KONI Pekanbaru Gelar Raker 2025, Sanuar Haris Maju Calon Ketua Periode 2026–2030

KONI Pekanbaru Gelar Raker 2025, Sanuar Haris Maju Calon Ketua Periode 2026–2030
Calon ketua KONI Pekanbaru Sanuar Haris

PEKANBARU(JKR)_Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2025 yang berlangsung di Hotel Alfa Pekanbaru, Selasa (30/12/2025) pagi. Raker ini mengusung tema “Pekanbaru Aman, Prestasi Emas” sebagai semangat membangkitkan kejayaan olahraga ibu kota Provinsi Riau.

Selain membahas evaluasi dan program kerja ke depan, Raker KONI Pekanbaru juga menjadi momentum penting menjelang pemilihan Ketua KONI Pekanbaru periode 2026–2030. Hingga saat ini, satu nama resmi yang menyatakan maju sebagai calon ketua adalah Sanuar Haris, yang kini menjabat sebagai Bendahara KONI Pekanbaru.

Kepada wartawan, Sanuar Haris menegaskan niatnya maju bukan semata ambisi pribadi, melainkan dorongan pengabdian terhadap dunia olahraga. Ia menyebut ingin melanjutkan estafet kepemimpinan KONI Pekanbaru dengan membawa perubahan nyata bagi atlet dan cabang olahraga (cabor).

“Saya maju karena saya bagian dari atlet. Saya tahu betul bagaimana rasanya menjadi atlet, terutama ketika perhatian dan dukungan masih kurang. Saya ingin mewakafkan dan mendedikasikan diri untuk olahraga di Kota Pekanbaru,” ujar Sanuar.

Sanuar mengungkapkan, salah satu target besar yang diusungnya adalah membawa Pekanbaru menjadi juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau 2027. Menurutnya, selama tiga periode terakhir, Pekanbaru belum pernah meraih gelar juara umum, padahal sebagai ibu kota provinsi, Pekanbaru seharusnya menjadi barometer prestasi olahraga di Riau.

“Target utama saya jelas, Pekanbaru harus juara umum di Porprov 2027. Kita punya potensi besar, tinggal bagaimana pembinaan, perhatian, dan anggarannya diperkuat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan anggaran KONI agar pembinaan atlet dapat berjalan maksimal. Sanuar berharap ke depan Pemerintah Kota Pekanbaru dapat memberikan dukungan anggaran yang lebih besar, termasuk alokasi bonus yang layak bagi atlet berprestasi.

“Banyak atlet kita pindah ke daerah lain karena bonus dan perhatian di sana lebih besar. Ini realita. Kalau kita ingin menarik mereka kembali dan mempertahankan atlet potensial, maka bonus dan pembinaan harus jelas,” jelasnya.

Sanuar menambahkan, hingga saat ini dirinya telah mengantongi dukungan dari 16 cabang olahraga di bawah naungan KONI Pekanbaru. Ia pun mengajak seluruh cabor untuk meninggalkan perbedaan dan bersatu demi satu tujuan, yakni menjadikan Pekanbaru aman, solid, dan berprestasi.

“Tidak perlu ada sekat-sekat lagi. Kita satu tujuan, membangun olahraga Pekanbaru. Saya siap menampung aspirasi seluruh cabor dan menyampaikannya langsung kepada pimpinan daerah,” katanya.

Selain bonus, Sanuar juga menyoroti pentingnya jaminan masa depan atlet, termasuk peluang kerja di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru bagi atlet berprestasi. Hal ini dinilainya penting agar atlet memiliki kepastian setelah masa bertanding berakhir.

“Kalau atlet berprestasi diperhatikan masa depannya, saya yakin mereka akan berjuang habis-habisan untuk Pekanbaru. Ini soal penghargaan dan keberpihakan,” pungkasnya.

Rapat Kerja KONI Pekanbaru 2025 ini diharapkan menjadi awal kebangkitan olahraga Pekanbaru menuju prestasi emas, sejalan dengan tema yang diusung.

Berita Lainnya

Index