<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://jangkarnews.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://jangkarnews.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Utusan Sumbar Asal Dharmasraya Dilepas Menuju MTQ VIII KORPRI Nasional 2026</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3798/utusan-sumbar-asal-dharmasraya-dilepas-menuju-mtq-viii-korpri-nasional-2026</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;DHARMASRAYA(Jkr.com)_&lt;/strong&gt;Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Medison, S.Sos., M.Si., secara resmi melepas keberangkatan Hj. Egi Firnawati, M.Pd., yang akan mewakili Provinsi Sumatera Barat pada cabang Hifzhil Al&#45;Qur&apos;an Putri dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur&apos;an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026, Selasa (4/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hj. Egi Firnawati yang merupakan Guru Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 07 Pulau Punjung berhasil menjadi wakil Sumatera Barat setelah lolos melalui tahapan seleksi mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selanjutnya, ia akan bergabung bersama kafilah Provinsi Sumatera Barat di pemondokan sebelum mengikuti seluruh rangkaian MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional yang akan digelar di Provinsi Sulawesi Selatan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Prosesi pelepasan turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Ronie Puska, Sekretaris KORPRI Kaspul Asral, Bendahara KORPRI, serta jajaran pengurus KORPRI Kabupaten Dharmasraya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam sambutannya, Sekda Medison menyampaikan apresiasi atas prestasi yang telah diraih Hj. Egi Firnawati selama ini. Ia berharap peserta asal Dharmasraya tersebut mampu kembali mengharumkan nama Kabupaten Dharmasraya dan Provinsi Sumatera Barat di tingkat nasional.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Keikutsertaan ini merupakan kebanggaan bagi Dharmasraya. Semoga dapat memberikan penampilan terbaik dan meraih prestasi yang membanggakan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Medison juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memberikan dukungan dan doa agar wakil Sumatera Barat tersebut mampu tampil maksimal selama kompetisi berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hj. Egi Firnawati sendiri bukan nama baru di ajang MTQ KORPRI Nasional. Ia memiliki rekam jejak prestasi yang membanggakan, di antaranya Juara I MTQ KORPRI Nasional 2018 di Jakarta, Juara II pada 2022 di Padang, Juara III pada 2024 di Palangka Raya, serta Juara Harapan I pada 2016 di Samarinda.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional dijadwalkan berlangsung pada 23–30 Agustus 2026 di Provinsi Sulawesi Selatan dengan tuan rumah bersama Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Mengusung tema &quot;ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh&quot;, ajang ini mempertandingkan berbagai cabang, seperti tilawah, tartil, hifzh Al&#45;Qur&apos;an, dakwah, kaligrafi, azan, khotbah Jumat, doa, karya tulis ilmiah Al&#45;Qur&apos;an, serta cipta dan baca puisi Islami.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berharap keikutsertaan Hj. Egi Firnawati tidak hanya mampu mempersembahkan prestasi bagi Sumatera Barat, tetapi juga menjadi inspirasi bagi ASN untuk terus meningkatkan profesionalisme serta mengamalkan nilai&#45;nilai Al&#45;Qur&apos;an dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat dan abdi negara.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/44010643848-img_20260804_115340.jpg"/><pubDate>Tue, 04 Aug 2026 11:54:16 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3798/utusan-sumbar-asal-dharmasraya-dilepas-menuju-mtq-viii-korpri-nasional-2026</guid></item><item><title>Dinkes Kampar Tingkatkan Kualitas Data ASPAK untuk Perkuat Perencanaan Fasilitas Kesehatan</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3797/dinkes-kampar-tingkatkan-kualitas-data-aspak-untuk-perkuat-perencanaan-fasilitas-kesehatan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;KAMPAR(Jkr.com)_&lt;/strong&gt;Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan memperkuat pengelolaan data sarana dan prasarana kesehatan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar Pertemuan Sosialisasi dan Review Data ASPAK (Aplikasi Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan) Tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan yang diselenggarakan melalui Bidang Sumber Daya Kesehatan ini bertujuan memastikan terpenuhinya standar sarana, prasarana, dan alat kesehatan di seluruh Puskesmas serta Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di Kabupaten Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pertemuan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, dr. Zulhendra Das&apos;at, M.H. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa data ASPAK yang akurat, lengkap, dan selalu diperbarui memiliki peran strategis dalam menentukan arah perencanaan kebutuhan fasilitas kesehatan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Data yang valid menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan, mulai dari perencanaan pengadaan sarana, prasarana, hingga alat kesehatan. Dengan data yang berkualitas, pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin optimal,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Dr. H. Hariadi Wisnu Wardana dari Fasilitas dan Mutu Pelayanan Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan RI, Yufrizal Putra dari Tim SS SHOPI Kementerian Kesehatan Provinsi Riau, serta Eko Khair Anthony, SKM dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam sesi sosialisasi dan review, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan data ASPAK yang sesuai standar, sekaligus melakukan evaluasi terhadap data yang telah diinput agar lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar berharap seluruh pengelola ASPAK di Puskesmas dan Labkesmas mampu meningkatkan kualitas pengelolaan data. Data yang valid diharapkan dapat mendukung penyusunan perencanaan pembangunan fasilitas kesehatan secara tepat sasaran, memperkuat pelayanan kesehatan, serta meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat Kabupaten Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan pengelolaan data yang semakin baik, Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar optimistis upaya mewujudkan fasilitas kesehatan yang lebih lengkap, modern, dan berkualitas dapat terus ditingkatkan demi memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/73577762482-img_20260804_114615.jpg"/><pubDate>Tue, 04 Aug 2026 11:47:04 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3797/dinkes-kampar-tingkatkan-kualitas-data-aspak-untuk-perkuat-perencanaan-fasilitas-kesehatan</guid></item><item><title>Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Penyusunan Perda Berkualitas Lewat Pendekatan Regulatory Impact Assessment</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3796/kanwil-kemenkum-riau-perkuat-penyusunan-perda-berkualitas-lewat-pendekatan-regulatory-impact-assessment</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(Jkr.com)_&lt;/strong&gt;Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Riau terus mendorong peningkatan kualitas pembentukan Peraturan Daerah (Perda) melalui penguatan penerapan metode Regulatory Impact Assessment (RIA).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar sesi pemaparan materi dan diskusi yang melibatkan akademisi, perancang peraturan perundang_undangan, serta aparatur pemerintah di Aula Kanwil Kemenkum Riau, Senin (3/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian program Penguatan Metode Regulatory Impact Assessment dalam Pembentukan Peraturan Daerah yang bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur agar mampu menghasilkan regulasi yang lebih efektif, adaptif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau, Rudy Hendra Pakpahan, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Dekan Fakultas Hukum Universitas Andalas, Ketua Program Studi Doktor Hukum Fakultas Hukum Universitas Andalas, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Andalas, perwakilan Fakultas Hukum Universitas Islam Riau, Kepala Divisi Peraturan Perundang_undangan dan Pembinaan Hukum, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, pejabat manajerial dan nonmanajerial, akademisi, serta para Perancang Peraturan Perundang_undangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam sambutannya, Rudy Hendra Pakpahan menegaskan bahwa pemahaman terhadap metode RIA menjadi kebutuhan penting bagi aparatur yang terlibat dalam proses pembentukan regulasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, pendekatan berbasis analisis dampak akan menghasilkan kebijakan yang tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat secara tepat dan terukur.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sesi diskusi yang dipandu Fridesnelli, S.H., M.H. mengangkat tema &quot;Penguatan Metode Regulatory Impact Assessment dalam Pembentukan Peraturan Daerah.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa RIA merupakan instrumen yang digunakan untuk menganalisis dampak suatu kebijakan sebelum ditetapkan menjadi regulasi. Melalui metode tersebut, setiap kebijakan dapat dinilai dari sisi manfaat, efektivitas, efisiensi, hingga kesesuaiannya dengan kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Diskusi berlangsung interaktif dengan menghadirkan berbagai perspektif dari akademisi maupun praktisi penyusun peraturan. Para peserta saling berbagi pengalaman terkait implementasi RIA dalam penyusunan Peraturan Daerah, termasuk tantangan yang kerap dihadapi pemerintah daerah, seperti keterbatasan data, proses analisis dampak kebijakan, hingga penyusunan rekomendasi berbasis bukti.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berbagai masukan yang mengemuka dalam forum tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam memperkuat penerapan RIA di daerah sehingga proses pembentukan regulasi semakin berkualitas dan akuntabel.