PEKANBARU(JKR)_Pemerintah Kota Pekanbaru kembali menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat. Kali ini, sebanyak 1.900 warga Kecamatan Senapelan menerima bantuan secara simbolis dalam kegiatan yang digelar di Lapangan Bukit Putra, Rabu pagi (15/4/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, didampingi Wakil Wali Kota Markarius Anwar. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus memastikan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.
Dalam sambutannya, Agung Nugroho mengungkapkan adanya peningkatan signifikan jumlah penerima bantuan di Kota Pekanbaru dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menyebut, pada tahun lalu jumlah penerima hanya sekitar 18.986 orang, sementara tahun ini melonjak menjadi 63.243 penerima.
“Ini artinya ada peningkatan hampir tiga kali lipat. Khusus di Kecamatan Senapelan, jumlah penerima juga meningkat dari sebelumnya 763 orang menjadi lebih dari seribu penerima,” ujarnya.
Menurut Agung, peningkatan tersebut tidak lepas dari dukungan program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai berbagai program yang digagas pemerintah pusat, seperti bantuan sosial hingga layanan kesehatan gratis, telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Tak hanya menyalurkan bantuan pangan, Pemko Pekanbaru juga mengintegrasikan kegiatan ini dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Sebelum menerima bantuan, masyarakat terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan yang disiapkan oleh Dinas Kesehatan dengan melibatkan 10 puskesmas.
“Dengan pola ini, kami tidak hanya membantu dari sisi pangan, tetapi juga memastikan kondisi kesehatan masyarakat. Yang sakit bisa segera ditangani, yang sehat diharapkan tetap terjaga,” jelasnya.
Agung menambahkan, pola penyaluran bantuan juga terus diperbaiki agar lebih efektif dan nyaman bagi masyarakat. Jika sebelumnya pembagian dilakukan per kelurahan, kini dilaksanakan secara terpusat dengan fasilitas tambahan seperti layanan kesehatan dan konsumsi bagi penerima.
Ke depan, Pemko Pekanbaru berencana melanjutkan penyaluran bantuan secara serentak di sejumlah kecamatan lain. Dalam waktu dekat, sekitar 8.000 paket bantuan akan disalurkan di Kecamatan Rumbai, disusul wilayah lainnya seperti Marpoyan Damai.
Meski demikian, Agung mengakui masih terdapat tantangan dalam pendataan penerima bantuan. Ia menyebut adanya temuan data yang belum diperbarui, seperti penerima yang telah meninggal dunia atau berpindah domisili namun masih terdaftar.
Untuk itu, ia mengajak masyarakat dan pemerintah kecamatan untuk terus memperbarui data agar bantuan dapat tepat sasaran.
“Kami terus berupaya memperbaiki sistem agar bantuan benar_benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” tutupnya.

