PEKANBARU(JKR.com)_Suasana penuh kebersamaan dan semangat berbagi mewarnai perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di lingkungan Yayasan Ayo Mengaji Tahfiz Al Fatih, Kamis (28/05/2026) pagi.
Bertempat di halaman SDIT Tahfiz Al Fatih, Jalan Kayu Manis, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, keluarga besar yayasan melaksanakan pemotongan hewan kurban sebanyak 8 ekor sapi dan 12 ekor kambing. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya mencapai 4 ekor sapi dan 10 ekor kambing.
Kegiatan kurban ini melibatkan seluruh elemen yayasan, mulai dari pengurus, guru, karyawan, wali murid hingga para santri. Daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar, guru, karyawan, serta anak_anak yatim di Kota Pekanbaru.
Ketua Yayasan Ayo Mengaji Indonesia Tahfiz Al Fatih, Anton Yuliandri, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan ini terlaksana dengan baik dan lancar. Tahun ini jumlah hewan kurban meningkat cukup besar dibanding tahun lalu. Ini menjadi bukti semangat berbagi dan kepedulian keluarga besar Al Fatih terus tumbuh,” ujarnya saat ditemui media ini
Ia menjelaskan, ratusan paket daging kurban disalurkan kepada warga sekitar lingkungan sekolah, guru dan karyawan, serta masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak_anak yatim di Pekanbaru.
Menurut Anton, peningkatan jumlah hewan kurban tidak lepas dari semangat gotong royong seluruh civitas yayasan. Ke depan, pihaknya bahkan menargetkan peningkatan jumlah sapi kurban hingga puluhan ekor.
“Kami ingin terus meningkatkan kualitas dan kuantitas kurban setiap tahunnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah program iuran kurban harian sekitar Rp3.500 per orang. InsyaAllah, pada tahun 2029 nanti target kami bisa mencapai 70 ekor sapi kurban,” jelasnya.
Ia berharap, semangat berkurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual tahunan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan pengorbanan kepada seluruh keluarga besar yayasan.
“Ibadah kurban mengajarkan ketulusan dan kepedulian kepada sesama. Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh dan menjadi amal jariyah yang diterima Allah SWT,” tutupnya.
Hari Raya Idul Adha sendiri menjadi momentum penting bagi umat Muslim untuk meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dalam berkorban. Lebih dari sekadar menyembelih hewan, ibadah kurban mengandung pesan mendalam tentang ketundukan kepada Allah SWT serta kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.