DP3APM Pekanbaru Perkuat Sinergi Lembaga Layanan, Dorong Terwujudnya Keluarga Berkualitas

DP3APM Pekanbaru Perkuat Sinergi Lembaga Layanan, Dorong Terwujudnya Keluarga Berkualitas

PEKANBARU(JKR.com)_Pemerintah Kota Pekanbaru terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas dan ketahanan keluarga melalui kolaborasi lintas lembaga. Salah satu upaya tersebut diwujudkan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Pekanbaru dengan menggelar rapat kerja bersama sejumlah lembaga penyedia layanan keluarga.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Maharatu, Jalan Kerinci, Kelurahan Sekip, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru, Rabu (4/11/2026).

Rapat kerja dibuka langsung oleh Kepala DP3APM Kota Pekanbaru, Hj. Erna Juita, S.H., M.Si. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, membangun kemitraan, serta menyatukan langkah dalam memberikan pelayanan dan pendampingan kepada keluarga di Kota Pekanbaru.

Erna Juita menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh perwakilan lembaga yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran berbagai pihak merupakan bentuk kepedulian dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas keluarga.

"Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan bukti komitmen serta kepedulian yang tinggi terhadap upaya peningkatan kualitas keluarga di Kota Pekanbaru," ungkap Erna kepada wartawan.

Ia menjelaskan, keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat sekaligus fondasi utama pembangunan bangsa. Dari keluarga yang berkualitas akan lahir generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman.

Karena itu, peningkatan kualitas keluarga bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan lembaga pelayanan, tokoh agama, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.

Menurut Erna, pendampingan keluarga perlu dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari masa persiapan pernikahan, pembinaan rumah tangga, hingga pengasuhan dan perlindungan anak.

Sebagai salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat, Pemko Pekanbaru melalui DP3APM menghadirkan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga). Layanan ini menyediakan konsultasi dan edukasi keluarga secara gratis bagi masyarakat.

Puspaga hadir untuk membantu menjawab berbagai persoalan keluarga, mulai dari konsultasi pengasuhan anak, edukasi dan persiapan pernikahan bagi calon pengantin, hingga pendampingan psikososial bagi keluarga yang menghadapi permasalahan rumah tangga.

Namun, Erna menegaskan bahwa keberadaan Puspaga tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dan kemitraan dengan berbagai lembaga pelayanan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memaparkan pentingnya peran masing-masing lembaga dalam mendukung peningkatan kualitas keluarga.

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, misalnya, memiliki peran strategis dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, kesehatan reproduksi keluarga, pencegahan stunting, serta pemeriksaan kesehatan sebagai langkah awal membangun keluarga sehat.

Sementara itu, Seksi Bimbingan Masyarakat berperan dalam memberikan pembinaan mental, spiritual, dan pemahaman keagamaan kepada calon pengantin melalui bimbingan perkawinan. Hal ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi pasangan dalam membangun rumah tangga yang harmonis dan memiliki pondasi agama yang kuat.

Selanjutnya, TP PKK dan TP Posyandu di tingkat kecamatan menjadi ujung tombak pembinaan keluarga di tengah masyarakat. Melalui berbagai program, kedua lembaga tersebut berperan dalam memantau tumbuh kembang balita, memberikan edukasi gizi keluarga, serta melakukan deteksi dini terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Selain itu, sejumlah lembaga mitra seperti Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), Pusat Pengembangan Sumber Daya Wanita Riau, Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera Lancang Kuning, serta Pembimbing Pramuka Gita Ria Maranatha juga memiliki kontribusi penting melalui pengalaman dan keahlian masing_masing dalam bidang kesehatan reproduksi, pemberdayaan perempuan, konseling keluarga, serta bimbingan pranikah lintas agama.

Lebih lanjut, Erna menyebutkan bahwa rapat kerja tersebut memiliki arti strategis dalam menyatukan langkah dan memperkuat sistem pelayanan keluarga di Kota Pekanbaru.

Beberapa hal yang menjadi perhatian bersama di antaranya menyelaraskan sistem rujukan antara Puspaga dan seluruh lembaga penyedia layanan, memperkuat jejaring pelayanan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan, berbagi data serta pengalaman, serta merumuskan pola kerja sama yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Dengan demikian, pelayanan peningkatan kualitas keluarga diharapkan tidak hanya terpusat di tingkat kota, tetapi juga dapat menjangkau masyarakat hingga lingkungan kelurahan.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas keluarga juga sejalan dengan berbagai agenda pembangunan nasional, termasuk percepatan penurunan stunting, pencegahan perkawinan anak, serta penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.

Menurutnya, keluarga yang kuat dan berkualitas menjadi benteng pertama dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital.

Untuk itu, Erna mengajak seluruh lembaga dan organisasi yang hadir agar menjadikan rapat kerja tersebut bukan sekadar pertemuan formalitas, melainkan sebagai wadah membangun kolaborasi nyata yang dapat dilaksanakan secara berkesinambungan.

Ia berharap melalui kerja sama yang solid, seluruh pihak dapat bahu_membahu mewujudkan keluarga di Kota Pekanbaru yang berkualitas, tangguh, harmonis, dan sejahtera.

"Semoga rapat kerja ini dapat menghasilkan langkah_langkah konkret yang segera diimplementasikan, sehingga manfaatnya benar_benar dapat dirasakan oleh seluruh keluarga di Kota Pekanbaru," tutup Erna.

Berita Lainnya

Index