. Kalau bicara harga, tentu ada travel yang lebih murah dari Azzamku. Prinsip kami bukan perang harga, tetapi perang kualitas,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, harga perjalanan harus berbanding dengan pelayanan dan fasilitas yang diberikan kepada jamaah.Karena itu, konsep yang terus dikembangkan Azzamku adalah “Full Service, Full Ibadah”.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Full service artinya kami fokus pada fasilitas dan pelayanan. Sedangkan full ibadah bagaimana jamaah ketika sampai di Tanah Suci tidak kebingungan. Ada yang membimbing dan memastikan pelaksanaan ibadah mereka sesuai tuntunan Al&#45;Qur’an dan Sunnah,” pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan dibukanya kantor cabang di Pekanbaru, PT Azzam Mulia Haramain berharap dapat semakin dekat dengan masyarakat Riau sekaligus memberikan pilihan layanan perjalanan ibadah yang mengutamakan pendampingan, kenyamanan dan pemahaman ibadah bagi jamaah.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/55814612658-img_20260919_151957.jpg"/><pubDate>Sat, 19 Sep 2026 15:20:26 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3840/pt-azzam-mulia-haramain-buka-cabang-di-pekanbaru-usung-konsep-full-service-dan-full-ibadah</guid></item><item><title>Grand Opening Azzam Mulia Haramain, Pemko Pekanbaru Sambut Kehadiran Travel Umrah Berpengalaman</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3839/grand-opening-azzam-mulia-haramain-pemko-pekanbaru-sambut-kehadiran-travel-umrah-berpengalaman</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;PT Azzam Mulia Haramain, biro perjalanan yang bergerak di bidang layanan ibadah umrah dan haji, resmi membuka kantor cabangnya di Kota Pekanbaru. Grand opening tersebut dihadiri Pemerintah Kota Pekanbaru yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Indra Maulana, Sabtu (19/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Acara berlangsung di kantor PT Azzam Mulia Haramain, Jalan Imam Munandar, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Kulim, Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mengusung slogan “Melayani Tamu Allah Sepenuh Hati”, PT Azzam Mulia Haramain berkomitmen menghadirkan perjalanan ibadah yang nyaman, amanah, dan bermakna bagi masyarakat yang hendak menunaikan ibadah ke Tanah Suci.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mewakili Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Kabag Kesra Indra Maulana menyampaikan ucapan selamat atas dibukanya layanan tersebut. Ia berharap kehadiran biro perjalanan ini dapat memberikan pilihan sekaligus kemudahan bagi masyarakat Pekanbaru yang ingin melaksanakan ibadah umrah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru, kami mengucapkan selamat atas grand opening PT Azzam Mulia Haramain. Kami berharap biro travel ini dapat menjadi harapan bagi masyarakat Pekanbaru yang ingin menjalankan ibadah umrah ke Tanah Suci,” ungkap Indra Maulana kepada wartawan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, PT Azzam Mulia Haramain memiliki pengalaman dalam melayani masyarakat yang hendak beribadah ke Tanah Suci. Perusahaan tersebut diketahui telah mulai dirintis sejak 2019 dan kini telah memiliki enam cabang yang tersebar di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Ini membuktikan bahwa PT Azzam Mulia Haramain mendapat kepercayaan masyarakat sehingga bisa terus eksis selama kurang lebih enam tahun,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Indra juga membuka peluang adanya kolaborasi antara PT Azzam Mulia Haramain dengan Pemerintah Kota Pekanbaru, khususnya dalam bidang keagamaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia berharap ke depan dapat terjalin kerja sama dalam penyediaan program atau paket perjalanan umrah yang dapat dimanfaatkan masyarakat melalui program_program keagamaan Pemerintah Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Ke depan kami berharap PT Azzam Mulia Haramain juga dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Pekanbaru di bidang keagamaan, khususnya terkait program umrah. Jika nantinya ada paket umrah yang disediakan pemerintah kota, tentu bisa kita komunikasikan dan kerja samakan dengan pihak travel,” tutupnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/87762933996-img_20260919_143031.jpg"/><pubDate>Sat, 19 Sep 2026 14:30:54 