PEKANBARU(JKR)_Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan meresmikan ruang layanan baru Puskesmas Sidomulyo sekaligus meluncurkan kebijakan perpanjangan jam operasional seluruh Puskesmas di Kota Pekanbaru. Peresmian tersebut digelar di halaman Puskesmas Sidomulyo, Jalan HR Subrantas, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Binawidya, Selasa (30/12/2025) pagi.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan bahwa pembangunan gedung layanan baru ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Peresmian hari ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bagian dari kebijakan besar pemerintah kota untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan mudah diakses,” ujarnya.
Wali Kota menjelaskan, meskipun hanya satu Puskesmas yang dibangun ruang layanan barunya, namun perbaikan infrastruktur dan penambahan alat kesehatan telah dilakukan di banyak Puskesmas lainnya di Pekanbaru. Hal ini sejalan dengan janji pemerintah kota untuk tidak hanya fokus pada pembangunan jalan, kebersihan kota, dan penanganan sampah, tetapi juga pada pelayanan dasar masyarakat, khususnya kesehatan.
Menjawab keluhan masyarakat terkait jam operasional Puskesmas yang selama ini hanya aktif hingga siang hari, Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah strategis dengan memperpanjang jam layanan.
“Mulai 2 Januari 2026, seluruh 21 Puskesmas di Kota Pekanbaru akan melayani masyarakat hingga pukul 21.00 WIB. Ini bukan hanya di Sidomulyo, tetapi berlaku untuk semua Puskesmas,” tegasnya.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat, terutama pekerja dan anak sekolah, untuk mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus meninggalkan aktivitas utama mereka. Wali Kota juga menegaskan bahwa tidak boleh ada pasien yang ditolak, baik di Puskesmas maupun rumah sakit, khususnya bagi masyarakat yang menggunakan layanan BPJS Kesehatan.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Riau yang kini menyalurkan bantuan pembiayaan BPJS sesuai dengan jumlah penduduk. Bantuan yang sebelumnya hanya sekitar 80 ribu jiwa, kini meningkat menjadi 179 ribu jiwa.
“Ini bukti keadilan dan hasil komunikasi yang baik. Masyarakat Pekanbaru kini mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang lebih layak,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, melaporkan bahwa pembangunan ruang layanan baru Puskesmas Sidomulyo dibiayai melalui APBD 2025 sebesar Rp1,7 miliar. Gedung dua lantai dengan luas bangunan sekitar 284 meter persegi tersebut dibangun selama 135 hari dan telah selesai pada 23 Desember 2025.
“Puskesmas Sidomulyo merupakan Puskesmas dengan kapitasi BPJS terbesar kedua di Pekanbaru, dengan rata-rata kunjungan mencapai 200 pasien per hari. Karena itu, kebutuhan ruang dan lahan parkir menjadi perhatian kami,” jelas Hazli.
Ia menambahkan, Pemko Pekanbaru telah merencanakan pembebasan lahan seluas sekitar 2.000 meter persegi di sebelah timur Puskesmas untuk perluasan area pada tahun anggaran 2026.
Terkait perpanjangan jam layanan hingga pukul 21.00 WIB, Hazli menyebut kebijakan tersebut didukung oleh peningkatan jumlah kapitasi BPJS Kesehatan Kota Pekanbaru yang melonjak signifikan sejak Oktober 2025.
“Dari sebelumnya sekitar 83 ribu, kini meningkat menjadi lebih dari 130 ribu hingga 170 ribu peserta. Ini memungkinkan kami mengoptimalkan pelayanan hingga malam hari,” ungkapnya.
Sebelumnya, delapan Puskesmas telah menjalani uji coba layanan hingga malam hari sejak November 2025. Berdasarkan hasil evaluasi, Dinas Kesehatan kini siap menerapkan kebijakan tersebut di seluruh Puskesmas.
Kepala Puskesmas Sidomulyo, drg. Gina, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menjalankan layanan hingga malam hari. Menurutnya, layanan umum, UGD, dan farmasi akan tetap tersedia hingga pukul 21.00 WIB setiap hari, kecuali hari libur.
“Kami berkomitmen melayani masyarakat sepenuh hati. Namun, dengan meningkatnya jam layanan dan jumlah kunjungan, kami berharap ada penambahan tenaga kesehatan ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Puskesmas Sidomulyo saat ini memiliki sekitar 70 tenaga kesehatan dan melayani hampir 200 kunjungan pasien per hari, tidak hanya untuk masyarakat yang sakit, tetapi juga layanan promotif dan preventif bagi masyarakat sehat.
Dengan diresmikannya gedung layanan baru serta diperpanjangnya jam operasional Puskesmas, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap akses layanan kesehatan semakin merata dan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus meningkat.