Antar Anak Sekolah Ke SMA 17 Pekanbaru,Wali Murid Tercebur Kedalam Parit Yang Banjir, Motor Honda Supra Ikut Terperosok

Antar Anak Sekolah Ke SMA 17 Pekanbaru,Wali Murid Tercebur Kedalam Parit Yang  Banjir, Motor Honda Supra Ikut Terperosok

PEKANBARU(JKR.com)_Niat seorang wali murid mengantarkan anaknya ke sekolah berujung insiden. Seorang pria bernama Nenggolan tercebur ke dalam parit yang tergenang banjir saat melintas di Jalan Pajar Raya, Kelurahan Bandar Raya, RT 06/RW 06, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Rabu pagi.

Dalam kejadian tersebut, satu unit sepeda motor Honda Supra yang dikendarai korban ikut terperosok ke dalam parit dengan kedalaman sekitar dua meter.

Peristiwa itu terjadi ketika korban hendak pulang setelah mengantarkan anaknya sekolah di SMA Negeri 17 Pekanbaru. Saat itu, sejumlah ruas jalan mengalami kemacetan akibat genangan banjir. Korban kemudian memilih jalur di sisi jalan yang diduga tidak menyadari adanya lubang atau parit yang tertutup genangan air.

Akibatnya, korban bersama sepeda motor yang dikendarainya masuk ke dalam parit. Beruntung, korban berhasil menyelamatkan diri dengan naik keatas dan kemudian meminta bantuan petugas pemadam kebakaran (Damkar).

Petugas Damkar Pekanbaru, Pajar, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait insiden tersebut sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah menerima laporan, petugas langsung melakukan persiapan dan bergerak menuju lokasi kejadian.

"Setelah mendapat laporan, sekitar lima menit kami langsung melakukan persiapan dan menuju ke lokasi. Kami menggunakan tali karmantel untuk mengaitkan sepeda motor, kemudian menariknya ke atas dengan bantuan warga," ujar Pajar saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, proses evakuasi sempat menghadapi kendala karena kondisi arus air yang cukup deras akibat hujan dengan intensitas tinggi. Namun, berkat kerja sama petugas dan masyarakat, sepeda motor tersebut akhirnya berhasil dievakuasi dari dalam parit.

Dalam insiden tersebut, tidak ada korban jiwa. Sementara korban hanya mengalami luka ringan pada bagian kaki akibat terkena atau bergesekan dengan beton jembatan.

Salah seorang warga, mengaku prihatin dengan kondisi jalan tersebut. Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan dan memberikan perhatian terhadap kondisi akses jalan yang dinilai membahayakan masyarakat.

"Kalau tidak diperbaiki, nanti bisa ada korban lagi," ungkap warga tersebut

Ia menjelaskan, Jalan Fajar Raya merupakan salah satu akses yang cukup banyak dilalui masyarakat, termasuk anak_anak yang hendak menuju sekolah, salah satunya SMA Negeri 17 Pekanbaru.

Warga tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada petugas Damkar yang dinilainya cepat merespons laporan masyarakat dan langsung turun ke lokasi untuk membantu proses evakuasi.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada petugas Damkar yang selalu cepat dan responsif terhadap laporan warga," pungkasnya.

Berita Lainnya

Index