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3839/grand-opening-azzam-mulia-haramain-pemko-pekanbaru-sambut-kehadiran-travel-umrah-berpengalaman</guid></item><item><title>Porsadin VI Kampar Resmi Dibuka, 340 Santri Siap Unjuk Prestasi</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3838/porsadin-vi-kampar-resmi-dibuka-340-santri-siap-unjuk-prestasi</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;KAMPAR(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) Takmiliyah VI tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026 resmi dibuka Bupati Kampar H Ahmad Yuzar S.Sos., MT, Sabtu (19/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mengusung semangat olahraga, seni, keterampilan, dan keagamaan, Porsadin VI digelar selama dua hari, 19–20 September 2026. Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kampar tersebut diikuti 340 peserta dari 21 kecamatan se_Kabupaten Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pembukaan Porsadin berlangsung meriah meski diguyur hujan. Kondisi tersebut justru dinilai menjadi berkah, terutama di tengah kondisi Kabupaten Kampar yang sempat dilanda kabut asap.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Walaupun pembukaan ini dalam kondisi hujan, tidak mengurangi semangat dan semarak Porsadin VI. Ini berkah bagi kita semua. Saat ini Kampar dilanda kabut asap, alhamdulillah hujan ini mudah&#45;mudahan dapat mengurangi dan menghilangkan kabut asap,&quot; ujar Ahmad Yuzar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam sambutannya, Bupati Kampar menegaskan bahwa Porsadin bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah bagi para santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Amaliyah (MDTA) untuk mengimplementasikan ilmu yang telah mereka peroleh.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Tunjukkan prestasi anak_anak semua. Semoga Porsadin ini menjadi ajang silaturahmi antar santri MDTA se_Kabupaten Kampar,&quot; kata Ahmad Yuzar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga berharap Porsadin VI mampu melahirkan generasi muda Kampar yang memiliki akhlakul karimah sekaligus mampu menunjukkan jati diri Kampar sebagai Negeri Serambi Mekkah Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita sangat yakin dengan Porsadin VI ini akan dapat melahirkan generasi Kampar yang berakhlakul karimah dan menunjukkan jati diri sebagai Negeri Serambi Mekkah Riau,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ahmad Yuzar menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kampar memiliki komitmen terhadap pembangunan bidang keagamaan. Menurutnya, MDTA dan pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi penerus bangsa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami sangat berkomitmen dengan pembangunan keagamaan di Kabupaten Kampar, karena kita tahu generasi_generasi penerus akan lahir dari MDTA dan pondok pesantren sebagai penerus bangsa,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menambahkan, dukungan pemerintah daerah tidak hanya diberikan dalam bentuk semangat, tetapi juga melalui keterlibatan langsung dalam mendukung keberlangsungan pendidikan MDTA.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bupati juga mengajak seluruh peserta menjadikan Porsadin sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus mendorong kemajuan pendidikan keagamaan di Kabupaten Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Ikuti dan laksanakan perlombaan dengan sportivitas dan raih prestasi. Wujudkan Kampar yang memiliki generasi berakhlakul karimah,&quot; tutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Wakil Ketua I DPP Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), Drs. H Mahfuzd, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kampar terhadap penyelenggaraan Porsadin VI.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kampar yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Alhamdulillah, dukungan penuh dari Pemkab Kampar dalam menyukseskan kegiatan ini. Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bupati Kampar Ahmad Yuzar atas dukungan ini,&quot; ujar Mahfuzd.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mahfuzd juga menyebutkan bahwa santri&#45;santri asal Kampar selama ini telah menunjukkan prestasi dalam berbagai ajang Porsadin. Ia berharap prestasi tersebut kembali ditorehkan pada Porsadin tingkat nasional tahun ini.