PEKANBARU(JKR.com)_Upaya memperkuat budaya literasi di Kota Pekanbaru memasuki babak baru. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Pekanbaru resmi membentuk Forum Komunikasi Pegiat Literasi sebagai wadah kolaborasi bagi komunitas, taman bacaan, dan berbagai elemen yang bergerak di bidang literasi.
Pembentukan forum ini diharapkan mampu menyatukan berbagai gerakan literasi yang selama ini berjalan secara terpisah. Melalui sinergi tersebut, program_program peningkatan minat baca dapat disusun lebih terarah, kreatif, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru, Muhammad Amin, mengatakan forum tersebut dibentuk sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat budaya membaca di tengah masyarakat.
"Forum ini sengaja dibentuk sebagai mitra strategis pemerintah untuk memperkuat budaya baca di tengah masyarakat. Melalui wadah komunikasi dan kolaborasi ini, kita ingin menyinergikan seluruh gerakan literasi yang ada, baik dari komunitas, taman bacaan, maupun lembaga pendidikan," ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi yang terbangun melalui forum tersebut akan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Pekanbaru. Dengan gerakan literasi yang terarah dan berkelanjutan, masyarakat diharapkan semakin memiliki budaya membaca, berpikir kritis, dan mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Kehadiran Forum Komunikasi Pegiat Literasi juga menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mendorong terciptanya ekosistem literasi yang kuat. Melalui sinergi antara pemerintah, komunitas, lembaga pendidikan, dan pegiat literasi, diharapkan berbagai program edukasi dapat berkembang lebih luas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan adanya forum ini, gerakan literasi di Kota Pekanbaru tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan bersatu dalam satu wadah untuk bersama_sama membangun budaya baca yang lebih kuat demi menciptakan generasi yang cerdas, berdaya saing, dan unggul.