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Riau menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah dan para Perancang Peraturan Perundang&#45;undangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan penerapan metode Regulatory Impact Assessment secara konsisten, Peraturan Daerah yang dihasilkan diharapkan lebih implementatif, responsif terhadap dinamika masyarakat, memberikan kepastian hukum, serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/98913317777-fb_img_1785817978978.jpg"/><pubDate>Tue, 04 Aug 2026 11:38:17 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3796/kanwil-kemenkum-riau-perkuat-penyusunan-perda-berkualitas-lewat-pendekatan-regulatory-impact-assessment</guid></item><item><title>Muliardi Hadiri Pisah Sambut Kepala Kemenag Dumai, Apresiasi Pengabdian ASN yang Purna Tugas</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3795/muliardi-hadiri-pisah-sambut-kepala-kemenag-dumai-apresiasi-pengabdian-asn-yang-purna-tugas</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;DUMAI(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Riau, Muliardi, menghadiri acara pisah sambut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai yang digelar pada Senin (3/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Muliardi didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau, Rahmat Suhadi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Acara berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan sebagai bentuk penghormatan kepada Kepala Kantor Kemenag Kota Dumai yang resmi memasuki masa purna tugas terhitung sejak 1 Agustus 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain menjadi momen perpisahan bagi pejabat yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarseluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Kota Dumai. Kebersamaan semakin terasa melalui makan bersama yang diikuti seluruh peserta.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam sambutannya, Muliardi menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi_tingginya atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan amanah di lingkungan Kementerian Agama.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, masa purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari fase baru kehidupan yang tetap dapat diisi dengan berbagai kontribusi positif bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga berharap semangat kebersamaan dan silaturahmi yang telah terjalin selama ini terus dipertahankan sebagai modal penting dalam memperkuat soliditas dan meningkatkan kualitas pelayanan Kementerian Agama kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Acara pisah sambut tersebut ditutup dengan suasana penuh keakraban, diiringi doa bersama dan ucapan terima kasih kepada pejabat yang telah mengabdikan diri selama bertugas di Kementerian Agama Kota Dumai.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/70312800691-fb_img_1785817309484.jpg"/><pubDate>Tue, 04 Aug 2026 11:25:02 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3795/muliardi-hadiri-pisah-sambut-kepala-kemenag-dumai-apresiasi-pengabdian-asn-yang-purna-tugas</guid></item><item><title>Genjot Penanganan Banjir Hingga Bus Sekolah,Amsakar Naikan Belanja Modal Batam Jadi Rp 905 Miliar</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3794/genjot-penanganan-banjir-hingga-bus-sekolahamsakar-naikan-belanja-modal-batam-jadi-rp-905-miliar</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;BATAM(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Pemerintah Kota Batam menyiapkan tambahan anggaran untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tambahan anggaran tersebut diprioritaskan bagi program&#45;program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari penanganan banjir, penyediaan bus sekolah, peningkatan layanan kesehatan, hingga penanganan persampahan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Komitmen itu disampaikan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat memaparkan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batam, Senin (3/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam rancangan tersebut, total belanja daerah diusulkan meningkat dari Rp4,29 triliun menjadi Rp4,51 triliun, atau naik 4,84 persen.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kenaikan anggaran itu disiapkan untuk mendukung pelaksanaan program prioritas yang telah ditetapkan dalam Perubahan RKPD Tahun 2026 dengan tema &quot;Transformasi Ekonomi Berbasis Inovasi dan Investasi&apos;.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain memperkuat operasional pemerintahan, Pemko Batam juga meningkatkan porsi investasi melalui belanja modal. Anggarannya naik 7,48 persen, dari Rp842,53 miliar menjadi Rp905,55 miliar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Amsakar, tambahan belanja modal akan diarahkan untuk penyediaan sarana pendidikan, termasuk pengadaan bus sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Anggaran tersebut juga dialokasikan untuk pembangunan sarana kesehatan, penanganan banjir, peningkatan penerangan jalan umum (PJU), penanganan sampah, pembangunan utilitas kawasan perumahan, serta pemasangan marka jalan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Seluruh program tersebut diprioritaskan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di samping itu, belanja operasi juga mengalami penyesuaian sebesar 4,45 persen, dari Rp3,44 triliun menjadi Rp3,59 triliun.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kenaikan itu antara lain digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional perangkat daerah serta pembayaran iuran jaminan kesehatan bagi peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) Kelas 3.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pemko Batam juga melakukan efisiensi pada Belanja Tidak Terduga (BTT). Anggarannya diturunkan dari Rp19,24 miliar menjadi Rp11,33 miliar, atau berkurang 41,13 persen.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengurangan tersebut dilakukan karena sebagian anggaran dialihkan untuk mendukung program&#45;program prioritas yang dinilai lebih mendesak dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Secara keseluruhan, kebijakan belanja pada Perubahan APBD 2026 disusun untuk mendukung lima prioritas pembangunan Kota Batam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Prioritas tersebut meliputi penguatan sektor unggulan berbasis investasi dan kepariwisataan, percepatan pembangunan infrastruktur dasar yang modern dan berkelanjutan, pemerataan layanan pendidikan dan kesehatan, reformasi birokrasi, serta peningkatan ketangguhan daerah dalam menghadapi bencana.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Rencana belanja pada Perubahan KUA/PPAS Tahun Anggaran 2026 diprioritaskan untuk melaksanakan program yang tertuang dalam Perubahan RKPD Tahun 2026,&quot; &amp;nbsp;kata Amsakar&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/77854888845-fb_img_1785735873185.jpg"/><pubDate>Mon, 03 Aug 2026 12:46:55 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3794/genjot-penanganan-banjir-hingga-bus-sekolahamsakar-naikan-belanja-modal-batam-jadi-rp-905-miliar</guid></item><item><title>ASN Kanwil Kemenkum Riau Kenakan Busana Adat Melayu, Wujud Cinta Budaya dan Semangat Hari Lahir Provinsi Riau</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3793/asn-kanwil-kemenkum-riau-kenakan-busana-adat-melayu-wujud-cinta-budaya-dan-semangat-hari-lahir-provinsi-riau</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Suasana berbeda mewarnai pelaksanaan apel pagi di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Riau, Senin (3/8/2026). Seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai tampil anggun mengenakan Busana Adat Melayu lengkap sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal sekaligus memeriahkan Hari Lahir Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Apel yang berlangsung di Lapangan Upacara Kanwil Kemenkum Riau itu dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Riau, Rudy Hendra Pakpahan. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh seluruh jajaran, mulai dari kepala divisi, pejabat struktural, pejabat fungsional, pelaksana, PPPK, hingga peserta magang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penggunaan Busana Adat Melayu selama 3 hingga 7 Agustus 2026 merupakan tindak lanjut Surat Edaran Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau yang mengajak seluruh instansi berpartisipasi memeriahkan Hari Lahir Provinsi Riau sekaligus menjaga kelestarian budaya Melayu sebagai identitas Bumi Lancang Kuning.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam amanatnya, Rudy Hendra Pakpahan mengapresiasi kedisiplinan seluruh pegawai yang tetap hadir mengikuti apel dengan penuh semangat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi di tengah padatnya agenda kerja sepanjang bulan Agustus.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain menginstruksikan percepatan rapat persiapan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke_81 Republik Indonesia dan Hari Pengayoman, Rudy turut mengimbau seluruh jajaran untuk aktif mengikuti kegiatan Regulatory Impact Assessment (RIA) yang bertujuan meningkatkan kompetensi Pejabat Fungsional Perancang Peraturan Perundang_undangan di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Penggunaan Busana Melayu Lengkap pekan ini bukan sekadar pemenuhan seragam dinas, melainkan wujud rasa bangga dan penghormatan setinggi_tingginya terhadap budaya serta Hari Lahir Provinsi Riau, tempat kita mengabdi. Di sisi lain, memasuki bulan Agustus agenda kerja kita sangat padat. Saya meminta seluruh jajaran tetap menjaga soliditas, meningkatkan kedisiplinan, serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara profesional, transparan, dan akuntabel,&quot; tegas Rudy.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menambahkan, semangat kebersamaan dan budaya kerja yang kuat menjadi modal penting dalam mewujudkan pelayanan hukum yang berkualitas serta mendukung terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Rangkaian apel berlangsung khidmat, diawali dengan pengondisian barisan, penyampaian amanat pembina apel, pengucapan tata nilai Kementerian Hukum, hingga ditutup dengan doa bersama. Momentum tersebut menjadi simbol komitmen Kanwil Kemenkum Riau dalam menjaga disiplin kerja, memperkuat nilai&#45;nilai budaya Melayu, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/41223628446-fb_img_1785731574392.jpg"/><pubDate>Mon, 03 Aug 2026 11:36:28 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3793/asn-kanwil-kemenkum-riau-kenakan-busana-adat-melayu-wujud-cinta-budaya-dan-semangat-hari-lahir-provinsi-riau</guid></item><item><title>Disdik Pekanbaru Perkuat Sinergi Internal, Fokus Tingkatkan Mutu Layanan Pendidikan</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3792/disdik-pekanbaru-perkuat-sinergi-internal-fokus-tingkatkan-mutu-layanan-pendidikan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menggelar rapat koordinasi internal yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Dr. H. Abdul Jamal, M.Pd&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Rapat tersebut diikuti oleh seluruh pejabat struktural beserta jajaran dari setiap bidang di lingkungan Dinas Pendidikan yand dilaksanakan di ruang rapat Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru jalan Samsul Bahri kelurahan sungai sibam,kecamatan payung sekaki pada Senen (03/08/26) Pagi&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi antarbidang sekaligus menyatukan langkah dalam menjalankan berbagai program kerja yang telah direncanakan. Selain itu, rapat juga dimanfaatkan sebagai forum evaluasi terhadap capaian kinerja yang telah dilaksanakan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam arahannya, Abdul Jamal menegaskan pentingnya membangun kolaborasi yang kuat, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat komitmen seluruh aparatur dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga mengingatkan agar setiap program yang dijalankan mampu mencapai target yang telah ditetapkan, sehingga pelaksanaan tugas di lingkungan Dinas Pendidikan dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui rapat koordinasi ini, Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru berharap tercipta sinergi yang semakin solid di antara seluruh jajaran. Dengan koordinasi yang baik, berbagai program pendidikan diharapkan dapat terlaksana secara optimal, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan demi mencetak sumber daya manusia yang berkualitas di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/46561728364-img_20260803_111932.jpg"/><pubDate>Mon, 03 Aug 2026 11:20:34 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3792/disdik-pekanbaru-perkuat-sinergi-internal-fokus-tingkatkan-mutu-layanan-pendidikan</guid></item><item><title>DPKP Pekanbaru Lengkapi Tim Rescue dengan APD Khusus Evakuasi Tawon, Keselamatan Personel Jadi Prioritas</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3791/dpkp-pekanbaru-lengkapi-tim-rescue-dengan-apd-khusus-evakuasi-tawon-keselamatan-personel-jadi-prioritas</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru terus memperkuat kesiapsiagaan personelnya dalam menghadapi berbagai operasi penyelamatan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menyerahkan Alat Pelindung Diri (APD) khusus untuk evakuasi tawon dan lebah kepada Tim Rescue Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penyerahan APD dilakukan langsung oleh Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, S.STP., M.Si., didampingi seluruh jajaran pejabat struktural, dalam sebuah kegiatan yang digelar secara simbolis di halaman Kantor DPKP Kota Pekanbaru Senen (03/08/26)&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengadaan perlengkapan keselamatan tersebut merupakan bentuk komitmen DPKP dalam memberikan perlindungan maksimal kepada personel yang bertugas di lapangan. Pasalnya, penanganan sarang tawon, khususnya tawon vespa, menjadi salah satu operasi non&#45;kebakaran yang memiliki tingkat risiko tinggi karena ancaman sengatan serangga berbisa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam arahannya, Zarman Candra menegaskan bahwa keselamatan petugas harus menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas penyelamatan. Menurutnya, penggunaan APD yang sesuai standar menjadi bagian penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja sekaligus meningkatkan efektivitas penanganan di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Setiap personel yang bertugas harus selalu mengutamakan keselamatan diri dengan menggunakan perlengkapan yang memadai serta menjalankan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP),&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga berharap kehadiran APD khusus tersebut mampu meningkatkan rasa aman dan kepercayaan diri personel rescue saat menjalankan tugas, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung lebih cepat, profesional, dan aman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan dukungan perlengkapan yang semakin lengkap, DPKP Kota Pekanbaru berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, tidak hanya dalam penanganan kebakaran, tetapi juga berbagai operasi penyelamatan lainnya yang membutuhkan respons cepat demi melindungi keselamatan masyarakat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/32996845177-img_20260803_110943.jpg"/><pubDate>Mon, 03 Aug 2026 11:10:05 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3791/dpkp-pekanbaru-lengkapi-tim-rescue-dengan-apd-khusus-evakuasi-tawon-keselamatan-personel-jadi-prioritas</guid></item><item><title>Antar Anak Sekolah Ke SMA 17 Pekanbaru,Wali Murid Tercebur Kedalam Parit Yang  Banjir, Motor Honda Supra Ikut Terperosok</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3790/antar-anak-sekolah-ke-sma-17-pekanbaruwali-murid-tercebur-kedalam-parit-yang--banjir-motor-honda-supra-ikut-terperosok</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Niat seorang wali murid mengantarkan anaknya ke sekolah berujung insiden. Seorang pria bernama Nenggolan tercebur ke dalam parit yang tergenang banjir saat melintas di Jalan Pajar Raya, Kelurahan Bandar Raya, RT 06/RW 06, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Rabu pagi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam kejadian tersebut, satu unit sepeda motor Honda Supra yang dikendarai korban ikut terperosok ke dalam parit dengan kedalaman sekitar dua meter.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Peristiwa itu terjadi ketika korban hendak pulang setelah mengantarkan anaknya sekolah di SMA Negeri 17 Pekanbaru. Saat itu, sejumlah ruas jalan mengalami kemacetan akibat genangan banjir. Korban kemudian memilih jalur di sisi jalan yang diduga tidak menyadari adanya lubang atau parit yang tertutup genangan air.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Akibatnya, korban bersama sepeda motor yang dikendarainya masuk ke dalam parit. Beruntung, korban berhasil menyelamatkan diri dengan naik keatas dan kemudian meminta bantuan petugas pemadam kebakaran (Damkar).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Petugas Damkar Pekanbaru, Pajar, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait insiden tersebut sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah menerima laporan, petugas langsung melakukan persiapan dan bergerak menuju lokasi kejadian.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Setelah mendapat laporan, sekitar lima menit kami langsung melakukan persiapan dan menuju ke lokasi. Kami menggunakan tali karmantel untuk mengaitkan sepeda motor, kemudian menariknya ke atas dengan bantuan warga,&quot; ujar Pajar saat ditemui di lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, proses evakuasi sempat menghadapi kendala karena kondisi arus air yang cukup deras akibat hujan dengan intensitas tinggi. Namun, berkat kerja sama petugas dan masyarakat, sepeda motor tersebut akhirnya berhasil dievakuasi dari dalam parit.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam insiden tersebut, tidak ada korban jiwa. Sementara korban hanya mengalami luka ringan pada bagian kaki akibat terkena atau bergesekan dengan beton jembatan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Salah seorang warga, mengaku prihatin dengan kondisi jalan tersebut. Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan dan memberikan perhatian terhadap kondisi akses jalan yang dinilai membahayakan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kalau tidak diperbaiki, nanti bisa ada korban lagi,&quot; ungkap warga tersebut&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan, Jalan Fajar Raya merupakan salah satu akses yang cukup banyak dilalui masyarakat, termasuk anak_anak yang hendak menuju sekolah, salah satunya SMA Negeri 17 Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Warga tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada petugas Damkar yang dinilainya cepat merespons laporan masyarakat dan langsung turun ke lokasi untuk membantu proses evakuasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada petugas Damkar yang selalu cepat dan responsif terhadap laporan warga,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/41162115361-img_20260722_094037.jpg"/><pubDate>Wed, 22 Jul 2026 15:46:42 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3790/antar-anak-sekolah-ke-sma-17-pekanbaruwali-murid-tercebur-kedalam-parit-yang--banjir-motor-honda-supra-ikut-terperosok</guid></item><item><title>Pengurus DPD Himperra Riau 2025–2029 Dilantik, Siap Perkuat Sinergi Demi Percepatan Program Rumah Bersubsidi</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3789/pengurus-dpd-himperra-riau-2025–2029-dilantik-siap-perkuat-sinergi-demi-percepatan-program-rumah-bersubsidi</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Provinsi Riau resmi memiliki kepengurusan baru untuk masa bakti 2025–2029. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP Himperra Ari Tri Priyono di Ballroom Hotel Grand Central, Pekanbaru, Selasa (14/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, jajaran pemerintah daerah, perwakilan perbankan, serta sejumlah mitra strategis di sektor perumahan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ketua DPD Himperra Riau, Dr. (HC) Donny Satria Putra, SE., MBA, didampingi Bendahara Yeni Nofrika, mengatakan kepengurusan yang baru akan langsung fokus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mendukung penyediaan hunian layak bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Hari ini pengurus DPD Himperra Riau periode 2025–2029 telah resmi dilantik. Amanah ini akan kami jalankan dengan memperkuat sinergi bersama seluruh mitra, baik pemerintah maupun sektor perbankan,&quot; ujar Donny kepada wartawan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, pemerintah merupakan mitra utama Himperra karena memiliki peran penting dalam penyusunan regulasi, penyederhanaan perizinan, hingga dukungan terhadap pembiayaan perumahan melalui lembaga perbankan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menilai kolaborasi yang semakin kuat akan membuka peluang lahirnya berbagai relaksasi kebijakan yang dapat mempermudah masyarakat, khususnya kalangan berpenghasilan rendah (MBR), untuk memiliki rumah bersubsidi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, Himperra Riau juga berkomitmen mendorong percepatan pembangunan perumahan guna mendukung program nasional pembangunan tiga juta rumah. Namun, upaya tersebut dihadapkan pada tantangan berupa kenaikan harga material bangunan yang terus meningkat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kenaikan harga bahan bangunan sangat memengaruhi biaya operasional pengembang. Sementara harga rumah subsidi sudah ditetapkan pemerintah sehingga tidak bisa dinaikkan secara bebas,&quot; jelas Donny.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menambahkan, apabila harga rumah komersial terus meningkat mengikuti lonjakan biaya material, daya beli masyarakat juga berpotensi melemah. Kondisi tersebut dikhawatirkan semakin menyulitkan masyarakat untuk memiliki hunian.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Karena itu, Himperra Riau berharap terjalin kerja sama yang lebih erat antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha agar berbagai kendala di sektor perumahan dapat diatasi. Dengan demikian, target penyediaan rumah yang terjangkau dan layak bagi masyarakat, khususnya MBR, dapat tercapai secara optimal.