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, Dr. H Erizon Effendy, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, penyelenggaraan Porsadin VI tahun ini menjadi salah satu pelaksanaan kegiatan yang digelar dalam skala besar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Alhamdulillah, baru kali ini kita dapat menggelar kegiatan Porsadin secara besar_besaran. Ini berkat bantuan, dukungan dan support yang begitu besar dari Pemkab Kampar,&quot; ungkap Erizon.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia berharap dukungan terhadap MDTA terus berlanjut sehingga pendidikan keagamaan di Kabupaten Kampar semakin berkembang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ketua Panitia Porsadin VI Kabupaten Kampar Tahun 2026, Syamsul Hidayat, MM, menjelaskan bahwa kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni 19–20 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Ajang ini digelar selama dua hari, mulai tanggal 19 sampai 20 September 2026. Diikuti sebanyak 340 peserta dari 21 kecamatan se_Kabupaten Kampar dan dihadiri sekitar 3.000 guru MDTA se&#45;Kabupaten Kampar,&quot; jelas Syamsul.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam Porsadin VI tersebut, para peserta akan mengikuti sebanyak 14 cabang perlombaan yang memadukan unsur olahraga, seni, serta keterampilan keagamaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pembukaan Porsadin VI turut dihadiri Wakil Ketua I DPP FKDT Drs. H Mahfuzd, Ketua DPW FKDT Riau Mukhlis, S.Pd.I., MM, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar Dr. H Erizon Effendy, S.Ag., M.Pd., Kepala Dinas Dikpora Kampar Helmi, SH., MH., Camat Bangkinang Kota Edi Suherman, Forkopimcam, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Kampar, jajaran FKDT Kabupaten Kampar dan kecamatan, serta kepala MDTA se&#45;Kabupaten Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada kesempatan tersebut, Bupati Kampar Ahmad Yuzar juga menerima cenderamata dari Pimpinan Pusat FKDT dan mengikuti sesi foto bersama sebagai bagian dari rangkaian pembukaan Porsadin VI Kabupaten Kampar Tahun 2026.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/93845883865-img-20260919-wa0016.jpg"/><pubDate>Sat, 19 Sep 2026 14:19:06 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3838/porsadin-vi-kampar-resmi-dibuka-340-santri-siap-unjuk-prestasi</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Mulai “Gedor” Pelaku Usaha, Dorong Penggunaan Air Perumdam Tirta Siak</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3837/pemko-pekanbaru-mulai-“gedor”-pelaku-usaha-dorong-penggunaan-air-perumdam-tirta-siak</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Siak mulai memperkuat langkah optimalisasi penggunaan air perpipaan sekaligus mengendalikan pemanfaatan air tanah oleh pelaku usaha.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Langkah tersebut dilakukan melalui kunjungan ke sejumlah tempat usaha di Kota Pekanbaru, Rabu (16/9/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Wali Kota (Perwako) Pekanbaru Nomor 9 Tahun 2026 tentang Optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum dalam Rangka Pengendalian Penggunaan Air Tanah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam kunjungan tersebut, tim mendatangi lima lokasi, yakni PT Indofood, Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, RS Awal Bros Sudirman, Hotel Furaya, dan Hotel Pangeran.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Perumdam Tirta Siak dalam kegiatan tersebut didampingi Tim Pengawas yang terdiri dari Inspektorat Kota Pekanbaru, Satpol PP, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM&#45;PTSP), Dinas PUPR, serta perwakilan mitra Perumdam Tirta Siak, yakni PT PP Tirta Madani dan PT PP Tirta Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Inspektur Pembantu III Inspektorat Kota Pekanbaru, Irni Dewi Tari, mengatakan kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari Perwako Nomor 9 Tahun 2026. Selain melakukan pengawasan, tim juga memberikan pemahaman kepada pelaku usaha terkait optimalisasi pemanfaatan air Perumdam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Tentu kita berharap tim pengawasan ini bisa bekerja maksimal dan memberikan pemahaman kepada pemilik usaha untuk bisa menggunakan, khususnya air PDAM, sesuai dengan Perwako Pekanbaru Nomor 9 Tahun 2026 ini,” kata Irni.