KAMPAR(JKR)_Wakil Bupati Kampar, Dr. Misharti, S.Ag., M.Si., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Media Center (Gedung Asisten 2) Kantor Bupati Kampar pada Senin (23/02). Rapat ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si., dan diikuti oleh jajaran Pemerintah Daerah Se-Indonesia.
Rapat koordinasi mingguan ini dirangkaikan dengan agenda penting lainnya, yakni Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program Strategis Nasional 3 Juta Rumah serta sosialisasi penyelenggaraan fasilitasi penerbitan sertifikat halal pada produk UMKM yang ditarget pada bulan Oktober nanti.
Dalam arahannya, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, terutama pada Cabe rawit, yang naiknya drastis di 195 kabupaten/kota, Beras, Daging Sapi, Ayam, Telor yang turut naik, dan juga pada komoditas lainnya pada bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 2026 nanti.
Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Kampar. Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., Asisten II Setda Kampar, Muhammad, M.Si., Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kampar, Dr. Yuli Usman, M.Ag , Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kampar, Rusdi Hanip, ST., MT serta Forkopimda Kabupaten Kampar dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kampar.
Pemerintah Kabupaten Kampar menyatakan komitmen penuh untuk terus memantau pergerakan harga dibeberapa komoditas di pasar guna menekan laju inflasi serta mempercepat dukungan administrasi maupun penyediaan lahan demi suksesnya program pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat.
Wabup menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus memperkuat koordinasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat. Langkah nyata yang ditekankan dengan mangadakan Gerakan Pasar Murah atau Operasi Pasar untuk membantu masyarakat dibeberapa titik dan juga meliputi pemantauan rutin terhadap harga dan ketersediaan stok bahan pangan pokok di pasar-pasar wilayah Kampar.
“Agar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Dinas terkait meningkatkan frekuensi peninjauan langsung ke pasar-pasar tradisional dan distributor. Hal ini bertujuan untuk memastikan tidak ada oknum-oknum yang melakukan permainan harga ataupun penimbunan barang pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.” Tegas Wabup.
Dukungan Program 3 Juta Rumah, Terkait evaluasi program perumahan nasional, Wabup menyampaikan bahwa Pemkab Kampar berkomitmen penuh dalam mendukung kebijakan pusat melalui percepatan proses perizinan dan pengoptimalan data calon penerima. Sementara ini Kabupaten Kampar masuk 3 besar diantara Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia terkait pelaporan Pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dengan jumlah Unit Fungsi Hunian Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) 1405.
Setelah sesi zoom meeting berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi internal terbatas bersama unsur Forkopimda dan TPID untuk merumuskan langkah teknis pemantauan stok pangan di tingkat distributor pada bulan ramadhan ini.
Rapat Koordinasi yang berlangsung secara khidmat ini diakhiri dengan penekanan dari Wakil Bupati Kampar, Dr. Misharti, S.Ag., M.Si., agar seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar tidak hanya berhenti pada tataran koordinasi, tetapi segera melakukan aksi nyata di lapangan