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/27819675185-img_20260714_191940.jpg"/><pubDate>Tue, 14 Jul 2026 19:23:50 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3789/pengurus-dpd-himperra-riau-2025–2029-dilantik-siap-perkuat-sinergi-demi-percepatan-program-rumah-bersubsidi</guid></item><item><title>Ka. Kanwil Kemenag Riau: ASN Harus Bekerja untuk Lembaga, Bukan Sekadar Pimpinan</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3788/ka-kanwil-kemenag-riau-asn-harus-bekerja-untuk-lembaga-bukan-sekadar-pimpinan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;MERANTI(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Riau, Muliardi, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memperkuat integritas serta budaya kerja dengan mengutamakan kepentingan lembaga di atas kepentingan individu maupun pimpinan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pesan tersebut disampaikan Muliardi saat memimpin apel pagi, Senin (13/7/2026), di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam amanatnya, Muliardi menegaskan bahwa setiap ASN harus memiliki komitmen untuk bekerja demi kemajuan institusi. Menurutnya, kepemimpinan dalam sebuah organisasi bersifat sementara dan dapat berganti sewaktu&#45;waktu, sedangkan lembaga akan terus berjalan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Jangan bekerja untuk pimpinan, tetapi bekerjalah untuk lembaga. Pimpinan bisa berganti, namun lembaga tetap ada. Karena itu, dedikasikan setiap pekerjaan untuk kemajuan Kementerian Agama dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,&quot; tegas Muliardi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menambahkan, loyalitas terhadap lembaga harus diwujudkan melalui kinerja yang profesional, disiplin, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berkualitas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Muliardi, ASN Kementerian Agama memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Karena itu, setiap pegawai dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga etika kerja, serta membangun budaya kerja yang kolaboratif demi mendukung tercapainya visi dan misi Kementerian Agama.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Apel pagi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti agar senantiasa memberikan kontribusi terbaik bagi lembaga dan masyarakat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/86169719049-fb_img_1783917130771.jpg"/><pubDate>Mon, 13 Jul 2026 11:38:14 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3788/ka-kanwil-kemenag-riau-asn-harus-bekerja-untuk-lembaga-bukan-sekadar-pimpinan</guid></item><item><title>Kecamatan Marpoyan Damai Perkuat Gerakan Orang Tua Asuh Stunting, Libatkan Masyarakat dan Dunia Usaha</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3787/kecamatan-marpoyan-damai-perkuat-gerakan-orang-tua-asuh-stunting-libatkan-masyarakat-dan-dunia-usaha</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Kecamatan Marpoyan Damai terus memperkuat upaya percepatan penanganan stunting dengan menggelar rapat koordinasi Gerakan Orang Tua Asuh Stunting (GENTING) di Aula Kantor Camat Marpoyan Damai, Senin (13/7/2026) pagi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Rapat dipimpin langsung oleh Camat Marpoyan Damai, Dr. Tengku Ardi Dwisasti, S.STP, dan dihadiri para lurah, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, PLKB, serta tenaga kesehatan dari puskesmas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam arahannya, Tengku Ardi menegaskan bahwa Gerakan Orang Tua Asuh Stunting merupakan program nasional yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, penanganan stunting tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi harus menjadi tanggung jawab bersama.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami mengajak seluruh kader, lurah, PKK, Posyandu, PLKB, hingga puskesmas untuk bersama_sama mencari orang tua asuh, donatur, maupun perusahaan yang bersedia membantu anak_anak yang berisiko stunting,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan, gerakan tersebut akan dimulai dari tingkat RT dan RW sebelum diperluas ke tingkat kelurahan. Harapannya, setiap anak yang membutuhkan pendampingan memiliki orang tua asuh yang dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi maupun kebutuhan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Tengku Ardi, angka stunting di Kecamatan Marpoyan Damai saat ini relatif stabil. Meski demikian, pemerintah kecamatan terus melakukan pendataan dan verifikasi ulang agar penanganan yang diberikan benar_benar tepat sasaran.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Proses pendataan tidak hanya berfokus pada kondisi kesehatan dan status gizi anak, tetapi juga memperhatikan lingkungan tempat tinggal, seperti kondisi rumah, sanitasi, hingga faktor sosial ekonomi keluarga. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk mengetahui penyebab utama terjadinya stunting sehingga intervensi yang diberikan lebih efektif.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, Camat Marpoyan Damai juga mengingatkan seluruh kader kesehatan agar lebih bijak dalam menyampaikan hasil pemeriksaan kepada masyarakat. Ia menilai, penggunaan istilah &quot;stunting&quot; secara langsung tanpa penjelasan yang tepat dapat berdampak pada psikologis orang tua.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita harus berhati_hati dalam memberikan pelayanan. Jangan sampai orang tua merasa tertekan atau malu ketika anaknya mengalami masalah gizi. Yang harus kita lakukan adalah memberikan pendampingan dan edukasi, bukan memberikan stigma,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui Gerakan Orang Tua Asuh Stunting, Pemerintah Kecamatan Marpoyan Damai berharap terbangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pihak lainnya sehingga upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat berjalan lebih optimal demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/68142629011-img_20260713_105220.jpg"/><pubDate>Mon, 13 Jul 2026 11:30:29 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3787/kecamatan-marpoyan-damai-perkuat-gerakan-orang-tua-asuh-stunting-libatkan-masyarakat-dan-dunia-usaha</guid></item><item><title>Mantan Chairman Riau Pos Group Rida K Liamsi Diperlakukan Tidak Adil</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3786/mantan-chairman-riau-pos-group-rida-k-liamsi-diperlakukan-tidak-adil</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(Jkr.com)_&lt;/strong&gt;Mantan Chairman Riau Pos Group, Rida K Liamsi, mengaku menjadi korban perlakuan yang tidak adil dari manajemen perusahaan yang ikut ia dirikan lebih dari tiga dekade lalu. Dalam pernyataan, Rida menyebut manajemen dan pemegang saham mayoritas telah mengabaikan jasa para pendiri, menguasai sejumlah aset strategis perusahaan, hingga mengkriminalisasi dirinya bersama sejumlah orang yang membesarkan grup media tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Rida mengatakan Riau Pos lahir pada 1991 dari perjuangan sejumlah pendiri dengan kondisi serba terbatas. Berawal dari sebuah surat kabar mingguan dengan modal yang minim, perusahaan itu, menurutnya, tumbuh menjadi salah satu kelompok media terbesar di Sumatera di bawah jaringan Jawa Pos Group. Perkembangannya tidak hanya melahirkan puluhan media cetak di Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, dan Kepulauan Riau, tetapi juga merambah ke bisnis percetakan, televisi, hingga properti.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia mengklaim, dari aset awal yang hanya berupa mesin cetak senilai sekitar Rp.400.000 juta, Riau Pos Group berkembang hingga memiliki aset yang nilainya mendekati Rp1 triliun pada 2016. Di antaranya adalah dua gedung Graha Pena sembilan lantai di Pekanbaru dan Batam, serta berbagai kantor anak perusahaan di sejumlah daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Namun, menurut Rida, perjalanan panjang yang dibangun dengan kerja keras para pendiri itu justru berakhir dengan kekecewaan. Ia menilai manajemen yang kini dikendalikan pemegang saham mayoritas melalui PT Jawa Pos Jaringan Media Nusantara (JJMN) tidak lagi menghargai kontribusi para pendiri perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Bukan hanya jasa kami yang dilupakan, tetapi kami juga diperlakukan secara semena&#45;mena,” ujar Rida dalam pernyataan tertulisnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia bahkan mempertanyakan posisi pemegang saham mayoritas tersebut. Menurut Rida, pihak yang kini mengendalikan perusahaan belum sepenuhnya memenuhi kewajiban penyetoran modal, namun telah bertindak sebagai pemilik penuh dan mengambil berbagai keputusan strategis. Klaim tersebut merupakan pernyataan sepihak Rida dan belum dapat diverifikasi secara independen.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam keterangannya, Rida juga menyoroti proses pengambilalihan sejumlah aset utama Riau Pos Group yang dinilainya dilakukan dengan harga jauh di bawah nilai pasar. Ia mencontohkan Gedung Graha Pena Batam yang disebut memiliki nilai sekitar Rp.200 &amp;nbsp;miliar, tetapi menurutnya diakuisisi dengan nilai sekitar Rp80 miliar. Hal serupa, kata dia, terjadi terhadap Gedung Graha Pena Pekanbaru yang diperkirakan bernilai sekitar Rp 150 miliar namun disebut hanya diambil alih dengan nilai sekitar Rp60 miliar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Rida menilai perusahaan&#45;perusahaan lokal milik karyawan, seperti PT Riau Pos Multi Karya dan PT Batam Pos Multi Karya, tidak memiliki posisi tawar dalam proses tersebut, sehingga harus menerima keputusan yang telah ditetapkan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain menyoroti persoalan aset, Rida juga mengungkapkan kondisi perusahaan yang menurutnya terus mengalami kemunduran. Ia mengklaim Harian Riau Pos tidak lagi berkantor di Gedung Graha Pena yang dahulu dibangun sebagai simbol kejayaan perusahaan, sementara Batam Pos juga telah berpindah dari gedung yang sebelumnya mereka tempati.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Rida juga menyebutkan sejumlah karyawan dirumahkan maupun dipensiunkan lebih awal. Menurutnya, hak&#45;hak para pekerja hingga kini belum seluruhnya diselesaikan dan sebagian masih dibayarkan secara bertahap.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di tengah konflik tersebut, Rida kini juga menghadapi proses hukum setelah dilaporkan atas dugaan penggelapan dana perusahaan saat menjabat sebagai Chaiman Riau Pos Group. Ia mengaku menyerahkan sepenuhnya perkara tersebut kepada aparat penegak hukum dan meyakini pengadilan akan memberikan penilaian yang objektif.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Saya serahkan semuanya kepada proses hukum. Biarlah pengadilan nanti yang membuktikan,” ujar Rida.