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Irni, para pelaku usaha yang dikunjungi secara umum memberikan dukungan terhadap penerapan kebijakan tersebut. Terlebih, sejumlah lokasi usaha telah berada di jalur jaringan pipa air minum sehingga penerapannya dinilai lebih mudah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Dari pemilik usaha yang kita kunjungi seperti Indofood, kemudian Awal Bros, Angkasa Pura, Furaya, semuanya teman_teman pemilik usahanya ini mendukung,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Meski demikian, Irni menyebut masih terdapat sejumlah kendala teknis yang perlu dipersiapkan oleh masing_masing tempat usaha sebelum sepenuhnya menggunakan air Perumdam Tirta Siak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia mencontohkan PT Indofood yang secara instalasi sudah siap, namun aliran air Perumdam belum dioperasikan. Pihak Indofood, kata Irni, menargetkan mulai menggunakan air Perumdam pada Oktober 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, RS Awal Bros Sudirman juga telah menyatakan kesiapan untuk mendukung program tersebut. Namun, instalasi perpipaan masih dalam tahap persiapan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Tadi, khususnya dari Indofood sudah oke, instalasinya sudah ada, cuma airnya belum dijalankan. Mereka berjanji di bulan Oktober sudah mulai menggunakan. Kalau untuk Awal Bros sendiri juga sudah, tapi instalasi belum. Tapi mereka sudah membuka jalan,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Irni berharap seluruh lokasi yang telah dikunjungi dapat segera melakukan penyesuaian sehingga penggunaan air Perumdam Tirta Siak dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Jadi semua yang kita kunjungi, insyaallah akan menggunakan air dari Perumdam Tirta Siak,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dukungan juga disampaikan perwakilan Indofood Pekanbaru, Asrul Arafat. Ia mengatakan pihaknya pada prinsipnya mendukung program pemerintah terkait optimalisasi penggunaan air Perumdam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, Indofood juga telah merencanakan kerja sama dengan Perumdam Tirta Siak untuk memenuhi kebutuhan air bagi kegiatan industrinya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Pada prinsipnya Indofood mendukung program pemerintah dalam hal ini penggunaan air Perumdam. Dan mudah_mudahan dalam akhir tahun ini kita akan kerja sama dengan Perumdam (PDAM),” kata Asrul.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Implementasi Perwako Nomor 9 Tahun 2026 tersebut diharapkan dapat mendorong penggunaan air perpipaan secara lebih optimal sekaligus menjadi bagian dari upaya pengendalian penggunaan air tanah di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/97699408114-img_20260917_125552.jpg"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 17:00:00 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3837/pemko-pekanbaru-mulai-“gedor”-pelaku-usaha-dorong-penggunaan-air-perumdam-tirta-siak</guid></item><item><title>MTQ Kampung Bandar Resmi Dibuka, Lurah Nugrah Dorong Lahirnya Qori&#45;Qoriah Generasi Baru</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3836/mtq-kampung-bandar-resmi-dibuka-lurah-nugrah-dorong-lahirnya-qoriqoriah-generasi-baru</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Semarak syiar Al&#45;Qur’an kembali menggema di Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kelurahan resmi dibuka di Masjid Al&#45;Mukarramah, Kamis (17/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembinaan generasi Qur’ani sekaligus upaya menjaring qori dan qoriah potensial untuk dipersiapkan mengikuti MTQ pada tingkat kecamatan hingga Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Lurah Kampung Bandar, Nugrah Ditio Ramadhan, S.STP., M.IP., mengatakan pelaksanaan MTQ tingkat kelurahan merupakan bagian dari semangat gotong royong yang terus didorong Pemerintah Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Alhamdulillah, telah dilaksanakan MTQ tingkat Kelurahan Kampung Bandar. Sesuai dengan arahan Bapak Wali Kota, kita bersama_sama bergotong royong untuk melaksanakan MTQ mulai dari tingkat kelurahan hingga nantinya ke tingkat kota,” ungkap Nugrah kepada media ini.