KUANSING(JKR)_Wakil Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin, secara resmi membuka kegiatan sosialisasi ketaspenan, peningkatan literasi keuangan, serta pengenalan produk layanan Bank Mandiri Taspen bagi aparatur sipil negara (ASN), Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati dan ditujukan bagi ASN yang akan memasuki batas usia pensiun (BUP) maupun ASN aktif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Zulkarnain, Kepala BKPP Kuansing Muradi, jajaran pimpinan PT Taspen Pekanbaru, pimpinan Cabang Bank Mandiri Taspen Kuansing, Kepala BPKAD, Sekretaris Inspektorat, serta para ASN peserta sosialisasi.
Dalam laporannya, Kepala BKPP Kuansing, Muradi, menyebutkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 112 peserta. Rinciannya terdiri dari 21 tenaga teknis, 86 tenaga pendidik (guru), dan 5 tenaga kesehatan. Seluruh peserta merupakan ASN dengan terhitung mulai tanggal (TMT) pensiun pada periode Juni hingga November 2026.
Muradi menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada ASN dalam mempersiapkan masa purna tugas, terutama terkait pengelolaan dana pensiun serta pemanfaatan layanan Taspen dan produk perbankan.
“Masih banyak ASN yang belum memahami secara utuh kebijakan dana pensiun Taspen. Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta dapat aktif bertanya dan memperoleh informasi yang jelas serta akurat,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan PT Taspen Pekanbaru, Firson Arya Iskandar, menegaskan komitmen Taspen dalam memberikan pelayanan optimal kepada ASN sejak diangkat sebagai CPNS hingga memasuki masa pensiun. Ia menyebutkan, Taspen menyediakan berbagai program perlindungan, seperti jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, serta memastikan pembayaran dana pensiun dilakukan tepat waktu setiap tanggal 1 setiap bulan.
Firson juga mengingatkan para peserta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Taspen. Ia menyebutkan, saat ini jumlah kasus penipuan serupa telah mencapai ribuan, sehingga ASN diminta lebih berhati-hati dalam menerima informasi yang tidak jelas sumbernya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dapat lebih siap, baik secara finansial maupun mental, dalam menghadapi masa pensiun yang aman dan sejahtera.