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Meski demikian, Rida merasa perkara yang menjeratnya tidak dapat dipisahkan dari sikapnya yang selama ini menentang sejumlah kebijakan manajemen. Ia juga menduga dirinya diperlakukan tidak adil karena dianggap memiliki kedekatan dengan pendiri Jawa Pos, Dahlan Iskan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain dirinya, Rida menyebut sejumlah pendiri lain seperti almarhum Zulmansyah Sekedang, Sutrianto, Makmur Kasim, dan Asnida Syukur juga mengalami perlakuan yang menurutnya tidak mencerminkan penghargaan terhadap orang&#45;orang yang telah membangun Riau Pos Group sejak awal&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/20896757235-img-20260630-wa0012.jpg"/><pubDate>Tue, 30 Jun 2026 20:14:05 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3786/mantan-chairman-riau-pos-group-rida-k-liamsi-diperlakukan-tidak-adil</guid></item><item><title>Peringati HUT Bhayangkara ke&#45;80, Aditya Fajar Octama Apresiasi Dedikasi Polri untuk Masyarakat</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3785/peringati-hut-bhayangkara-ke80-aditya-fajar-octama-apresiasi-dedikasi-polri-untuk-masyarakat</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;KAMPAR(Jkr.com)_&lt;/strong&gt;Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke&#45;80 Tahun 2026, Aditya Fajar Octama, S.H., menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang selama ini terus menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Aditya, usia pengabdian Polri yang telah memasuki delapan dekade harus menjadi momentum untuk semakin memperkuat profesionalisme, integritas, serta kehadiran Polri di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Selamat Hari Bhayangkara ke&#45;80 Tahun 2026. Semoga Polri semakin profesional, humanis, dan selalu hadir memberikan rasa aman serta keadilan bagi seluruh masyarakat. Kepercayaan publik merupakan modal utama yang harus terus dijaga melalui pelayanan yang cepat, bersih, dan berintegritas,&quot; tegas Aditya di Kampar, Selasa (30/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menilai tantangan keamanan saat ini semakin kompleks sehingga dibutuhkan sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen bangsa untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Aditya juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung tugas&#45;tugas kepolisian dengan membangun budaya tertib hukum, menjaga persatuan, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang dapat memecah belah persatuan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi peringatan bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi pengingat bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang kuat antara Polri dan masyarakat, saya optimistis Kabupaten Kampar akan semakin aman, damai, dan kondusif,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mengakhiri pernyataannya, Aditya berharap semangat HUT Bhayangkara ke&#45;80 dengan tema &apos;80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat&apos; benar&#45;benar diwujudkan melalui pelayanan yang semakin dekat dengan rakyat serta penegakan hukum yang profesional, adil, dan berkeadilan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Dirgahayu Bhayangkara ke&#45;80. Teruslah menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan, melindungi masyarakat, dan mengabdi untuk Indonesia.&quot;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/30258567756-img-20260630-wa0010.jpg"/><pubDate>Tue, 30 Jun 2026 16:45:14 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3785/peringati-hut-bhayangkara-ke80-aditya-fajar-octama-apresiasi-dedikasi-polri-untuk-masyarakat</guid></item><item><title>Wabup Kampar Buka Pelatihan Tata Kelola Pokdarwis, Dorong Pariwisata Berbasis Masyarakat</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3784/wabup-kampar-buka-pelatihan-tata-kelola-pokdarwis-dorong-pariwisata-berbasis-masyarakat</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;KAMPAR(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan sektor pariwisata melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar Pelatihan Tata Kelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kampar, Misharti, di Hotel Bangkinang Baru, Selasa (30/6).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar tersebut diikuti para pelaku dan pengelola Pokdarwis dari berbagai kecamatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola destinasi wisata secara profesional dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam sambutannya, Misharti menegaskan bahwa Kabupaten Kampar memiliki beragam potensi wisata yang layak dikembangkan menjadi destinasi unggulan. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat melalui Pokdarwis menjadi faktor penting dalam menciptakan sektor pariwisata yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kampar memiliki kekayaan pariwisata yang sangat potensial. Melalui pelatihan ini, kami berharap Kelompok Sadar Wisata mampu meningkatkan kapasitas dan tata kelola organisasi sehingga dapat mengembangkan destinasi secara profesional, berkelanjutan, dan semakin menarik bagi wisatawan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga menekankan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang pariwisata sebagai bagian dari strategi menjadikan Kampar sebagai daerah tujuan wisata yang kompetitif di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar, Afdal, mengatakan pelatihan tata kelola Pokdarwis merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran masyarakat sebagai penggerak utama pembangunan sektor pariwisata.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, keberhasilan pengembangan destinasi wisata tidak hanya bergantung pada keindahan alam, tetapi juga pada kemampuan masyarakat dalam mengelola potensi yang dimiliki secara baik, mulai dari aspek organisasi, pelayanan, hingga promosi wisata.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu menerapkan tata kelola organisasi yang efektif, meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan guna mendorong kemajuan sektor pariwisata di Kabupaten Kampar&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/25116170499-img_20260630_122502.jpg"/><pubDate>Tue, 30 Jun 2026 12:25:24 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3784/wabup-kampar-buka-pelatihan-tata-kelola-pokdarwis-dorong-pariwisata-berbasis-masyarakat</guid></item><item><title>Bupati Inhu Pimpin Apel Siaga Karhutla 2026, Tekankan Kesiapan Personel dan Pencegahan Dini</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3783/bupati-inhu-pimpin-apel-siaga-karhutla-2026-tekankan-kesiapan-personel-dan-pencegahan-dini</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;INHU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Indragiri Hulu, Senin (22/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Apel dipimpin langsung oleh Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, selaku Inspektur Apel. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Indragiri Hulu Ir. H. Hendrizal, M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu Zulfahmi Adrian, Ketua DPRD Sabtu Pradansyah Sinurat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam amanatnya, Bupati Ade Agus Hartanto menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu telah menetapkan Status Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026 yang berlaku mulai 10 Maret hingga 30 November 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, penetapan status siaga darurat tersebut harus diikuti dengan sinergi seluruh pihak, mulai dari instansi pemerintah, dunia usaha hingga masyarakat, untuk mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki dalam mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Apel ini merupakan langkah untuk memastikan kesiapan satuan tugas penanggulangan Karhutla, baik dari sisi personel maupun peralatan, sehingga mampu menjalankan tugas secara optimal demi mempertahankan Kabupaten Indragiri Hulu tetap bebas dari kebakaran hutan dan lahan,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bupati juga mengungkapkan, sepanjang tahun 2026 luas lahan yang terdampak kebakaran di Kabupaten Indragiri Hulu mencapai sekitar 38,40 hektare. Data tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar upaya pencegahan semakin diperkuat sehingga kejadian Karhutla dapat terus ditekan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menekankan pentingnya langkah&#45;langkah preemtif dan preventif melalui deteksi dini, patroli terpadu, pemetaan wilayah rawan, penyediaan sarana dan prasarana pendukung, pembangunan sekat kanal, embung air, menara pemantau, serta sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat hingga tingkat desa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui kesiapsiagaan yang terbangun dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu berharap ancaman Karhutla selama musim kemarau dapat diminimalkan, sehingga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/16188006105-img_20260622_192931.jpg"/><pubDate>Mon, 22 Jun 2026 19:30:00 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3783/bupati-inhu-pimpin-apel-siaga-karhutla-2026-tekankan-kesiapan-personel-dan-pencegahan-dini</guid></item><item><title>Pegiat Literasi Pekanbaru Kini Punya Forum Bersama, Perkuat Budaya Baca Masyarakat</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3782/pegiat-literasi-pekanbaru-kini-punya-forum-bersama-perkuat-budaya-baca-masyarakat</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Upaya memperkuat budaya literasi di Kota Pekanbaru memasuki babak baru. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Pekanbaru resmi membentuk Forum Komunikasi Pegiat Literasi sebagai wadah kolaborasi bagi komunitas, taman bacaan, dan berbagai elemen yang bergerak di bidang literasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pembentukan forum ini diharapkan mampu menyatukan berbagai gerakan literasi yang selama ini berjalan secara terpisah. Melalui sinergi tersebut, program_program peningkatan minat baca dapat disusun lebih terarah, kreatif, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru, Muhammad Amin, mengatakan forum tersebut dibentuk sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat budaya membaca di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Forum ini sengaja dibentuk sebagai mitra strategis pemerintah untuk memperkuat budaya baca di tengah masyarakat. Melalui wadah komunikasi dan kolaborasi ini, kita ingin menyinergikan seluruh gerakan literasi yang ada, baik dari komunitas, taman bacaan, maupun lembaga pendidikan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, kolaborasi yang terbangun melalui forum tersebut akan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Pekanbaru. Dengan gerakan literasi yang terarah dan berkelanjutan, masyarakat diharapkan semakin memiliki budaya membaca, berpikir kritis, dan mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kehadiran Forum Komunikasi Pegiat Literasi juga menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mendorong terciptanya ekosistem literasi yang kuat. Melalui sinergi antara pemerintah, komunitas, lembaga pendidikan, dan pegiat literasi, diharapkan berbagai program edukasi dapat berkembang lebih luas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan adanya forum ini, gerakan literasi di Kota Pekanbaru tidak lagi berjalan sendiri&#45;sendiri, melainkan bersatu dalam satu wadah untuk bersama_sama membangun budaya baca yang lebih kuat demi menciptakan generasi yang cerdas, berdaya saing, dan unggul.