KAMPAR(JKR)_Pemerintah Provinsi Riau menunjukkan komitmennya terhadap penguatan pendidikan keagamaan dengan menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Riau (Nawari), yang berlokasi di Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Selasa (10/2/2026) pagi.
Plt Gubernur Riau dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Riau, Jenri Salmon Ginting. Dalam sambutannya, Jenri menegaskan bahwa pembangunan pesantren tidak sekadar menandai dimulainya pembangunan fisik, tetapi juga menjadi ikhtiar bersama dalam membangun sumber daya manusia dan peradaban melalui jalur pendidikan dan keagamaan.
“Hari ini bukan hanya menandai dimulainya pembangunan sebuah pesantren, tetapi lebih dari itu merupakan ikhtiar bersama dalam membangun sumber daya manusia dan peradaban yang berakar pada nilai-nilai akhlak,” ujar Jenri.
Ia berharap keberadaan Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Riau nantinya dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperluas akses pendidikan di bidang keagamaan serta memperkuat peran pesantren sebagai lembaga pembinaan generasi muda.
Menurutnya, pesantren memiliki posisi strategis, tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai mitra sosial pemerintah daerah dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat persatuan, dan membangun kehidupan bermasyarakat yang berkelanjutan.
Jenri juga mengaitkan pembangunan pesantren ini dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau Tahun 2025–2029, di mana pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas utama. Peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan, dipandang sebagai kunci dalam menyiapkan generasi yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia.
“Pemerintah Provinsi Riau terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai program, seperti pemberian beasiswa bagi masyarakat berprestasi maupun kurang mampu, serta bantuan kepada organisasi-organisasi Islam dan lembaga pendidikan keagamaan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan pesantren merupakan inisiatif masyarakat yang patut diapresiasi. Sepanjang dikelola secara profesional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, Pemerintah Provinsi Riau membuka ruang kerja sama dan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.
Jenri berharap Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Riau ke depan dapat berkembang menjadi lembaga pendidikan yang berkualitas, modern, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan pesantren ini. Semoga apa yang kita mulai hari ini menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir,” tutupnya.

