KAMPAR(JKR)_Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Dr. Misharti menghadiri kegiatan Khatam Al-Qur’an dan buka puasa bersama keluarga besar PGRI, BNK, KPAI, Pusdatin Puandri, serta Majelis Zikir Kampar Dihati. Kegiatan tersebut digelar di Rumah Dinas Wakil Bupati Kampar, Bangkinang Kota, Sabtu (7/3).
Acara yang mengusung tema “Menjalin Silaturahmi Meraih Ridho Ilahi” itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, Ketua TP PKK Kampar Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, serta perwakilan dari berbagai organisasi dan lembaga yang terlibat.
Dalam sambutannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Khatam Al-Qur’an adalah simbol kecintaan kita terhadap kitab suci, sementara buka puasa bersama menjadi wadah mempererat silaturahmi lintas lembaga dan komunitas,” ujar Ahmad Yuzar.
Sementara itu, Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti menilai kegiatan tersebut mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah, organisasi profesi, lembaga pendidikan, serta majelis zikir dalam membangun kebersamaan.
“Kebersamaan ini merupakan modal besar untuk mewujudkan Kampar yang religius, berbudaya, dan sejahtera,” katanya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan khataman Al-Qur’an yang dilanjutkan dengan doa bersama. Acara kemudian diisi tausiyah singkat yang menekankan pentingnya menjaga persatuan serta mengamalkan nilai_nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan itu, Bupati Kampar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai religius dan sosial di tengah masyarakat.
“Momentum Ramadan ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menebar kebaikan, mempererat silaturahmi, dan meraih ridho Allah SWT,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Kegiatan tersebut ditutup dengan doa bersama yang memohon keberkahan bagi Kabupaten Kampar serta keselamatan bagi seluruh masyarakat. Suasana kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan itu menjadi cerminan kuatnya nilai religius dan persaudaraan di tengah masyarakat Kampar.