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Camat Senapelan beserta jajaran yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan MTQ, baik dari sisi anggaran maupun fasilitas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kami sebagai Lurah Kampung Bandar mengucapkan terima kasih kepada Ibu Camat Kecamatan Senapelan yang telah memberikan support penuh, baik dari segi anggaran maupun fasilitas untuk pelaksanaan MTQ ini,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam kesempatan tersebut, pihak kelurahan juga menyampaikan sejumlah program Pemerintah Kota Pekanbaru kepada masyarakat, mulai dari pemenuhan standar pelayanan minimal hingga berbagai program prioritas yang tengah dan akan dilaksanakan pemerintah kota.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, MTQ Kelurahan Kampung Bandar tahun ini diikuti sebanyak 42 peserta yang merupakan perwakilan dari masing_masing RW. Para peserta akan mengikuti sejumlah cabang perlombaan yang telah disiapkan panitia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Cabang yang diperlombakan antara lain tilawah anak putra dan putri, tilawah remaja putra dan putri, tilawah dewasa putra dan putri, serta tahfiz khusus kategori anak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari seluruh peserta tersebut nantinya akan ditetapkan juara I, II dan III pada masing_masing cabang yang diperlombakan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk memastikan proses penilaian berjalan objektif, panitia melibatkan empat orang dewan hakim yang berasal dari unsur Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Kantor Urusan Agama (KUA).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Lebih dari sekadar kompetisi, Nugrah menekankan pentingnya MTQ sebagai wadah pembinaan dan regenerasi qori serta qoriah di lingkungan Kelurahan Kampung Bandar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia berharap peserta yang tampil merupakan generasi baru sehingga pembinaan dapat berlangsung secara berkelanjutan dan tidak hanya mengandalkan peserta yang sama dari tahun ke tahun.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Saya menekankan kepada dewan juri, kalau bisa yang tampil adalah qori dan qoriah yang baru. Saya juga memerintahkan kepada para RW untuk mencari qori dan qoriah baru agar terjadi peremajaan generasi,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, regenerasi menjadi hal penting agar potensi generasi muda di bidang seni baca Al&#45;Qur’an terus berkembang dan dapat dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga mengingatkan para peserta mengenai komitmen mengikuti MTQ sesuai ketentuan yang telah disepakati. Hal itu berkaitan dengan adanya peserta yang sebelumnya tercatat mengikuti perlombaan serupa di kelurahan lain.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kita berharap para peserta mengikuti arahan dan pakta integritas yang sudah ditetapkan. Apabila ada yang tidak mengikuti ketentuan tersebut, konsekuensinya hadiah dan sertifikat yang diterima dapat dikembalikan,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, Pemerintah Kelurahan Kampung Bandar berharap lahir qori dan qoriah baru yang tidak hanya berprestasi dalam perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari generasi yang dekat dengan Al&#45;Qur’an serta mampu membawa nama baik kelurahan pada ajang MTQ di tingkat berikutnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/28917638268-img_20260917_111355.jpg"/><pubDate>Thu, 17 Sep 2026 11:53:01 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3836/mtq-kampung-bandar-resmi-dibuka-lurah-nugrah-dorong-lahirnya-qoriqoriah-generasi-baru</guid></item><item><title>Percepat Pemerataan Listrik Desa, Wabup Misharti Hadiri Rapat Sinkronisasi Program Lisdes Bersama PLN UID Riau dan Kepulauan Riau</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3835/percepat-pemerataan-listrik-desa-wabup-misharti-hadiri-rapat-sinkronisasi-program-lisdes-bersama-pln-uid-riau-dan-kepulauan-riau</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(Jkr.com)_&lt;/strong&gt;Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya mendorong percepatan pemerataan akses energi listrik hingga ke wilayah terisolir. Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., menghadiri Rapat Sinkronisasi Usulan Lokasi Program Listrik Perdesaan (Lisdes) dari Pemerintah Daerah serta Fasilitasi Penyiapan Lahan dan Penyelesaian Perizinan yang berlangsung di Kantor PT PLN (Persero) UID Riau dan Kepulauan Riau, Pekanbaru. Rabu (16/09).