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/20855781139-fb_img_1782130349575.jpg"/><pubDate>Mon, 22 Jun 2026 19:15:12 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3782/pegiat-literasi-pekanbaru-kini-punya-forum-bersama-perkuat-budaya-baca-masyarakat</guid></item><item><title>Bupati Kampar Terima Kunjungan Kanwil DJPb Riau, Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan Daerah</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3781/bupati-kampar-terima-kunjungan-kanwil-djpb-riau-perkuat-sinergi-pengelolaan-keuangan-daerah</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;KAMPAR(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Pemerintah Kabupaten Kampar terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, efektif, dan akuntabel.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hal tersebut ditandai dengan kunjungan silaturahmi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Riau yang diterima langsung Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Kampar, Senin (22/6).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Dalam kesempatan itu, Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi atas hubungan baik yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kabupaten Kampar dengan Kanwil DJPb Riau sebagai mitra strategis dalam mendukung pengelolaan keuangan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas serta pelayanan publik yang semakin optimal,&quot; ujar Bupati.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Turut mendampingi Bupati dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Kampar Misharti, Sekretaris Daerah Kampar Ardi Mardiansyah, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, rombongan Kanwil DJPb Riau dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil DJPb Riau, Adnan Wimbyarto, bersama jajaran.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dalam pengelolaan keuangan daerah, mengoptimalkan pelaksanaan program pembangunan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Bupati Kampar berharap pertemuan ini menjadi momentum untuk semakin mempererat hubungan kelembagaan antara Pemerintah Kabupaten Kampar dan Kanwil DJPb Riau. Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan memberikan dampak positif terhadap percepatan pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kampar.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/13000906097-img_20260622_190908.jpg"/><pubDate>Mon, 22 Jun 2026 19:09:42 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3781/bupati-kampar-terima-kunjungan-kanwil-djpb-riau-perkuat-sinergi-pengelolaan-keuangan-daerah</guid></item><item><title>Doni Adelino Tegaskan Komitmen Dukung Pondok Pesantren Shafwatul Huffazh di Milad ke_3 Tahun</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3780/doni-adelino-tegaskan-komitmen-dukung-pondok-pesantren-shafwatul-huffazh-di-milad-ke_3-tahun</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan khidmat menyelimuti peringatan Milad ke_3 tahun Pondok Pesantren Shafwatul Huffazh yang berlokasi di Jalan Karya Ujung, Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru pada Senen (22/06/26)&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Momentum hari jadi pesantren tersebut dihadiri berbagai tokoh dan masyarakat, salah satunya Doni Adelino, ST, putra almarhum H. Asmen yang dikenal memiliki peran besar dalam mendukung berdirinya Pondok Pesantren Shafwatul Huffazh sejak awal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Usai menghadiri acara, Doni mengungkapkan bahwa hubungan keluarganya dengan pimpinan pesantren telah terjalin sejak lama. Kedekatan itu menjadi alasan dirinya terus memberikan dukungan terhadap perkembangan lembaga pendidikan Islam tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Hubungan kami sudah sangat lama. Kebetulan ibu saya sekampung dengan Buya Anwar Sejak awal pesantren ini dibangun hingga sekarang, kami terus ikut berpartisipasi membesarkan Pondok Pesantren Shafwatul Huffazh,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Doni, dukungan yang diberikan tidak hanya berupa bantuan rutin setiap bulan, tetapi juga saat pembangunan fasilitas pesantren berlangsung. Berbagai kebutuhan pembangunan, mulai dari pengecoran beton hingga pembersihan lingkungan, turut dibantu demi kemajuan pesantren.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia berharap Pondok Pesantren Shafwatul Huffazh terus berkembang dan mampu memperluas manfaatnya bagi masyarakat. Baginya, keberadaan pesantren yang memberikan pendidikan tanpa membebani biaya kepada santri menjadi nilai yang sangat mulia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Harapan kami, pesantren ini semakin besar dan semakin luas jangkauannya. Kami akan terus berpartisipasi agar keberadaannya memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Doni menilai, pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus menjadi benteng menghadapi berbagai dampak negatif di tengah kehidupan bermasyarakat. Selain itu, keberadaan Pondok Pesantren Shafwatul Huffazh juga menjadi harapan bagi anak_anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan agama yang layak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui semangat kebersamaan dan dukungan berbagai pihak, Milad ke_3 Pondok Pesantren Shafwatul Huffazh menjadi momentum memperkuat komitmen dalam mencetak generasi Qurani yang berakhlak mulia serta memberikan manfaat yang luas bagi umat dan masyarakat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/18461334188-img_20260622_115655.jpg"/><pubDate>Mon, 22 Jun 2026 18:52:08 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3780/doni-adelino-tegaskan-komitmen-dukung-pondok-pesantren-shafwatul-huffazh-di-milad-ke_3-tahun</guid></item><item><title>Milad Ke&#45;3 Ponpes Shafwatul Huffazh, Pemko Pekanbaru Apresiasi Peran Pesantren Cetak Generasi Qurani</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3779/milad-ke3-ponpes-shafwatul-huffazh-pemko-pekanbaru-apresiasi-peran-pesantren-cetak-generasi-qurani</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan khidmat menyelimuti peringatan Milad ke&#45;3 Pondok Pesantren Shafwatul Huffazh yang berlokasi di Jalan Karya Ujung, Kelurahan Tuah Madani, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Perayaan hari jadi pesantren tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan tamu undangan. Pemerintah Kota Pekanbaru turut hadir melalui Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Mardiansyah, S.STP., M.AP, yang mewakili Wali Kota Pekanbaru serta anggota DPRD Ahmad Faisal Reza dari Partai Demokrat&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mengusung tema &quot;Menjaga Tradisi, Membangun Inovasi di Era Modernisasi dalam Menanamkan dan Menumbuhkan Nilai_Nilai Qurani Menuju Generasi Cemerlang, Gemilang, dan Terbilang,&quot; acara ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam mencetak generasi berakhlak mulia dan berlandaskan Al&#45;Qur&apos;an.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mardiansyah menyampaikan apresiasi atas perkembangan Pondok Pesantren Shafwatul Huffazh yang dinilai cukup pesat meski baru berusia tiga tahun.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Selamat Milad ke&#45;3 untuk Pondok Pesantren Shafwatul Huffazh. Mudah&#45;mudahan pesantren ini semakin maju dan pembangunan yang sedang dilakukan dapat terus berlanjut,&quot; ujarnya Senen (22/06/26)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia mengungkapkan, saat ini pesantren telah membina sekitar 120 santri dan santriwati, yang sebagian besar berasal dari keluarga kurang mampu serta anak_anak yatim. Menurutnya, keberadaan pesantren seperti ini sangat membantu pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang religius.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Pemerintah Kota Pekanbaru sangat mendukung keberadaan pesantren. Nanti akan kami laporkan kepada Bapak Wali Kota agar dapat diberikan dukungan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang_undangan yang berlaku,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mardiansyah juga menyinggung program Pemerintah Kota Pekanbaru untuk mencetak 10.000 hafiz Al&#45;Qur&apos;an dalam lima tahun ke depan. Menurutnya, pondok pesantren memiliki peran strategis dalam mewujudkan target tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Ketua Pondok Pesantren Shafwatul Huffazh, Buya Anwar Sutan Nan Panjang, mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan pesantren yang kini telah memasuki usia tiga tahun.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan, sejak berdiri hingga saat ini, pembangunan pondok pesantren sepenuhnya didukung oleh para donatur tanpa bantuan pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Alhamdulillah, dari awal berdiri hingga hari ini kami belum pernah menerima bantuan pemerintah. Semua pembangunan fisik maupun operasional pendidikan berasal dari para donatur yang diutus Allah SWT,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Buya Anwar mengatakan, pada awalnya pesantren hanya fokus pada program tahfiz Al&#45;Qur&apos;an. Namun seiring perkembangan zaman, kurikulum diperluas dengan pendidikan umum serta pembelajaran kitab kuning agar para santri memiliki bekal ilmu agama yang kuat sekaligus mampu mengikuti perkembangan dunia pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami ingin melahirkan generasi penghafal Al&#45;Qur&apos;an yang memahami ilmu agama, berakhlak mulia, dan kelak menjadi ulama yang bermanfaat bagi umat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ke depan, pihak pesantren berencana membangun fasilitas pendidikan lanjutan hingga tingkat perguruan tinggi. Rencana tersebut muncul karena tingginya harapan para wali santri agar anak_anak mereka dapat melanjutkan pendidikan di lingkungan pesantren.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, Buya Anwar juga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian kepada pondok pesantren, terutama dalam mendukung keberlangsungan program pendidikan gratis yang selama ini telah berjalan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami berharap pondok pesantren juga mendapatkan perhatian sebagaimana sekolah_sekolah lainnya, sehingga cita_cita mencetak generasi Qurani dapat terus diwujudkan,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tak hanya itu, Pondok Pesantren Shafwatul Huffazh juga memiliki cita_cita menjadikan kawasan RW 18 Kelurahan Tuah Madani sebagai Kampung Qur&apos;an, sebuah lingkungan yang melahirkan generasi penghafal Al&#45;Qur&apos;an dan menjadi pusat pendidikan Islam di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Terakhir Buya Anwar menyampaikan penghargaan kepada seluruh donatur yang telah berkontribusi dalam pembangunan pondok, khususnya almarhum H. Asmen, yang dinilai memiliki jasa besar terhadap berdirinya Pondok Pesantren Shafwatul Huffazh.