Wali Kota Pekanbaru Tinjau Ujian TKA di SMPN 21, Soroti Dampak Banjir dan Fasilitas Sekolah

Wali Kota Pekanbaru Tinjau Ujian TKA di SMPN 21, Soroti Dampak Banjir dan Fasilitas Sekolah

PEKANBARU(JKR)_Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, meninjau langsung pelaksanaan ujian Tes Kompetensi Akademik (TKA) di SMP Negeri 21 Pekanbaru, Senin (6/4/2026) pagi. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan ujian berjalan lancar di tengah kekhawatiran dampak banjir yang sempat terjadi akibat hujan deras pada malam sebelumnya.

Dalam kunjungan tersebut, Agung didampingi oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Syafrian Tommy serta Kepala Dinas PUPR Edward Riyansyah.

Agung mengungkapkan, pihaknya menerima laporan adanya potensi gangguan ujian akibat genangan air di sejumlah titik, termasuk di lingkungan sekolah. Kekhawatiran muncul karena kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menghambat siswa mengikuti ujian TKA.

“Semalam kami mendapat laporan ada sekolah yang terdampak banjir. Kami khawatir siswa tidak bisa mengikuti ujian hari ini,” ujar Agung kepada wartawan.

Namun setelah dilakukan peninjauan, genangan air diketahui tidak berlangsung lama. Meski demikian, Pemerintah Kota Pekanbaru tetap akan mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Salah satu langkah yang direncanakan adalah pembangunan embung sebagai penampungan air sementara. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi limpasan air saat hujan deras sekaligus meningkatkan daya serap lingkungan.

“Ke depan kita akan siapkan embung untuk menahan dan mengatur aliran air, sehingga tidak terjadi genangan yang mengganggu aktivitas, termasuk kegiatan belajar mengajar,” jelasnya.

Selain menyoroti persoalan banjir, Agung juga menyinggung kondisi fasilitas sekolah, khususnya perangkat komputer yang digunakan untuk pelaksanaan ujian berbasis digital. Dari total bantuan sekitar 60 unit komputer, saat ini hanya sekitar 26 unit yang masih berfungsi optimal.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk segera dilakukan pembaruan dan perbaikan sarana pendidikan.

“Kita akan evaluasi dan siapkan pembaruan fasilitas sekolah agar pelaksanaan ujian ke depan bisa lebih maksimal,” tutupnya.

Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam memastikan kelancaran proses pendidikan, sekaligus mempercepat penanganan persoalan infrastruktur yang berdampak langsung pada kegiatan belajar siswa.

Berita Lainnya

Index