Kue Talam Ketan Durian Siap Jadi Ikon Kuliner Pekanbaru, Hadir di Hotel dan Bandara

Kamis, 11 Juni 2026 | 19:53:54 WIB

PEKANBARU(JKR.com)_Pemerintah Kota Pekanbaru terus berupaya mengangkat produk unggulan daerah agar semakin dikenal luas. Salah satunya melalui penguatan kue talam ketan durian sebagai ikon kuliner khas Kota Pekanbaru yang nantinya akan menjadi sajian penyambutan atau welcome food di hotel-hotel dan Bandara Sultan Syarif Kasim II.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Pekanbaru di Ruang Rapat Wali Kota, Lantai 5 Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Kamis (11/6/2026).

Sekretaris Disperindag Kota Pekanbaru, Ali Imron didampingi Kabid Pasar Itang Trasan, mengatakan bahwa Disperindag bertindak sebagai leading sector dalam pembinaan Industri Kecil Menengah (IKM) yang ada di Kota Pekanbaru. Melalui kesepakatan ini, berbagai pihak diajak berkolaborasi untuk memperkuat eksistensi kue talam ketan durian sebagai produk unggulan UMKM daerah.

"Kesepakatan ini melibatkan pelaku usaha, pihak perhotelan, pusat oleh-oleh, hingga pengelola bandara dalam rangka penguatan kue talam ketan durian sebagai produk unggulan UMKM sekaligus sajian penyambutan khas Kota Pekanbaru," ujar Ali Imron kepada wartawan.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya DPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Riau, Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Riau, PT Angkasa Pura Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, serta pusat oleh-oleh Nadira Napoleon dan Insyira.

Menurut Ali Imron, langkah ini merupakan tindak lanjut dari penetapan produk unggulan daerah berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Pekanbaru Nomor 331 Tahun 2021, yang menetapkan olahan durian sebagai salah satu produk unggulan daerah yang perlu terus dikembangkan.

Ke depan, hotel_hotel di Pekanbaru diharapkan menyediakan kue talam ketan durian sebagai hidangan penyambutan bagi tamu yang datang. Dengan demikian, wisatawan maupun tamu dari luar daerah akan langsung mengenal cita rasa khas Pekanbaru sejak pertama kali menginjakkan kaki di kota ini.

Tidak hanya kuliner, Pemko Pekanbaru juga mendorong promosi produk_produk UMKM lainnya melalui penyediaan pojok promosi di hotel_hotel. Nantinya, berbagai produk unggulan seperti batik, songket, anyaman rotan, kerajinan tangan, hingga produk makanan khas daerah akan dipajang untuk memperkenalkan kekayaan ekonomi kreatif Pekanbaru kepada para tamu.

Selain itu, pemerintah juga terus menggaungkan penggunaan Baju Sikat, busana khas daerah yang telah didaftarkan sebagai identitas budaya Kota Pekanbaru. Bahkan, pihak perhotelan didorong untuk mulai memperkenalkan dan menggunakan pakaian tersebut, khususnya bagi petugas yang berada di bagian depan hotel.

Sebagai bagian dari promosi yang lebih luas, Pemko Pekanbaru juga akan menggelar Festival Kue Talam Ketan Durian pada 21 Juni mendatang. Festival tersebut direncanakan menghadirkan kue talam ketan durian serpanjang I km yang dibuat secara gotong royong oleh pelaku UMKM.

Melalui berbagai langkah strategis ini, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap kue talam ketan durian tidak hanya dikenal sebagai makanan tradisional, tetapi juga menjadi ikon kuliner yang mampu memperkuat identitas daerah serta mendukung pertumbuhan ekonomi UMKM lokal.

"Kami ingin kue talam ketan durian menjadi ikon Pekanbaru yang dikenal luas oleh masyarakat maupun wisatawan yang datang ke kota ini," tutup Ali Imron.

Terkini