Arisal Aziz Gelar Temu Ramah di Terminal BRPS Pekanbaru: “Saya Anak Terminal, Hari Ini Pulang Menyapa Kawan Lama”

Jumat, 14 November 2025 | 18:05:11 WIB

PEKANBARU(JKR)_Anggota DPR RI Fraksi PAN Komisi XIII, H. Arisal Aziz, menggelar acara temu ramah bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, simpatisan, relawan, serta keluarga besar terminal di Terminal BRPS Kota Pekanbaru, Jumat (14/11/25) siang. Kunjungan ini menjadi momen bernilai emosional bagi Arisal Aziz yang mengaku memiliki sejarah hidup yang sangat dekat dengan lingkungan terminal.

Saya Haji Arisal Aziz, anggota DPR RI Komisi XIII. Hari ini saya benar-benar datang kembali ke terminal pekanbaru, tempat di mana saya memahami arti kehidupan,” ungkap Arisal kepada wartawan.

Ia mengatakan bahwa terminal adalah bagian penting dalam perjalanan hidupnya. Karena itu, ia mengundang kawan-kawan lama, keluarga besar terminal, dan berbagai komunitas untuk bersilaturahmi serta saling berbagi motivasi.

“Saya ini anak terminal. Saya kembali untuk menyapa teman-teman, memberi semangat bahwa hidup harus bermanfaat bagi orang banyak. Apa pun masa lalu kita, mulai hari ini kita bisa berbuat lebih baik,” ucapnya.

Di hadapan para peserta temu ramah, Arisal Aziz juga menegaskan kepeduliannya terhadap masyarakat kecil, khususnya mereka yang bekerja di sektor transportasi umum. Ia menyampaikan bahwa dirinya menyediakan layanan ambulans gratis untuk masyarakat di seluruh Provinsi Riau.

Selain itu, Arisal menyoroti berbagai persoalan yang dihadapi para pelaku usaha angkutan, mulai dari harga tiket, operasional jalan, hingga tingginya biaya bahan bakar.

“Teman-teman kita yang memiliki usaha angkutan masih banyak menghadapi persoalan. InsyaAllah saya akan memperjuangkan nasib mereka, terutama yang selama ini kurang tersentuh kebijakan,” tegasnya.

Kasatpel Terminal BRPS UPTD II Kota Pekanbaru, Bambang Hermanto, menyambut positif kedatangan Arisal Aziz. Menurutnya, kehadiran seorang anggota DPR RI yang lahir dan tumbuh dari lingkungan terminal memberikan inspirasi besar bagi para pekerja terminal.

“Kedatangan beliau bukan sembarang kunjungan. Beliau sendiri tadi mengakui berasal dari lingkungan terminal. Itu memberi motivasi bagi kawan-kawan bahwa siapa pun bisa berubah menjadi lebih baik asal jujur dan konsisten,” ujar Bambang.

Ia juga menceritakan kedekatan masa lalu antara dirinya dan Arisal. Keduanya pernah berada dalam lingkungan dan dunia yang sama, bahkan pernah menjadi atlet sepak bola dan sering bertanding bersama.

“Kami dulu satu lapangan, kadang ribut, tapi tetap pulang bersama. Jadi saya tahu betul bagaimana karakter beliau,” kenangnya.

Bambang juga mengapresiasi kontribusi Arisal terhadap fasilitas keagamaan di area terminal. Salah satunya adalah pembangunan rumah ibadah yang digunakan ribuan penumpang dan masyarakat setiap pekan.

“Tadi kita sama-sama salat Jumat di sini. Jamaahnya ramai sekali. Beliau rutin menyediakan 300 kotak makanan setiap Jumat. Bahkan kontribusinya untuk sarana masjid mencapai sekitar Rp3 miliar, semuanya dari dana pribadi,” ujar Bambang.

Bambang menambahkan bahwa selama ini beberapa penumpang yang mengalami kondisi darurat kerap kesulitan mendapatkan armada untuk dibawa ke fasilitas kesehatan. Namun, melalui komitmen Arisal Aziz, hal ini mulai terbantu.

“Kami tidak perlu lagi memikirkan biaya operasional. Tinggal telepon, beliau pastikan ambulans berangkat, minyak dan sopir sudah ditanggung. Ini jauh lebih efektif daripada harus menyiapkan armada standby di terminal,” jelasnya.

Kunjungan Arisal Aziz ke Terminal BRPS bukan hanya nostalgia, tetapi juga momentum untuk memperkuat dukungan bagi masyarakat kecil, khususnya mereka yang bekerja dalam dunia transportasi. Semangat untuk memberikan manfaat dan memperbaiki kondisi terminal menjadi pesan utama yang ia sampaikan dalam temu ramah tersebut.

Terkini