PEKANBARU(JKR.com)_Suasana berbeda mewarnai pelaksanaan apel pagi di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Riau, Senin (3/8/2026). Seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai tampil anggun mengenakan Busana Adat Melayu lengkap sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal sekaligus memeriahkan Hari Lahir Provinsi Riau.
Apel yang berlangsung di Lapangan Upacara Kanwil Kemenkum Riau itu dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Riau, Rudy Hendra Pakpahan. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh seluruh jajaran, mulai dari kepala divisi, pejabat struktural, pejabat fungsional, pelaksana, PPPK, hingga peserta magang.
Penggunaan Busana Adat Melayu selama 3 hingga 7 Agustus 2026 merupakan tindak lanjut Surat Edaran Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau yang mengajak seluruh instansi berpartisipasi memeriahkan Hari Lahir Provinsi Riau sekaligus menjaga kelestarian budaya Melayu sebagai identitas Bumi Lancang Kuning.
Dalam amanatnya, Rudy Hendra Pakpahan mengapresiasi kedisiplinan seluruh pegawai yang tetap hadir mengikuti apel dengan penuh semangat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi di tengah padatnya agenda kerja sepanjang bulan Agustus.
Selain menginstruksikan percepatan rapat persiapan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke_81 Republik Indonesia dan Hari Pengayoman, Rudy turut mengimbau seluruh jajaran untuk aktif mengikuti kegiatan Regulatory Impact Assessment (RIA) yang bertujuan meningkatkan kompetensi Pejabat Fungsional Perancang Peraturan Perundang_undangan di Provinsi Riau.
"Penggunaan Busana Melayu Lengkap pekan ini bukan sekadar pemenuhan seragam dinas, melainkan wujud rasa bangga dan penghormatan setinggi_tingginya terhadap budaya serta Hari Lahir Provinsi Riau, tempat kita mengabdi. Di sisi lain, memasuki bulan Agustus agenda kerja kita sangat padat. Saya meminta seluruh jajaran tetap menjaga soliditas, meningkatkan kedisiplinan, serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara profesional, transparan, dan akuntabel," tegas Rudy.
Ia menambahkan, semangat kebersamaan dan budaya kerja yang kuat menjadi modal penting dalam mewujudkan pelayanan hukum yang berkualitas serta mendukung terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Rangkaian apel berlangsung khidmat, diawali dengan pengondisian barisan, penyampaian amanat pembina apel, pengucapan tata nilai Kementerian Hukum, hingga ditutup dengan doa bersama. Momentum tersebut menjadi simbol komitmen Kanwil Kemenkum Riau dalam menjaga disiplin kerja, memperkuat nilai-nilai budaya Melayu, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