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/92815837881-img_20260622_184550.jpg"/><pubDate>Mon, 22 Jun 2026 18:48:43 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3779/milad-ke3-ponpes-shafwatul-huffazh-pemko-pekanbaru-apresiasi-peran-pesantren-cetak-generasi-qurani</guid></item><item><title>Wali Kota Pekanbaru Buka Festival Literasi 2026, Dorong Budaya Baca dan Pembelajaran Sepanjang Hayat</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3778/wali-kota-pekanbaru-buka-festival-literasi-2026-dorong-budaya-baca-dan-pembelajaran-sepanjang-hayat</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(Jkr.com)_&lt;/strong&gt;Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, secara resmi membuka Festival Literasi Kota Pekanbaru Tahun 2026 yang mengusung tema “Pekanbaru Bestari (Berbudaya, Sejahtera, Aman, Ramah, dan Inovatif)”, Rabu (17/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Pekanbaru, Jalan Dr. Sutomo, tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke&#45;242 Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Turut hadir dalam acara itu Bunda Literasi Kota Pekanbaru Sulastri Agung, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Syamsuwir, Asisten II Ingot Ahmad Hutasuhut, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para camat di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru, Drs. H. Muhammad Amin, M.Si, menjelaskan bahwa Festival Literasi 2026 berlangsung sejak Maret hingga Agustus 2026 dengan berbagai kegiatan literasi yang melibatkan masyarakat dan memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat informasi serta ruang aktivitas edukatif.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Festival literasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan budaya baca dan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai sarana belajar sepanjang hayat,” ujarnya kepada media ini di ruang kerjanya&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Amin, pelaksanaan festival merupakan implementasi kebijakan transformasi layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial yang dicanangkan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Program tersebut bertujuan mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk terus belajar guna meningkatkan kesejahteraan melalui literasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menambahkan, penyelenggaraan festival juga sejalan dengan amanat Undang_Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan yang menegaskan bahwa perpustakaan diselenggarakan berdasarkan asas pembelajaran sepanjang hayat, demokrasi, keadilan, profesionalisme, keterbukaan, keterukuran, dan kemitraan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sejumlah kegiatan telah dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian Festival Literasi Kota Pekanbaru 2026. Di antaranya lomba menulis resensi buku koleksi Perpustakaan Tenas Effendy bertema lingkungan hidup yang diikuti 50 siswa SMP/MTs se_Kota Pekanbaru. Kegiatan ini menghasilkan buku kumpulan resensi berjudul “Bumi Membaca Kita”.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, Dispusip juga menggelar bimbingan teknis kepenulisan berbasis konten budaya lokal yang diikuti 53 peserta dengan narasumber Syaiful Anuar dan WS Djambak. Dari kegiatan tersebut lahir buku “Bunga Rampai: Wajah dan Budaya Pekanbaru” yang direncanakan diterbitkan oleh Perpustakaan Nasional RI.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Festival juga menghadirkan lomba video konten literasi yang diikuti 32 peserta dari berbagai kalangan. Karya terbaik dapat diakses melalui platform YouTube dengan dewan juri Bayu Amde Winata, Gegana Agung Putra, dan Rico Anggara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan lainnya meliputi Bimbingan Teknis Literasi Informasi yang diikuti 150 pegiat literasi, pustakawan, dan guru, serta lomba bertutur tingkat SD/MI dan SMP/MTs yang melibatkan 88 peserta. Ajang tersebut melahirkan para penutur muda cerita Melayu yang kreatif dan inovatif.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebagai bagian dari puncak festival, Dispusip Kota Pekanbaru juga menggelar sosialisasi budaya gemar membaca bagi 176 siswa SD dan SMP dengan menghadirkan narasumber Kak Mamik dan Kak Jo.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam kesempatan itu, Wali Kota Pekanbaru mengukuhkan Forum Komunikasi Pegiat Literasi Kota Pekanbaru sekaligus mencanangkan Gerakan Literasi Kota Pekanbaru bersama Bunda Literasi, perwakilan masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta komunitas literasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Acara juga dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoA) antara Dispusip Kota Pekanbaru dengan lima fakultas perguruan tinggi, yakni FKIP Universitas Riau, FTK UIN Sultan Syarif Kasim Riau, FIB Universitas Lancang Kuning, FIPV Universitas Lancang Kuning, dan FKIP Universitas Islam Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, Dispusip memberikan penghargaan hasil pengawasan kearsipan (ASKI) kepada enam OPD di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada sesi siang hari, festival dilanjutkan dengan Wicara Literasi yang menghadirkan Michiko Frizdew, S.I.Kom., M.I.Kom., dan Chandra Alfindodes, M.Pd. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 120 pegiat literasi dari berbagai kalangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk menjaga keberlanjutan semangat literasi, Dispusip telah menjadwalkan Lomba Perpustakaan SD/MTs se_Kota Pekanbaru yang akan digelar pada Agustus 2026 mendatang&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/1763730084-img_20260617_125934.jpg"/><pubDate>Wed, 17 Jun 2026 18:42:47 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3778/wali-kota-pekanbaru-buka-festival-literasi-2026-dorong-budaya-baca-dan-pembelajaran-sepanjang-hayat</guid></item><item><title>Pekanbaru Job Fair 2026 Dibuka, 1.417 Lowongan Kerja Siap Serap Tenaga Kerja Lokal</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3777/pekanbaru-job-fair-2026-dibuka-1417-lowongan-kerja-siap-serap-tenaga-kerja-lokal</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Pekanbaru ke_242, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menggelar Pekanbaru Job Fair 2026 di Mall SKA Pekanbaru, Rabu (17/6/2026) sore.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan yang menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menekan angka pengangguran tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, didampingi Wakil Wali Kota Markarius Anwar. Turut hadir unsur Forkopimda, staf ahli, kepala OPD, camat, serta lurah se_Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Agung Nugroho menegaskan bahwa penyelenggaraan Job Fair bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan yang masih dihadapi Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Hari ini secara resmi saya membuka Pekanbaru Job Fair Tahun 2026. Melalui kegiatan ini kita berupaya menjawab persoalan ketenagakerjaan yang masih menjadi tantangan di Kota Pekanbaru,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Agung, masih banyak lulusan SMA, SMK, hingga perguruan tinggi yang membutuhkan akses terhadap lapangan pekerjaan. Karena itu, pemerintah terus berupaya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada Job Fair tahun ini, tersedia 1.417 lowongan pekerjaan yang berasal dari 47 perusahaan dari berbagai sektor usaha. Kesempatan tersebut juga terbuka bagi penyandang disabilitas sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan dunia kerja yang inklusif dan setara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kami tidak ingin kegiatan ini hanya menjadi formalitas. Data para pencari kerja akan kami himpun dan kami kawal. Kami juga meminta perusahaan untuk memaksimalkan peluang penerimaan bagi para pelamar yang mengikuti Job Fair ini,&quot; jelas Agung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia berharap tingkat penyerapan tenaga kerja dari kegiatan tersebut dapat mencapai minimal 70 persen dari total pelamar yang mendaftar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain membuka akses lapangan pekerjaan, Pemerintah Kota Pekanbaru juga mendorong generasi muda untuk memiliki jiwa kewirausahaan. Menurutnya, kesuksesan tidak hanya diraih melalui pekerjaan formal, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kreativitas dan inovasi dalam berusaha.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&quot;Kita ingin anak_anak muda Pekanbaru memiliki mental pengusaha. Banyak contoh pengusaha sukses yang memulai usaha dengan modal terbatas, namun mampu berkembang karena kreativitas dan inovasi,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Agung juga mengapresiasi perusahaan_perusahaan yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan Job Fair 2026. Ia secara khusus mendorong perusahaan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada penyandang disabilitas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Beberapa perusahaan, seperti Indogrosir dan Alfamart, disebut telah membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas. Pemerintah berharap jumlah kuota tersebut terus bertambah sebagai wujud kesetaraan kesempatan kerja bagi seluruh masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui Pekanbaru Job Fair 2026, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap dapat memperluas akses lapangan pekerjaan, mengurangi angka pengangguran, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang produktif, mandiri, dan berdaya saing di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/10313353637-img_20260617_163603.jpg"/><pubDate>Wed, 17 Jun 2026 18:23:06 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3777/pekanbaru-job-fair-2026-dibuka-1417-lowongan-kerja-siap-serap-tenaga-kerja-lokal</guid></item><item><title>MAN 2 Model Pekanbaru Luncurkan ECO&#45;Only, Ubah Sampah Jadi Bernilai Ekonomi dan Edukasi</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3776/man-2-model-pekanbaru-luncurkan-ecoonly-ubah-sampah-jadi-bernilai-ekonomi-dan-edukasi</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(Jkr.com)_&lt;/strong&gt;Komitmen terhadap pelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh MAN 2 Model Pekanbaru. Madrasah ini resmi meluncurkan program ECO&#45;Only dalam sebuah kegiatan yang digelar di halaman MAN 2 Model Pekanbaru, Rabu pagi (17/6).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Peluncuran program tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Syahrul Mauludi, bersama sejumlah tamu undangan dan perwakilan Pemerintah Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Syahrul Mauludi menjelaskan bahwa ECO&#45;Only merupakan program yang bertujuan mengubah sampah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Melalui ECO&#45;Only, kita ingin mengubah cara pandang terhadap sampah. Sampah tidak lagi dianggap sebagai limbah yang harus dibuang, tetapi dapat diolah menjadi barang yang bernilai dan bermanfaat. Harapannya, MAN 2 Pekanbaru bukan hanya menjadi madrasah yang bersih dari sampah, tetapi juga mampu menjadikan sampah sebagai sumber nilai ekonomi,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Syahrul, program tersebut sejalan dengan gerakan pelestarian lingkungan yang selama ini dijalankan Kementerian Agama melalui program Ekoteologi. Setelah tahap penghijauan dan penanaman pohon, langkah berikutnya adalah mengelola sampah agar memiliki manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga mengapresiasi sinergi antara Kementerian Agama, Pemerintah Kota Pekanbaru, dan berbagai pihak dalam mendukung program lingkungan, termasuk gerakan Pekanbaru Green City.