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Turut mendampingi Wakil Bupati Kampar dalam agenda strategis tersebut, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kampar Drs. Muhammad, M.Si., serta Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kampar Irwan, AR., S.Pi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Rapat koordinasi ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Dr. H. Syahrial Abdi, A.P., M.Si., dan dihadiri oleh General Manager PT PLN (Persero) UID Riau dan Kepulauan Riau Didik Wicaksono, Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau Ismon Diando Simatupang, S.T., M.T., para Bupati/Wakil Bupati se&#45;Provinsi Riau atau yang mewakili, serta jajaran Senior Manager dan Manager PLN UP3.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam paparannya, Wabup Misharti menyampaikan bahwasanya Pemerintah Kabupaten Kampar saat ini sedang gencar melakukan penataan kawasan cagar budaya Candi Muara Takus yang memiliki luas zonasi sekitar 136,6 hektare. Penataan tersebut membutuhkan proses identifikasi ulang aset serta penyelarasan tata ruang secara terpadu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kawasan strategis Candi Muara Takus berada berdampingan dengan zona infrastruktur PLTA Koto Panjang milik PLN. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan penyelarasan tata ruang yang tepat agar pengembangan kedua wilayah ini berjalan optimal tanpa melanggar batasan hukum yang berlaku,&quot; ujar Misharti.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain masalah zonasi cagar budaya, Wabup Kampar Misharti juga menyuarakan serta memaparkan terkait jaringan listrik ke desa&#45;desa terisolir yang melintasi kawasan hutan dan aliran sungai. Untuk menyiasati hambatan regulasi pada jaringan yang menyusuri jalur Sungai Subayang, seperti di Desa Tanjung Belit, Muara Bio, (Kecamatan Kampar Kiri Hulu) hingga Pangkalan Serai, PLN perlu menempuh jalur Pembangunan Strategis yang Tidak Dapat Dielakkan melalui mekanisme amandemen Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Balai Besar KSDA Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Proses konstruksi di wilayah konservasi tersebut membutuhkan pengawasan ketat dan evaluasi koridor secara berkala sehingga memerlukan waktu penanganan yang terukur. Dalam rapat ini, Pemkab Kampar juga menyerahkan usulan sebanyak 555 titik pemasangan baru yang telah diajukan secara resmi sesuai dengan prosedur tata kelola yang berlaku.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melalui sinergi antara Pemkab Kampar, Pemprov Riau, BKSDA, dan PT PLN (Persero), diharapkan hambatan perizinan serta kendala geografis di lapangan dapat segera teratasi demi terwujudnya Riau Terang dan percepatan kesejahteraan masyarakat perdesaan di Kabupaten Kampar.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/71084718166-img-20260916-wa0016.jpg"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 18:55:21 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3835/percepat-pemerataan-listrik-desa-wabup-misharti-hadiri-rapat-sinkronisasi-program-lisdes-bersama-pln-uid-riau-dan-kepulauan-riau</guid></item><item><title>Jurnalis di Era AI: Syahrul Aidi Dorong Insan Pers Melek Teknologi dan Keamanan Digital</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3834/jurnalis-di-era-ai-syahrul-aidi-dorong-insan-pers-melek-teknologi-dan-keamanan-digital</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Kehadiran kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai mengubah wajah dunia jurnalistik. Di satu sisi, teknologi menawarkan kecepatan dan kemudahan dalam mencari serta mengolah informasi. Namun di sisi lain, perkembangan tersebut juga menghadirkan tantangan baru, terutama terkait akurasi, keamanan data, etika, kebebasan pers, hingga regulasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Persoalan tersebut menjadi salah satu bahasan dalam Seminar/Webinar Merajut Nusantara yang digelar Anggota DPR RI periode 2024–2029, Dr. Syahrul Aidi Maazat, Lc., MA. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom itu diikuti sekitar 200 peserta dari kalangan insan pers di berbagai daerah di Provinsi Riau Rabu (16/9/26)&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mengangkat tema “Jurnalis di Era AI: Antara Kebebasan Pers, Keamanan Digital dan Regulasi”, webinar tersebut menjadi ruang diskusi bagi para jurnalis untuk memahami perkembangan AI sekaligus melihat peluang dan tantangan penggunaannya dalam aktivitas jurnalistik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Syahrul Aidi mengatakan, perkembangan teknologi digital harus diikuti dengan peningkatan kemampuan dan kesadaran para penggunanya. Khusus bagi insan pers, pemanfaatan teknologi tidak cukup hanya berorientasi pada kecepatan, tetapi juga harus tetap mengedepankan akurasi dan tanggung jawab jurnalistik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Jurnalis di era AI menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Teknologi memang dapat membantu mempercepat pekerjaan, tetapi proses verifikasi, independensi, keamanan data, dan tanggung jawab terhadap informasi yang disampaikan kepada publik tetap menjadi hal penting,” ungkap Syahrul Aidi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, perkembangan AI membuka berbagai peluang dalam proses jurnalistik, mulai dari membantu pencarian informasi, pengolahan data hingga mendukung produksi konten. Namun, teknologi tersebut tetap membutuhkan kontrol dan kemampuan profesional dari jurnalis agar tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Webinar Merajut Nusantara sendiri merupakan bagian dari kegiatan literasi dan edukasi digital yang diselenggarakan pemerintah bersama berbagai mitra terkait, termasuk kalangan legislatif.&quot;Jelasnya&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat agar mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, aman, dan produktif.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat di era digital turut menjadi bagian dari materi literasi. Dalam aspek kecakapan digital, pembahasan mencakup pemanfaatan perdagangan elektronik (e&#45;commerce) serta strategi pengembangan bisnis berbasis teknologi informasi.&quot;Terangnya&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara dari sisi keamanan digital, masyarakat didorong untuk memahami penggunaan teknologi finansial (fintech) secara bijak serta meningkatkan kesadaran terhadap keamanan anak ketika beraktivitas di berbagai platform digital.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Aspek budaya dan etika digital juga menjadi perhatian. Masyarakat didorong untuk menciptakan ruang digital yang santun dan aman serta mencegah terjadinya perundungan siber (cyberbullying). Pemahaman terhadap pilar_pilar literasi digital juga dinilai penting agar masyarakat semakin bijak dalam menggunakan teknologi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bagi dunia jurnalistik, kehadiran AI pada akhirnya bukan sekadar persoalan teknologi, melainkan juga menyangkut profesionalisme dan tanggung jawab terhadap publik.&quot;tambahnya&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kecepatan produksi informasi yang ditawarkan AI perlu diimbangi dengan proses verifikasi yang ketat. Jurnalis juga dituntut menjaga independensi, melindungi data, memahami keamanan digital, serta memastikan setiap informasi yang dipublikasikan dapat dipertanggungjawabkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan semakin memahami perkembangan teknologi digital dan mampu memanfaatkannya secara bertanggung jawab, baik dalam menjalankan tugas jurnalistik maupun dalam kehidupan sehari_hari.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan demikian, kemajuan teknologi dapat menjadi alat pendukung bagi kerja jurnalistik tanpa mengesampingkan prinsip_prinsip dasar pers dan kepentingan publik.&quot;Pungkasnya&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/16925420147-img-20260916-wa0000.jpg"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 20:19:01 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3834/jurnalis-di-era-ai-syahrul-aidi-dorong-insan-pers-melek-teknologi-dan-keamanan-digital</guid></item><item><title>Harga Kelapa Anjlok, Pemprov Riau Dorong Kepastian Harga dan Hilirisasi</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3833/harga-kelapa-anjlok-pemprov-riau-dorong-kepastian-harga-dan-hilirisasi</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Pemerintah Provinsi Riau terus mencari solusi untuk mengatasi anjloknya harga kelapa