PEKANBARU(JKR)_Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Riau menggelar acara buka puasa bersama anak yatim, mitra perbankan, serta seluruh anggota di Ballroom Hotel Pangeran Pekanbaru, Jumat (27/2/2026) sore. Kegiatan ini mengusung tema “Ramadan Bulan Penuh Berkah, Kita Pererat Tali Silaturahmi REI Riau dan Mitra.”
Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Riau dalam hal ini diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau, Thomas Larfo Dimeira.
Thomas menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum pembinaan karakter yang sarat nilai integritas, kejujuran, tanggung jawab, serta kepedulian sosial. Nilai_nilai tersebut, kata dia, sangat relevan dalam pembangunan daerah.
“Pemerintah Provinsi Riau memandang REI sebagai mitra strategis dalam menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat. Membangun rumah bukan sekadar mendirikan bangunan, tetapi juga membangun peradaban dan masa depan keluarga,” ujarnya kepada wartawan
Ia berharap momentum silaturahmi ini semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha properti dalam mewujudkan pembangunan yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga membawa keberkahan bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPD REI Riau Elvi Syofriadi mengatakan kegiatan buka bersama ini juga diisi dengan aksi sosial. REI Riau menyalurkan bantuan kepada anak stunting,anak yatim, panti jompo, pengemudi ojek, serta petugas kebersihan di Pekanbaru.
“Secara total ada sekitar 200 paket bantuan yang telah kami salurkan. Selain itu, kami juga memberikan donasi kepada panti jompo serta bantuan sembako dan dana tunai bagi masyarakat kurang mampu,” jelasnya.
Elvi menambahkan, kegiatan tersebut turut dihadiri mitra perbankan, khususnya Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), serta sejumlah asosiasi pengembang. Ia menilai kekompakan antar pengembang dan mitra menjadi modal penting dalam mendukung program perumahan di Riau.
Untuk tahun 2026, REI Riau menargetkan pembangunan sekitar 15.000 unit rumah, baik subsidi maupun non_subsidi. Program rumah subsidi difokuskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan dukungan bunga ringan dan subsidi uang muka dari pemerintah.
“Cakupan pembangunan tersebar di seluruh wilayah Riau, dengan konsentrasi terbesar di Kampar, Pelalawan, Bengkalis, dan Dumai. Kami siap merealisasikan program ini selama mendapat dukungan dari pemerintah daerah,” katanya.
Melalui kegiatan ini, REI Riau berharap semangat Ramadan dapat memperkuat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendorong pertumbuhan sektor perumahan yang berdampak pada perekonomian daerah, khususnya di Pekanbaru dan Provinsi Riau secara umum.

