PEKANBARU(JKR)_Turnamen futsal Masmur Cup ke-X resmi dimulai, Senin (17/11/25) siang. Ajang tahunan yang selalu dinantikan para pelajar ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kampar Hj. Misharti, S.Ag., M.Si, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Masmur.
Hj. Misharti menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama SMK Multi Mekanik Masmur selaku penyelenggara.
“Hari ini saya mewakili Yayasan Masmur menyampaikan selamat atas terlaksananya Masmur Cup yang ke-10. Kegiatan ini telah menjadi tradisi tahunan, dan Alhamdulillah antusiasnya semakin tinggi,” ujarnya.
Peserta Membludak dari Berbagai Daerah
Tahun ini, jumlah peserta meningkat signifikan. Lebih dari 30 tim ikut ambil bagian, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya sekitar 25 tim. Para peserta berasal dari tingkat SMP dan MTs se-Provinsi Riau, seperti Kampar, Pekanbaru, Siak, dan Pelalawan.
“Antusiasme ini membuktikan bahwa SMK Multi Mekanik Masmur dan Yayasan Masmur semakin dikenal masyarakat. Harapannya, orang tua semakin percaya menitipkan pendidikan anak-anaknya di sini,” tambah Misharti.
Pada edisi ke-10 ini, hadiah yang diperebutkan juga lebih besar. Selain piala bergilir Yayasan Masmur, para pemenang akan mendapatkan uang pembinaan.
“Tahun lalu pialanya dari Ibu Mintarti anggota DPD RI. Tahun ini piala bergilir saya hadirkan sebagai Wakil Bupati Kampar. Hadiah pun kita tambah agar semakin memotivasi para peserta,” ungkapnya.
Misharti menegaskan bahwa Masmur Cup bukan hanya ajang meraih prestasi semata, tetapi juga wadah pembinaan atlet futsal masa depan.
Ia berharap ke depannya kegiatan olahraga yang digelar Yayasan Masmur semakin bervariasi, seperti volly,badminton yang pernah diselenggarakan sebelumnya.
“Ini bukan hanya kompetisi, tetapi ajang silaturahmi. Menang boleh bangga, kalah jangan berkecil hati. InsyaAllah Masmur Cup akan terus hadir setiap tahun dengan cabang olahraga yang lebih banyak,” pesannya.
Turnamen ini akan berlangsung selama sepekan, hingga Sabtu (22/11/25).
Ketua Panitia Masmur Cup X, Bobby Oktavianus, menjelaskan bahwa pertandingan akan berlangsung mulai 18 hingga 20 November, dan final digelar pada Sabtu depan.
“Turnamen ini sudah menjadi agenda tahunan dan kini memasuki tahun ke-10. Selain promosi sekolah, kegiatan ini menjadi ajang melihat bibit atlet masa depan,” ujarnya.
Tercatat 30 tim dari 22 sekolah turut serta, berasal dari Kampar, Rimbo Panjang, hingga Pekanbaru.
Untuk menjaga fairness, pertandingan menggunakan wasit berlisensi dari PSSI.
“Futsal adalah olahraga dengan kontak fisik intens. Maka kami menggunakan wasit berlisensi agar keputusan di lapangan dapat dipertanggungjawabkan dan pertandingan berjalan sportif,” tegasnya.
Turnamen menggunakan sistem gugur. Tim yang kalah langsung tersingkir, sementara pemenang melaju ke babak berikutnya hingga final.