yang berdampak langsung terhadap pendapatan petani. Persoalan tersebut bahkan telah mendapat respons positif dari pemerintah pusat setelah beberapa kali disampaikan oleh Gubernur Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Dinas Perkebunan Riau, Supriadi, S.Hut., MT, mengatakan pemerintah pusat telah merespons persoalan harga kelapa dan meminta jajaran terkait untuk membahasnya bersama para pemangku kepentingan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Ini sudah kita bahas kemarin dan direspons positif. Pak Gubernur sudah mengirim surat beberapa kali ke kementerian dan yang terakhir langsung direspons positif, khusus untuk harga kelapa,” ungkap Supriadi kepada wartawan, Rabu (16/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Supriadi, Menteri terkait telah memerintahkan Direktur Jenderal untuk menggelar rapat bersama berbagai pihak guna membahas persoalan tersebut. Pertemuan itu melibatkan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pihak terkait lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan, salah satu persoalan utama yang dihadapi petani saat ini adalah harga kelapa yang sempat berada di kisaran Rp1.500 per butir.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor. Salah satunya adalah menurunnya permintaan kelapa di pasar dunia. Di sisi lain, produksi kelapa di daerah juga sedang memasuki masa panen besar sehingga pasokan meningkat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Yang paling dominan adalah turunnya permintaan pasar dunia. Kemudian kita juga sedang panen raya sehingga pasokan melimpah. Teman_teman sudah berupaya maksimal untuk menampung, tetapi permintaan sangat minim karena pasar global melambat,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk mengatasi persoalan yang terus berulang, Pemprov Riau mendorong adanya penetapan harga pembelian kelapa sehingga petani memiliki kepastian harga sebagaimana mekanisme yang telah diterapkan pada komoditas sawit.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Supriadi, kepastian harga menjadi salah satu langkah penting untuk melindungi petani dari gejolak harga pasar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain persoalan harga, pemerintah juga mendorong agar pemanfaatan kelapa tidak hanya bergantung pada penjualan buah dalam bentuk utuh. Hilirisasi dinilai perlu dikembangkan hingga tingkat masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Pemanfaatan produk harus mulai dilakukan, termasuk dalam skala kecil di tingkat masyarakat. Misalnya dibuat arang atau cocopeat. Industrialisasi itu bukan hanya berbicara soal industri besar, tetapi pemanfaatan di tingkat masyarakat juga penting,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Supriadi juga menyoroti kebiasaan petani yang selama ini cenderung menjual kelapa dalam bentuk butiran. Padahal, menurut dia, pengolahan kelapa menjadi produk turunan seperti kopra dapat memberikan nilai tambah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia mencontohkan kondisi di sejumlah daerah di Sulawesi yang memiliki harga lebih tinggi karena sebagian hasil kelapa yang dipasarkan telah melalui proses pengolahan menjadi kopra.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kenapa tidak dalam bentuk koperasi atau kopra? Harganya lebih mahal. Kenapa di provinsi di Sulawesi harganya lebih tinggi? Karena yang mereka jual kopra,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Karena itu, perubahan pola pikir di tingkat petani dinilai menjadi pekerjaan rumah bersama. Pemerintah Provinsi Riau bersama DPRD juga telah beberapa kali membahas persoalan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Supriadi berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, pelaku usaha dan masyarakat dapat menghasilkan solusi konkret bagi persoalan komoditas kelapa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Terlebih, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sebagai salah satu daerah penghasil kelapa di Riau masih menghadapi persoalan sosial ekonomi yang perlu mendapat perhatian serius.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/69775535570-img_20260915_124647.jpg"/><pubDate>Wed, 16 Sep 2026 11:37:41 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3833/harga-kelapa-anjlok-pemprov-riau-dorong-kepastian-harga-dan-hilirisasi</guid></item></channel></rss>