PEKANBARU(JKR)_Suasana penuh semangat dan tawa riang anak-anak mewarnai Stadion Mini Gelora Hangtuah, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru, Kamis (14/5/2026). Hari ini menjadi momen bersejarah bagi dunia sepak bola muda Riau, setelah Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, secara resmi melepaskan start pelaksanaan turnamen bergengsi Piala Dunia Anak Indonesia Regional Riau.
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan peserta, pelatih, serta orang tua yang antusias menyaksikan aksi putra_putra terbaik mereka. Turnamen ini bukan sekadar ajang adu skill di lapangan hijau, melainkan wadah pembibitan talenta muda yang diharapkan suatu saat nanti bisa mengharumkan nama daerah hingga bangsa.
Dalam kesempatannya, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya event olahraga ini. Menurutnya, kegiatan positif seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter dan fisik generasi muda, sekaligus menjauhkan mereka dari pengaruh negatif.
"Kami sangat mendukung penuh kegiatan seperti ini. Sepak bola adalah olahraga rakyat yang menyatukan, dan melalui Piala Dunia Anak ini, kita bisa melihat bibit-bibit unggul yang nantinya akan menjadi penerus bangsa. Selamat bertanding untuk seluruh peserta, mainlah dengan sportif dan nikmati setiap momennya," ujar Agung Nugroho
Turnamen yang bergulir di Stadion Hangtuah ini berhasil menarik antusiasme yang sangat besar. Tercatat, puluhan Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai penjuru Provinsi Riau turut mendaftarkan diri untuk berkompetisi. Mereka datang dari berbagai kabupaten dan kota, bersatu dalam semangat persaudaraan dan cinta permainan bola besar.
Para pemain cilik tampak begitu antusias mengenakan jersey kebanggaan masing_masing tim. Sorak sorai dan tepuk tangan terus bergema seiring jalannya prosesi pembukaan, menandakan bahwa gairah sepak bola di tanah Riau masih sangat tinggi.
Dengan digelarnya turnamen ini, panitia berharap dapat menemukan bakat-bakat baru yang potensial. Selain itu, ajang ini juga menjadi sarana silaturahmi antar klub, mempererat tali persaudaraan, serta mempromosikan Pekanbaru sebagai kota yang ramah olahraga.
Pertandingan pun siap berlangsung sengit di hari_hari mendatang. Seluruh mata kini tertuju pada Stadion Mini Gelora Hangtuah, menyaksikan perjuangan para "mesiu" masa depan yang sedang berjuang meraih mimpi di atas rumput hijau.

