Dari Hidangan Sederhana, Tumbuh Kedekatan Satgas TMMD 127 dan Keluarga Penerima Manfaat

Dari Hidangan Sederhana, Tumbuh Kedekatan Satgas TMMD 127 dan Keluarga Penerima Manfaat

PEKANBARU(JKR)_Di bawah rindangnya pepohonan di Jalan Sumatera No. 22 RT 005 RW 002, Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, suasana siang itu terasa berbeda, Jumat (13/2/2026).

Sebuah meja kayu panjang menjadi pusat kebersamaan antara Satgas TMMD ke-127 Kodim 0301/Pekanbaru dan keluarga penerima manfaat rumah layak huni.

Di atas meja tersaji berbagai menu makan siang sederhana. Nasi bungkus, aneka gorengan, kue-kue ringan serta minuman hangat dan air mineral tertata rapi dalam wadah plastik. Gelas-gelas bening berisi minuman menemani obrolan yang mengalir santai.

Seorang ibu berdiri bersama dua anaknya di sisi meja. Anak perempuan berjilbab merah tampak memperhatikan percakapan dengan penuh rasa ingin tahu, sementara adiknya duduk tak jauh dari sana. Sesekali terdengar tawa kecil saat mereka berbincang dengan anggota Satgas TMMD yang duduk santai di bangku kayu.

Momen makan siang itu bukan sekadar waktu istirahat setelah kegiatan pembangunan rumah layak huni. Ia menjadi ruang silaturahmi yang mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Tidak ada jarak antara seragam loreng dan pakaian warga. Semua menyatu dalam suasana kekeluargaan.

Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 0301/Pekanbaru, Kolonel Inf Ikhsanuddin, S.Sos., M.M., mengatakan bahwa kebersamaan seperti ini adalah bagian penting dari program TMMD.

“Kami tidak hanya fokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan masyarakat. Duduk bersama, berbagi hidangan dan berbincang santai seperti ini memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan, tetapi juga dari tumbuhnya rasa saling percaya dan kebersamaan.

Hal senada disampaikan Dan SSK Satgas TMMD ke-127, Lettu Kav Heri Kurniawan. Menurutnya, interaksi langsung dengan warga menjadi motivasi tersendiri bagi personel di lapangan.

“Melalui obrolan sederhana bersama ibu dan anak-anak ini, kami bisa merasakan langsung kebahagiaan dan harapan mereka. Itu menjadi energi bagi kami untuk menyelesaikan pembangunan rumah layak huni dengan sebaik mungkin,” jelasnya.

Di tengah hamparan rumput dan suasana kampung yang tenang, meja kayu sederhana itu menjadi simbol persatuan. Berbagai menu makan siang yang tersaji mungkin sederhana, namun kehangatan yang tercipta jauh lebih bermakna.

Program TMMD ke-127 kembali menunjukkan bahwa membangun desa bukan hanya tentang mendirikan bangunan, tetapi juga membangun rasa kebersamaan. Dari percakapan ringan antara seorang ibu, dua anak dan prajurit TNI itu, tumbuh harapan dan kedekatan yang menjadi fondasi kuat bagi pembangunan yang berkelanjutan.

Berita Lainnya

Index