Sambut Hari Jadi Ke 242,Pemko Pekanbaru Gandeng PLN Hadirkan Diskon Tambah Daya dan Program Pencegahan Kebakaran di Kawasan Padat Penduduk

Senin, 25 Mei 2026 | 18:39:38 WIB

PEKANBARU(JKR.com)_Pemerintah Kota Pekanbaru terus memperkuat kolaborasi dengan PT PLN (Persero) demi meningkatkan pelayanan sekaligus keselamatan masyarakat. Melalui rapat tindak lanjut yang digelar di kantor PT PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepri, Jalan Musyawarah, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Senin (25/05/2026), sejumlah program strategis diumumkan menjelang Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242.

Rapat tersebut dihadiri Plh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin, didampingi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Zarman Chandra serta Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Martin Manoluk.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Zulhelmi Arifin menjelaskan bahwa kerja sama antara Pemko Pekanbaru, PLN, dan pihak terkait menjadi langkah nyata untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kerja sama ini menghadirkan dua program utama dalam rangka Hari Jadi Pekanbaru. Pertama, PLN memberikan diskon 50 persen untuk penambahan daya listrik selama dua pekan di bulan Juni,” ujarnya.

Program tersebut memungkinkan pelanggan yang ingin menaikkan kapasitas listrik rumah, seperti dari 1.300 VA menjadi 2.200 VA atau lebih, memperoleh potongan biaya hingga 50 persen.

Tak hanya itu, Pemko Pekanbaru juga fokus melakukan mitigasi kebakaran di kawasan padat penduduk yang dinilai rawan terjadi korsleting listrik. Program ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah dengan kondisi rumah berhimpitan dan akses jalan yang sulit dilalui mobil pemadam kebakaran.

Menurut Zulhelmi, program inspeksi instalasi listrik akan dimulai pada 3 Juni 2026 sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT Pekanbaru.

“Untuk tahap awal, ada sekitar 100 rumah masyarakat miskin di kawasan padat penduduk yang akan kami inspeksi. Mulai dari jaringan listrik, meteran, hingga instalasi di dalam rumah akan diperiksa,” jelasnya.

Pemeriksaan tersebut dilakukan guna mencegah potensi kebakaran akibat instalasi listrik yang tidak layak, kabel tua, sambungan bertumpuk, hingga penggunaan colokan listrik berlebihan yang kerap memicu percikan api.

Selain pemeriksaan, tim gabungan juga akan memberikan edukasi kepada warga mengenai penggunaan listrik yang aman. Bila ditemukan instalasi berbahaya, maka penggantian material akan dilakukan secara gratis melalui kolaborasi antara Pemko Pekanbaru dan PLN.

“Kalau hasil inspeksi menunjukkan kabel atau instalasi harus diganti, maka akan dilakukan penggantian secara gratis untuk masyarakat kurang mampu,” tambahnya.

Program ini menjadi perhatian serius Pemko Pekanbaru mengingat tingginya kasus kebakaran belakangan ini, terutama di kawasan permukiman padat. Dalam beberapa kejadian, api bahkan melahap sejumlah rumah sekaligus karena kondisi bangunan yang berdempetan.

“Kami ingin melakukan mitigasi sejak dini agar kejadian kebakaran besar yang menghanguskan banyak rumah tidak terus berulang,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan sambungan listrik ilegal yang sangat berbahaya dan berpotensi memicu kebakaran.

“Kadang saat meteran dimatikan saat kebakaran, listrik di rumah masih menyala. Itu artinya ada sambungan ilegal. Ditambah penggunaan stop kontak bertumpuk dan kabel sembarangan, kondisi ini sangat berisiko,” tegasnya.

Melalui sinergi bersama PLN, Pemko Pekanbaru berharap masyarakat tidak hanya mendapatkan kemudahan layanan listrik, tetapi juga meningkatnya kesadaran akan pentingnya keselamatan instalasi listrik di lingkungan tempat tinggal.

Terkini