PEKANBARU(JKR.com)_Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus memperkuat pengawasan terhadap harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok di pasaran.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan pemantauan harga barang kebutuhan pokok yang digelar di Hotel New Hollywood Pekanbaru, Kamis (10/9/2026) siang. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Disperindag Kota Pekanbaru, Hj. Yulianis, S.Sos.
Kegiatan ini turut mempertemukan sejumlah produsen dan pedagang pasar. Pertemuan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan rantai distribusi barang berjalan dengan baik, mulai dari produsen hingga ke tingkat pengecer.
Kadisperindag melalui Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Pekanbaru, Herawati, S.Kom., MM, mengatakan pemantauan harga kebutuhan pokok dilakukan secara rutin setiap hari.
Menurutnya, informasi perkembangan harga juga disampaikan kepada masyarakat melalui media sosial resmi Disperindag Kota Pekanbaru, salah satunya melalui akun Instagram. Namun, pemantauan tidak dilakukan di seluruh pasar yang ada di Kota Pekanbaru.
“Bahan pokok yang kita awasi setiap hari kita update melalui media sosial Disperindag, salah satunya Instagram. Harga yang kita pantau berasal dari pasar_pasar yang memang sudah kita daftarkan sesuai dengan aturan dari pemerintah pusat,” jelas Herawati kepada wartawan.
Ia menambahkan, pembahasan dalam kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada harga bahan pokok, tetapi juga menyangkut kelancaran distribusi komoditas dari produsen hingga pengecer.
“Produsen dan pengecer kita pertemukan dalam kegiatan ini. Kita ingin sinerginya berjalan baik, baik untuk komoditas yang diatur maupun yang tidak diatur,” ujarnya.
Herawati mencontohkan komoditas ayam yang sempat mengalami kenaikan harga di pasar. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pihaknya menghadirkan produsen ayam dalam kegiatan sosialisasi tersebut untuk mencari solusi bersama.
“Kemarin terjadi lonjakan harga ayam di pasar. Karena itu, hari ini kita undang produsen ayam agar persoalan tersebut bisa kita bahas bersama,” katanya.
Ke depan, Disperindag Pekanbaru berkomitmen meningkatkan pengawasan terhadap perkembangan harga kebutuhan pokok sekaligus memperkuat koordinasi dengan pelaku usaha.
“Kita berharap ke depannya bisa lebih baik lagi dan pengawasan terhadap harga bahan pokok di Kota Pekanbaru semakin meningkat,” tutur Herawati.
Sementara itu, salah satu pasar yang menjadi lokasi pemantauan harga adalah Pasar Cik Puan. Informasi mengenai perkembangan harga dari pasar-pasar yang menjadi objek pemantauan tersebut secara berkala dipublikasikan melalui media sosial Instagram Disperindag Kota Pekanbaru.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih terbuka kepada masyarakat sekaligus membantu menjaga stabilitas harga dan kelancaran pasokan kebutuhan pokok di Kota Pekanbaru.