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Lingkungan dan alam ini bukan hanya milik kita saat ini, tetapi juga warisan untuk anak cucu kita. Karena itu, menjaga kebersihan dan kelestariannya menjadi tanggung jawab bersama,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Kepala MAN 2 Model Pekanbaru melalui Wakil Kepala Bidang Humas, Efni Novita, menjelaskan bahwa ECO&#45;Only menjadi simbol semangat madrasah dalam membangun kesadaran lingkungan di kalangan peserta didik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menerangkan bahwa fasilitas ECO&#45;Only berfungsi sebagai tempat penampungan sampah plastik yang telah dipilah. Sampah tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari bahan penelitian siswa hingga pembuatan karya kreatif dan produk kewirausahaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Program ini hadir untuk mendukung Ekoteologi Kementerian Agama sekaligus menyukseskan program Pekanbaru Green City. Sampah plastik yang terkumpul akan disalurkan melalui kerja sama dengan DLHK, sementara sebagian lainnya dimanfaatkan sebagai bahan riset dan prakarya siswa,” jelas Efni.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, MAN 2 Pekanbaru memiliki sejumlah kelas yang fokus pada penelitian dan inovasi. Berbagai riset siswa bahkan telah menembus kompetisi tingkat nasional. Saat ini, terdapat 11 tim penelitian siswa yang lolos seleksi proposal nasional dalam ajang penelitian siswa Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Beragam inovasi tengah dikembangkan para siswa, mulai dari pemanfaatan limbah sebagai sumber energi alternatif hingga penelitian di bidang lingkungan dan mikrobiologi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Efni menegaskan bahwa tujuan utama program ECO&#45;Only bukan sekadar mengumpulkan sampah, melainkan membangun kesadaran generasi muda untuk mengurangi, mengelola, dan memanfaatkan sampah secara bertanggung jawab.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kami ingin menanamkan kesadaran kepada siswa agar peduli terhadap lingkungan. Sampah memang tidak bisa dihindari sepenuhnya, tetapi kita bisa belajar bagaimana mengelolanya dengan baik sehingga tidak menjadi masalah, bahkan bisa memberikan manfaat,” pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui program ECO&#45;Only, MAN 2 Model Pekanbaru berharap dapat menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya dalam mengintegrasikan pendidikan lingkungan, penelitian, dan kewirausahaan ke dalam kegiatan pembelajaran sehari_hari.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/42340659181-img_20260617_125621.jpg"/><pubDate>Wed, 17 Jun 2026 12:56:46 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3776/man-2-model-pekanbaru-luncurkan-ecoonly-ubah-sampah-jadi-bernilai-ekonomi-dan-edukasi</guid></item><item><title>O2SN dan GSI Kota Pekanbaru Resmi Dibuka, Wadah Lahirkan Atlet Pelajar Berprestasi</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3775/o2sn-dan-gsi-kota-pekanbaru-resmi-dibuka-wadah-lahirkan-atlet-pelajar-berprestasi</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Semangat sportivitas dan pembinaan generasi muda kembali bergema di Kota Pekanbaru. Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat SD/MI dan SMP/MTs negeri maupun swasta se&#45;Kota Pekanbaru resmi dibuka, Senin (15/6/2026) pagi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Jalan Syamsul Bahri, Kelurahan Sungai Sibam, tersebut dibuka oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Syamsuir, yang hadir mewakili Wali Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam arahannya, Syamsuir menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan O2SN dan GSI tahun ini.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi_tingginya kepada Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, panitia penyelenggara, para guru, serta seluruh pihak yang telah mendedikasikan waktu dan tenaga sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, O2SN dan GSI merupakan wujud komitmen bersama dalam mencari, membina, dan mengembangkan bibit_bibit atlet muda yang kelak mampu mengharumkan nama Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, bahkan Indonesia di tingkat yang lebih tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan program nasional di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia melalui Pusat Prestasi Nasional. Program ini bertujuan mengembangkan potensi, bakat, minat, serta membentuk karakter peserta didik melalui bidang olahraga.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Ajang ini bukan hanya soal meraih kemenangan, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, disiplin, kerja keras, dan sportivitas para siswa. Dari sinilah akan lahir generasi muda yang unggul dan berprestasi di masa depan,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Syamsuir juga mengajak para guru, pelatih, dan orang tua untuk terus memberikan dukungan kepada anak&#45;anak dalam mengembangkan bakat yang mereka miliki. Ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, positif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun pengaruh negatif.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kami titipkan anak_anak kita untuk terus dibina dan didukung. Mari bersama_sama memberikan ruang bagi mereka untuk berkembang dan bersaing secara sehat. Jauhkan mereka dari segala bentuk kekerasan dan pengaruh negatif yang dapat menghambat masa depan mereka,” pesannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, para guru diharapkan dapat memberikan penilaian yang jujur dan adil, sementara guru pendamping diminta untuk selalu menjaga keselamatan dan kesehatan peserta selama kegiatan berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mengakhiri arahannya, Syamsuir secara resmi membuka pelaksanaan O2SN dan GSI tingkat Kota Pekanbaru Tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam melahirkan atlet_atlet pelajar terbaik yang mampu mengharumkan nama Kota Pekanbaru di berbagai ajang olahraga, sekaligus membentuk generasi muda yang sehat, tangguh, dan berkarakter&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/85630381875-img_20260615_185738.jpg"/><pubDate>Mon, 15 Jun 2026 20:41:43 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3775/o2sn-dan-gsi-kota-pekanbaru-resmi-dibuka-wadah-lahirkan-atlet-pelajar-berprestasi</guid></item><item><title>Dewi Juliani SH Serahkan Beasiswa PIP untuk 398 Siswa di Pekanbaru, Tegaskan Tidak Boleh Ada Potongan</title><link>https://jangkarnews.com/detail/3774/dewi-juliani-sh-serahkan-beasiswa-pip-untuk-398-siswa-di-pekanbaru-tegaskan-tidak-boleh-ada-potongan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU(JKR.com)_&lt;/strong&gt;Komitmen dalam memperjuangkan akses pendidikan bagi generasi muda terus ditunjukkan Anggota Komisi VI DPR RI Daerah Pemilihan Riau I, Dewi Juliani, SH. Pada Senin (15/6/2026) siang, Dewi menyerahkan sekaligus mensosialisasikan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada siswa di SMA Negeri 16 Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam kesempatan tersebut, Dewi menegaskan bahwa bantuan pendidikan yang disalurkan merupakan hasil perjuangan aspirasi masyarakat Riau di tingkat pusat. Meski tidak bertugas di Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Ini adalah aspirasi yang kami perjuangkan dari DPR RI Dapil Riau I. Walaupun saya bukan berasal dari Komisi X, saya hadir karena ini merupakan tanggung jawab saya sebagai wakil rakyat dari daerah ini,” ujar politikus partai PDI Perjuangan kepada wartawan&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, keberhasilan penyaluran bantuan PIP tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari anggota DPRD Provinsi Riau, DPRD Kota Pekanbaru, hingga para pemangku kepentingan yang mengusulkan kebutuhan masyarakat di daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dewi menjelaskan, untuk Kota Pekanbaru terdapat 398 penerima Program Indonesia Pintar yang berhasil diperjuangkannya. Bantuan tersebut tersebar di enam sekolah pada jenjang SD, SMP, hingga SMA.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Khusus di SMA Negeri 16 Pekanbaru, sebanyak 68 siswa dinyatakan memenuhi syarat dan berhak menerima bantuan pendidikan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Adapun besaran bantuan yang diterima siswa berbeda sesuai jenjang pendidikan, yakni:&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;1.SD sebesar Rp 450.000&lt;br&gt;2.SMP sebesar Rp 750.000&lt;br&gt;3.SMA sebesar Rp 1.800.000&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dewi berharap dana bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang kebutuhan pendidikan siswa, seperti membeli perlengkapan sekolah, buku pelajaran, seragam, maupun kebutuhan belajar lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Saya berharap bantuan ini benar_benar digunakan untuk mendukung pendidikan anak_anak kita agar semakin maju dan berprestasi,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada kesempatan itu, Dewi juga memberikan penegasan terkait transparansi penyaluran bantuan. Ia menekankan bahwa dana PIP harus diterima secara utuh oleh siswa penerima manfaat tanpa adanya pemotongan ataupun pungutan dalam bentuk apa pun.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Program ini adalah hak siswa yang telah ditetapkan pemerintah. Tidak boleh ada potongan dengan alasan apa pun. Jika ada wali murid yang menemukan adanya pungutan atau pemotongan, saya minta segera melaporkan agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk mempermudah proses pencairan, para penerima juga diberikan sertifikat yang memuat nama siswa beserta nomor virtual account dan nomor rekening penerima bantuan. Selanjutnya, siswa dapat meminta surat keterangan dari sekolah untuk proses pencairan dana di bank.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengambilan dana bantuan harus didampingi orang tua atau wali dengan membawa identitas diri seperti KTP atau Kartu Keluarga sebagai bukti hubungan dengan siswa penerima manfaat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menutup kegiatan tersebut, Dewi Juliani mengajak seluruh orang tua dan siswa untuk memanfaatkan bantuan pemerintah dengan bijak demi meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak generasi yang cerdas serta berdaya saing.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Program pemerintah ini sangat baik dan sangat membantu masyarakat. Mari kita manfaatkan sebaik_baiknya demi kemajuan pendidikan anak_anak kita,” pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://jangkarnews.com/assets/berita/original/40358792339-img_20260615_203622.jpg"/><pubDate>Mon, 15 Jun 2026 20:36:59 +0700</pubDate><guid>https://jangkarnews.com/detail/3774/dewi-juliani-sh-serahkan-beasiswa-pip-untuk-398-siswa-di-pekanbaru-tegaskan-tidak-boleh-ada-potongan</guid></item></channel></rss>